Jadi Pusat Perhatian, Bunga Suweg di Pekarangan Rumah Warga Depok Bikin Heboh

ARY
Penampakan bunga Suweg yang tumbuh di pekarangan rumah warga Depok, Kamis (25/09/25). (Foto: adainfo.id)

adainfo.id – Fenomena langka muncul di kawasan RT 02/04, Krukut, Kecamatan Limo, Kota Depok. Bunga Suweg, yang masih satu kerabat dengan bunga Bangkai, tiba-tiba tumbuh di pekarangan rumah warga dan langsung menjadi pusat perhatian masyarakat sekitar.

Tanaman dengan tinggi sekitar 60 sentimeter itu baru berusia tujuh hari, namun sudah menimbulkan rasa penasaran warga.

Sesekali, bunga Suweg ini mengeluarkan aroma tak sedap yang khas, sehingga mengingatkan warga pada keberadaan bunga Bangkai raksasa.

Ramdani atau yang akrab disapa Ote (55) mengaku kaget sekaligus senang melihat tanaman unik ini muncul di halaman rumahnya.

“Kaget juga. Apalagi ini di pekarangan rumah saya sendiri, baru pertama kali lihat secara langsung,” terangnya Kamis (25/09/2025).

Antusiasme Warga Melihat Bunga Suweg

Fenomena ini langsung menarik perhatian masyarakat sekitar. Setiap hari, warga berdatangan hanya untuk melihat bunga Suweg tersebut.

Ada yang sekadar berfoto, ada pula yang penasaran ingin mengetahui apakah tanaman ini sama dengan bunga Bangkai yang terkenal karena ukurannya besar dan baunya yang menyengat.

“Banyak warga yang antusias untuk melihat munculnya bunga Suweg ini. Ya semoga kemunculan tanaman ini menjadi rezeki juga buat saya,” tuturnya.

Meski ukurannya masih kecil, bunga Suweg tersebut sudah menunjukkan ciri khasnya, yaitu bau menyengat.

Sesekali, aroma tidak sedap keluar dari pucuk bunga, menarik perhatian serangga seperti lalat.

“Di dalam kelopak Suweg terdapat beberapa lalat yang menghinggapi pucuknya. Namun, sesekali mengeluarkan aroma tak sedap,” jelasnya.

Hal ini sejalan dengan karakteristik bunga Bangkai dan kerabatnya.

Tanaman dari keluarga Amorphophallus ini dikenal mengeluarkan bau busuk untuk menarik serangga agar membantu proses penyerbukan.

Awal Mula Tumbuhnya Pohon Suweg

Ramdani sendiri mengaku tidak mengetahui dari mana asal mula tanaman tersebut.

Ia hanya melihat bonggol kecil yang tiba-tiba muncul di tanah pekarangannya.

“Saat pertama kali muncul itu bonggolnya saya jaga aja, ternyata setelah satu minggu udah sebesar itu,” paparnya.

Kemunculan pohon Suweg di pekarangan warga Depok ini bisa menjadi daya tarik wisata edukasi lokal.

Warga sekitar dapat menjadikannya sebagai sarana pembelajaran tentang keanekaragaman hayati Indonesia.

Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, bukan tidak mungkin jika fenomena ini bisa menjadi ikon kecil di kawasan tersebut.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Toha

    Kok turap bisa longsor, harus segera mendapat perhatian, apakah ada kesalahan dalam pembangunan struktur bangunan, atau karena bencana dan tanah bergerak

    Balas
Sudah ditampilkan semua