Lonjakan Penumpang Warnai Puncak Arus Balik Nataru di Bandara Soetta
adainfo.id – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) mengalami lonjakan signifikan seiring puncak arus balik Natal dan Tahun Baru atau Nataru.
Ribuan penumpang memadati terminal bandara terbesar di Indonesia itu, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke wilayah Jabodetabek.
Pada puncak arus balik Nataru, tercatat 188.830 penumpang melintas di Bandara Soetta.
Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi salah satu catatan tertinggi selama periode libur akhir tahun.
General Manager PT Angkasa Pura Cabang Soekarno-Hatta, Heru Karadi, menjelaskan bahwa tingginya jumlah penumpang sejalan dengan padatnya pergerakan pesawat pada hari tersebut.
Pada puncak arus balik Nataru, terdapat 595 penerbangan keberangkatan dan 602 penerbangan kedatangan, sehingga total mencapai sekitar 1.198 pergerakan pesawat.
“Penumpangnya total 188.830, terdiri dari 85.277 penumpang keberangkatan dan 103.553 kedatangan. Jumlah ini melonjak signifikan daripada hari sebelumnya,” papar Heru dikutip Minggu (04/01/2026).
Sebaran Penumpang di Terminal Bandara
Heru merinci, lonjakan penumpang terjadi hampir merata di seluruh terminal Bandara Soetta.
Setiap terminal mencatat volume penerbangan dan jumlah penumpang yang cukup tinggi.
Untuk Terminal 1, tercatat 285 pergerakan pesawat atau sekitar 23,79 persen, dengan total penumpang mencapai 47.858 jiwa atau 25,34 persen dari keseluruhan penumpang.
Sementara itu, Terminal 2 menjadi salah satu yang tersibuk dengan 454 pergerakan pesawat atau 37,9 persen, serta melayani 68.241 penumpang atau 36,13 persen.
“Untuk di Terminal 3 totalnya terdapat 429 penerbangan, penumpangnya 72.731 jiwa. Lalu untuk kargo totalnya 30 penerbangan,” ucapnya.
Sebelumnya, pemerintah telah memprediksi bahwa arus balik Nataru melalui jalur udara akan mencapai puncaknya pada awal Januari 2026.
Bandara Soetta sebagai gerbang utama penerbangan nasional pun dipastikan menjadi titik krusial pergerakan penumpang.
Lonjakan ini tidak hanya dipengaruhi oleh libur Nataru, tetapi juga oleh berakhirnya masa cuti bersama dan aktivitas kerja di berbagai sektor.
Kesiapan Layanan Telekomunikasi
Untuk mendukung kelancaran arus balik, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan kesiapan layanan telekomunikasi di Bandara Soetta.
Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, menyampaikan bahwa ketersediaan jaringan yang andal menjadi kebutuhan penting bagi penumpang pesawat, terutama di masa puncak perjalanan.
Layanan telekomunikasi dibutuhkan untuk mengakses informasi jadwal penerbangan, berkomunikasi dengan keluarga, memesan transportasi lanjutan, hingga melakukan transaksi digital selama perjalanan.
“Untuk arus balik diperkirakan meningkat pada 4 Januari, termasuk di jalur udara. Karena itu kami cek langsung kesiapan jaringan telekomunikasi di bandara,” ucapnya Sabtu (03/1/2026).
Dengan hampir 189 ribu penumpang dalam sehari, Bandara Soetta kembali menegaskan perannya sebagai simpul utama transportasi udara nasional.
Upaya menjaga kelancaran operasional, kenyamanan penumpang, serta keselamatan penerbangan selama masa arus balik Nataru pun dilakukan.
Lonjakan penumpang ini sekaligus menjadi indikator kuat tingginya mobilitas masyarakat Indonesia pada momen libur panjang akhir tahun.











