Bunga Suweg Mekar di Depok, Fenomena Langka yang Bikin Warga Penasaran
adainfo.id – Kemunculan bunga suweg di Kota Depok kembali menyita perhatian warga.
Tanaman yang dikenal mirip dengan bunga bangkai itu tumbuh di kebun milik Sungkono, warga RT 04/08 Jalan Bendungan, Kelurahan Cilodong, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.
Sungkono mengaku baru pertama kali melihat bunga suweg tumbuh dan mekar di kebunnya.
Namun sebelumnya Sungkono sempat mendengar cerita dari sang menantu bahwa tanaman tersebut pernah berbunga di tempat yang sama.
“Pertama kali ya yang sekarang ini (melihat), baru semingguan lah kurang lebih. Tapi kalau kata mantu saya yang di sini, sudah dua kali berbunga katanya. Dulu tahun berapa itu pernah juga. Cuma saya nggak tahu tahunnya berapa. Terus ini baru kali ini saya ngeliat,” ujar Sungkono Selasa (11/11/2025).
Mekar Tanpa Diketahui
Sungkono mengatakan kemunculan bunga tersebut awalnya tidak ia sadari karena tidak menimbulkan bau yang biasanya identik dengan bunga sejenis.
Ia baru menyadari keberadaan bunga itu ketika melihat kuncup besar muncul di antara tanaman pisang dan singkong di kebunnya.
“Enggak, belum ada bau. Jadi baru ini saya lihat sudah satu mingguan baru keluar bunga, tapi belum mekar kayak gitu tadinya, masih kuncup, lama-lama mekar,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa proses mekarnya bunga suweg tersebut memakan waktu sekitar satu minggu sejak pertama kali terlihat hingga terbuka sempurna.
“Ya satu mingguan lah kurang lebih. Mulai dari kelihatan ada bunganya sampai mekar kayak gitu,” ujarnya lagi.
Tidak Tercium Bau Menyengat
Berbeda dengan bunga bangkai atau suweg pada umumnya yang memiliki aroma busuk saat mekar, bunga suweg di kebun Sungkono justru tidak mengeluarkan bau apa pun.
Sungkono mengaku heran karena meski sudah mekar, bunga suweg di kebunnya tidak mengeluarkan bau menyengat seperti yang sering diberitakan.
“Nih dikasih tahu juga, ini kembang katanya bau, ini kok nggak, saya bilang gitu,” ucapnya heran.
Menariknya, bunga suweg tersebut tumbuh di lahan yang menurut Sungkono tidak terlalu subur.
Ia mengaku area kebunnya dulunya merupakan lahan bekas tampungan air, sehingga tidak memiliki struktur tanah yang baik untuk pertanian.
“Ya sebetulnya kurang subur juga lah karena di sini dulu itu bekas banyak air, tampungan air dari mana-mana jadi agak kurang,” tutur pria berusia 84 tahun itu.
Meski begitu, sejumlah tanaman seperti pisang, kimpul, dan singkong tetap bisa tumbuh di lahan tersebut.
“Ya ini nanam-nanam kayak gini aja lah. Ya ini ada pisang, kimpul, ada singkong,” katanya.
Dikerumuni Warga Karena Fenomena Langka
Fenomena bunga suweg mekar di Cilodong membuat warga sekitar penasaran.
Sejak bunga tersebut muncul, banyak warga datang ke kebun Sungkono untuk melihat langsung bentuk dan warna bunganya yang unik.
Akan tetapi, Sungkono sendiri melihat aneh bunga suweg yang tumbuh begitu saja di kebunnya.
“Kalau buat saya itu ya aneh begitu (bunga suweg),” ucapnya singkat.
Bunga suweg termasuk tanaman dari keluarga Araceae, dengan bentuk menyerupai bunga bangkai namun berukuran lebih kecil.
Ketika mekar, bunga ini biasanya mengeluarkan aroma busuk untuk menarik lalat dan serangga lain sebagai media penyerbukan.
Namun bunga di kebun Sungkono justru menjadi perhatian karena tidak menimbulkan bau sama sekali, meski sudah mekar penuh.
Lebih lanjut, Sungkono bercerita bahwa dirinya mulai aktif berkebun sejak tahun 1998 hingga sekarang.
Selama lebih dari dua dekade mengelola kebunnya, baru kali ini ia menyaksikan bunga suweg mekar secara langsung di lahan miliknya sendiri.
“Nanam-nanam ini dari tahun 98 lah sampai sekarang,” pungkasnya.











