Wisata Malam Ragunan Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Lihat Satwa dengan Nuansa Berbeda

ARY
Suasana wisata malam di Ragunan pada uji coba pertama beberapa waktu lalu. (Foto: Instagram @ragunanzoo)

adainfo.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (UPTMR) kembali menghadirkan uji coba wisata malam bertajuk Night at The Ragunan Zoo yang berlangsung mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB.

Program wisata malam ini membuka akses bagi pengunjung melalui dua pintu utama, yakni Pintu Utama dan Pintu Utara, dengan harga tiket yang sangat terjangkau.

Pengunjung cukup membayar Rp4.000 untuk orang dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak dengan sistem pembayaran non-tunai menggunakan JakCard.

Kegiatan ini menjadi salah satu inovasi wisata perkotaan yang ditunggu warga Jakarta.

Selain itu juga memberikan kesempatan bagi masyarakat menikmati suasana kebun binatang yang berbeda dari biasanya.

Dua Cara Menikmati Wisata Malam di Ragunan

Pengunjung Night at The Ragunan Zoo bisa memilih dua cara berwisata.

Pertama, menggunakan Buggy Car untuk berkeliling area Ragunan pada malam hari dengan tarif Rp250.000 per perjalanan, maksimal lima orang dalam satu mobil.

Rute berkeliling menggunakan Buggy Car membawa pengunjung menyaksikan secara langsung aktivitas satwa nokturnal.

Seperti harimau sumatera, kudanil kerdil, binturong, linsang, hingga landak jawa.

Selain menyaksikan, pengunjung juga berkesempatan untuk ikut serta dalam sesi pemberian pakan yang diawasi langsung oleh petugas Ragunan.

Metode kedua, pengunjung dapat berjalan santai menyusuri jalur khusus sepanjang 1,8 kilometer.

Jalur ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih natural, di mana pengunjung bisa merasakan sejuknya udara malam sambil mendengarkan suara alam dan aktivitas satwa di tengah pencahayaan lembut.

Suasana malam di kawasan Ragunan memberikan nuansa tenang yang berbeda dari kunjungan siang hari.

Dengan pencahayaan tematik, spot edukasi, dan area istirahat yang tertata, wisata malam ini dirancang aman bagi semua usia.

Inovasi Wisata Edukatif di Tengah Kota

Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, menjelaskan bahwa kegiatan Night at The Ragunan Zoo merupakan bagian dari inovasi wisata yang memberikan pengalaman baru kepada masyarakat Jakarta.

Menurutnya, kebun binatang tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga wahana edukasi yang bisa dinikmati dalam berbagai suasana.

“Uji coba kedua ini digelar untuk melihat animo pengunjung sekaligus menguji kesiapan fasilitas malam hari,” ucapnya dikutip Sabtu (18/10/2025).

Wahyudi menambahkan, pihaknya ingin memastikan seluruh fasilitas dan keamanan pengunjung dalam kondisi optimal.

Pengelola juga berkoordinasi dengan petugas keamanan serta tim medis untuk memastikan keselamatan seluruh pengunjung selama kegiatan berlangsung.

“Kami ingin memberikan pengalaman edukatif dan rekreatif bagi masyarakat, sekaligus memastikan keamanan serta kenyamanan seluruh pengunjung selama kegiatan berlangsung,” paparnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan perilaku satwa nokturnal kepada publik.

Terutama anak-anak yang jarang melihat aktivitas satwa di malam hari.

Melalui program ini, masyarakat bisa memahami bagaimana hewan-hewan beradaptasi terhadap kondisi malam dan bagaimana pola hidup mereka di alam liar.

Animo Tinggi dan Pengalaman Berbeda bagi Warga Jakarta

Warga Jakarta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap uji coba wisata ini sebelumnya.

Dalam uji coba pertama, tiket pengunjung habis terjual hanya dalam waktu singkat.

Banyak warga datang bersama keluarga untuk menikmati pengalaman berbeda di kebun binatang terbesar di ibu kota tersebut.

Bagi sebagian pengunjung, berjalan di tengah taman Ragunan pada malam hari menjadi pengalaman langka.

Pemandangan lampu taman yang temaram, suara jangkrik, serta kilauan cahaya dari kolam-kolam kecil menciptakan atmosfer yang menenangkan.

Ragunan sendiri dikenal sebagai salah satu kebun binatang tertua di Asia Tenggara, dengan koleksi lebih dari ribuan satwa dari berbagai daerah Indonesia dan mancanegara.

Kini, inovasi wisata malam ini diharapkan dapat menambah daya tarik wisata Ragunan sekaligus memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang inovatif dalam pengembangan pariwisata urban.

Imbauan dari Pengelola Ragunan

Wahyudi juga mengimbau agar pengunjung datang lebih awal untuk menghindari antrean.

Meski acara berlangsung hingga pukul 22.00 WIB, loket pembelian tiket hanya dibuka sampai pukul 21.00 WIB.

Diharapkan masyarakat dapat menikmati pengalaman baru ini dengan tertib dan aman.

Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang evaluasi bagi pihak pengelola.

Jika respons masyarakat terus meningkat, tidak menutup kemungkinan Night at The Ragunan Zoo akan dijadikan agenda rutin setiap akhir pekan.

“Jika antusiasmenya tinggi, kami akan mempertimbangkan untuk menjadikannya agenda rutin setiap akhir pekan,” pungkasnya.

Transformasi Ragunan Menuju Wisata Berkelas Dunia

Langkah Pemprov DKI Jakarta menghadirkan Night at The Ragunan Zoo sejalan dengan upaya transformasi taman margasatwa ini menuju destinasi wisata berkelas dunia.

Program ini tidak hanya meningkatkan minat kunjungan, tetapi juga mendorong edukasi lingkungan dan konservasi satwa secara berkelanjutan.

Ragunan kini terus berbenah dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik, mulai dari perbaikan kandang satwa, perluasan area hijau, hingga penerapan sistem pembayaran digital yang ramah pengunjung.

Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah, wisata malam Ragunan berpotensi menjadi daya tarik baru bagi wisatawan lokal dan mancanegara.

Pengalaman menyaksikan perilaku satwa di malam hari bukan hanya menghibur.

Akan tetapi juga membuka wawasan akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlangsungan satwa liar di Indonesia.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *