Puluhan Perusahaan Buka Lowongan di Job Fair Depok 2025, Lulusan SMA dan SMK Bisa Mendaftar
adainfo.id – Antusiasme pencari kerja di Job Fair Depok 2025 yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) di Depok Town Square (Detos), Jalan Margonda Raya, sangat tinggi.
Hingga Selasa (26/8/2025), jumlah pendaftar sudah menembus 3.000 orang.
Kadisnaker Kota Depok, Sidik Mulyono, mengungkapkan bahwa pendaftaran peserta terus bertambah sejak dibuka.
“Kemarin sudah 2.000 lebih (mendaftar online), dan hari ini sudah mencapai 3.000 yang mendaftar. Karena kegiatan ini terbuka dua hari, angka itu masih bisa terus bertambah,” ujarnya.
Job Fair Depok kali ini diikuti oleh 50 perusahaan dengan total 3.000 lowongan kerja yang ditawarkan kepada masyarakat Depok.
Lulusan SMA dan SMK Bisa Turut Serta
Menurut Sidik, pelaksanaan Job Fair Depok 2025 bisa diikuti mulai dari lulusan SMA dan SMK.
Hal ini dilakukan untuk memberi kesempatan lebih luas kepada pencari kerja dengan kualifikasi dasar agar bisa segera masuk dunia kerja.
“Memang syaratnya sederhana, yaitu lulusan SMA dan SMK dengan umur minimal 18 tahun. Batas usia atasnya tidak ditentukan, jadi semua bisa mendaftar,” jelasnya.
Kebijakan ini diambil agar lulusan muda yang baru saja keluar dari sekolah tidak mengalami masa menganggur yang terlalu lama.
Sekaligus menyiapkan mereka untuk mendapatkan pengalaman kerja lebih awal.
Target dan Harapan Pemkot Depok
Dikatakan saat ini tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Depok tercatat 6,27 persen.
Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menargetkan melalui kegiatan job fair dapat membantu menyerap sebagian dari angka pengangguran tersebut.
“Kalau dari job fair sendiri kan memang tergantung dari ketersediaan lowongan kerja. Yang sekarang ini ada 3.000. Semoga bisa terserap maksimal,” katanya.
Sidik menerangkan bahwa Pemkot Depok akan terus memperbanyak kegiatan job fair sepanjang tahun.
“Ini yang pertama, nanti di akhir tahun akan ada lagi job fair yang lebih besar,” ujarnya.
Akses Digital Lewat AyoGawe Depok
Selain melalui pelaksanaan job fair tatap muka, Disnaker Depok juga telah menyiapkan platform digital bernama AyoGawe Depok atau ayogawe.depok.go.id.
Portal ini memungkinkan pencari kerja melakukan pendaftaran online dan mendapatkan informasi lowongan setiap saat.
“Kalau para pencaker registrasi di sana, mereka akan selalu mendapatkan update info loker secara online. Jadi tidak harus menunggu job fair seperti ini,” bebernya.
Dengan kehadiran platform tersebut, Pemkot berharap pencari kerja bisa lebih cepat mendapatkan informasi.
Kemudian perusahaan pun lebih mudah menemukan kandidat sesuai kebutuhan.
Kolaborasi dengan Bursa Kerja Khusus (BKK)
Tak hanya itu, Sidik menuturkan, Disnaker Depok juga menjalin kerja sama dengan BKK yang ada di sejumlah SMK di Kota Depok.
Melalui BKK, sekolah-sekolah juga berperan dalam mempertemukan lulusan mereka dengan perusahaan.
“BKK juga sering mengadakan job fair sendiri. Ada yang kecil-kecilan dengan jumlah lowongan 200 hingga 500,” terangnya.
“Mereka juga sangat berkontribusi dalam menurunkan tingkat pengangguran di Depok,” imbuhnya.
Dengan sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan perusahaan, Depok diharapkan mampu mempercepat penyerapan tenaga kerja.
Tak hanya itu, Pemkot berharap kegiatan ini bisa menjadi solusi nyata untuk menekan pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja di Kota Depok.