Polisi Berkuda di Depok Tunjukkan Kepedulian dengan Aksi Jumat Berkah
adainfo.id – Kegiatan sosial penuh makna terlihat di kawasan Jalan Raya Bogor, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, pada Jumat (17/10/2025).
Di tengah hiruk pikuk lalu lintas, beberapa polisi dengan seragam lengkap tampak menunggang kuda.
Bukan untuk melakukan patroli seperti biasanya, melainkan untuk membagikan makanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program “Jumat Berkah” yang diinisiasi oleh Detasemen Turangga Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri.
Program ini telah menjadi agenda rutin setiap hari Jumat selama lebih dari satu bulan.
Aksi Humanis Polri di Hari Jumat
Kaden Turangga Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri, Kompol Kadarman, menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat sekitar.
“Pada hari ini kita mengadakan Jumat Berkah. Ini rutin dilakukan setiap hari Jumat,” ujarnya, Jumat (17/10/2025).
Ia menyebutkan, kegiatan berbagi ini sudah berjalan selama lima minggu berturut-turut.
“Yang dibagi kepada masyarakat itu berbentuk makanan matang. Nah untuk Jumat Berkah ini sudah sekitar 5 minggu yang lalu,” katanya.
Sasaran utama kegiatan ini adalah masyarakat umum, khususnya warga yang tengah beraktivitas di sekitar jalan raya.
“Untuk sasarannya, masyarakat. Artinya kita polisi untuk masyarakat. Saling berbagi lah pada hari Jumat,” paparnya.
Patroli Berkuda Sekaligus Berbagi
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, pasukan berkuda turut dilibatkan sebagai bagian dari aksi sosial.
Menurut Kompol Kadarman, kehadiran pasukan berkuda memiliki makna simbolik sekaligus edukatif.
Selain berfungsi sebagai patroli ramah lingkungan, keikutsertaan kuda juga menjadi sarana untuk memperkenalkan unit pasukan berkuda Polri kepada masyarakat.
“Jadi kenapa pasukan berkuda, selain untuk ramah lingkungan, kemudian kita juga untuk mengenalkan ke masyarakat bahwa polisi itu ada pasukan berkuda,” jelasnya.
Keberadaan kuda di tengah masyarakat bukan hanya menarik perhatian.
Akan tetapi juga memperlihatkan sisi humanis dan dekatnya polisi dengan warga.
Masyarakat yang melintas banyak yang berhenti sejenak untuk melihat dan berinteraksi dengan para polisi berkuda tersebut.
Kuda Impor Andal dari Belanda
Kompol Kadarman mengungkapkan bahwa saat ini Detasemen Turangga memiliki 17 ekor kuda yang seluruhnya ditempatkan di Markas Kelapa Dua, Depok.
“Jumlah kudanya ada 17. Semua ada di Kelapa Dua, Depok,” ujarnya.
Ia menambahkan, jenis kuda yang digunakan oleh Detasemen Turangga merupakan warmblood dan friesian, dua jenis kuda yang dikenal memiliki kekuatan dan karakter tenang.
“Untuk jenisnya itu ada warmblood dan friesian. Semua impor dari Belanda,” terangnya.
“Usia itu rata-rata sekitar 7 sampai 8 tahun,” tambahnya.
Fungsi Strategis Pasukan Berkuda Polri
Pasukan berkuda Baharkam Polri memiliki peran penting dalam berbagai kegiatan kepolisian.
Selain untuk patroli rutin, kuda juga digunakan dalam tugas protokoler, SAR, hingga penanganan bencana.
“Jadi pasukam berkuda itu pertama kegunaannya untuk patroli. Kemudian untuk protokoler, menyambut kepala negara, lalu SAR. Nah, diantaranya kegiatan ini masuk di patroli. Jadi kita patroli sambil berbagi,” jelas Kompol Kadarman.
Kehadiran pasukan berkuda dalam kegiatan sosial ini menjadi bentuk adaptasi Polri dalam menampilkan wajah humanis.
Kuda yang biasanya hadir dalam acara kenegaraan, kini turut serta dalam kegiatan sosial yang langsung menyentuh masyarakat.
Kedekatan Polisi dengan Warga
Melalui kegiatan Jumat Berkah, polisi tidak hanya menunjukkan tanggung jawab sebagai aparat keamanan, tetapi juga memperlihatkan kepedulian sosial yang tulus.
“Salah satunya untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa masih banyak polisi-polisi yang baik dan peduli. Jadi di samping itu kita juga memperkenalkan kuda-kuda kita,” ungkap Kompol Kadarman.
Aksi sederhana ini berhasil menciptakan interaksi positif antara polisi dan masyarakat.
Banyak warga yang datang menghampiri, berbincang, bahkan meminta swafoto bersama pasukan berkuda.
Momen-momen seperti ini menjadi bukti bahwa kedekatan antara polisi dan masyarakat bisa dibangun melalui langkah-langkah kecil namun bermakna.
Respons Positif dari Warga
Kegiatan Jumat Berkah yang dilakukan di tengah aktivitas warga di Jalan Raya Bogor mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Banyak pengendara dan pejalan kaki yang menyambut kehadiran polisi berkuda dengan antusias.
Bahkan beberapa di antaranya tampak merekam momen tersebut dengan ponsel.
Selain menghadirkan pengalaman langka, aksi sosial ini juga memberi manfaat langsung bagi warga yang menerima makanan.
Bagi sebagian masyarakat yang tengah bekerja di jalanan, bantuan makanan gratis di hari Jumat menjadi berkah tersendiri.
Kegiatan semacam ini, menurut sejumlah warga, patut dilanjutkan karena bukan hanya membantu mereka secara langsung.
Akan tetapi juga memberikan contoh nyata tentang nilai kepedulian dan kemanusiaan di tubuh kepolisian.











