Spion Mobil Dicuri saat Dini Hari di Tapos Depok, Aksi Pelaku Terekam CCTV
adainfo.id – Aksi pencurian spion mobil terjadi di Gang Swadaya Banjaran Pucung, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok, pada Selasa (13/01/2026) sekitar pukul 01.50 WIB.
Peristiwa tersebut menimpa Yusuf, pemilik kendaraan yang sedang terparkir di depan rumahnya.
Yusuf menuturkan, kejadian bermula ketika dirinya baru saja pulang kerja sekitar pukul 01.00 WIB. Seperti biasa, ia beristirahat sejenak sebelum bersiap tidur.
“Saya baru pulang kerja jam satu pagi. Sampai rumah, saya mandi, ganti pakaian, lalu rebahan mau tidur,” ujar Yusuf kepada wartawan, Rabu (14/01/2026).
Yusuf mengungkapkan, sebelum tidur ia memiliki kebiasaan memantau kamera pengawas (CCTV) melalui ponsel.
Namun pada malam kejadian, ponselnya dalam kondisi kehabisan daya.
“Biasanya sebelum tidur saya cek CCTV lewat handphone. Tapi waktu itu baterai HP sudah habis, jadi tidak ada niatan untuk lihat CCTV,” kata Yusuf.
Tak lama setelah berbaring, Yusuf dikejutkan oleh suara alarm mobil yang mendadak berbunyi.
“Tiba-tiba alarm mobil bunyi. Padahal alarm itu jarang sekali berbunyi,” ungkap Yusuf.
Merasa ada yang tidak beres, Yusuf memilih tidak langsung keluar rumah. Ia memastikan situasi sekitar aman untuk menghindari potensi bahaya.
“Saya tidak langsung keluar lewat pintu samping karena takut ada orang. Saya cek dulu dari dalam rumah, pastikan kondisi aman,” jelasnya.
Spion Mobil Hilang, Pelaku Diduga Dua Orang
Setelah alarm dimatikan dan kondisi dirasa aman, Yusuf keluar rumah untuk memeriksa mobilnya. Dugaan pencurian pun terbukti.
“Saya sudah feeling spionnya hilang. Begitu keluar, benar saja, kaca spion sebelah kiri sudah tidak ada,” ucap Yusuf.
Yusuf juga menyebutkan bahwa salah satu tetangga sempat melihat sepeda motor berwarna hitam melintas usai kejadian.
Kendaraan tersebut melaju santai tanpa menunjukkan tanda-tanda mencurigakan.
“Ada tetangga yang melihat motor hitam lewat. Jalannya santai, tidak kencang,” kata Yusuf.
Usai kejadian, Yusuf langsung memeriksa rekaman CCTV. Dari rekaman tersebut terlihat jelas aksi pencurian berlangsung sangat cepat.
“Setelah saya cek CCTV, kejadiannya sesuai dengan yang ada di video,” ujar Yusuf.
Menurut Yusuf, dalam rekaman CCTV hanya terlihat satu orang pelaku yang mengeksekusi pencurian.
Namun, Yusuf menduga ada satu pelaku lain yang menunggu di atas sepeda motor.
“Yang kelihatan di CCTV satu orang. Tapi menurut saksi, ada satu motor yang menunggu di depan. Setelah kejadian, langsung kabur,” jelas Yusuf.
Yusuf menambahkan, aksi pencurian berlangsung singkat, hanya sekitar sepuluh detik.
“Begitu spion ditarik, alarm langsung bunyi, kabel putus, dan pelaku langsung kabur. Tidak sampai hitungan menit, sekitar sepuluh detik saja,” tutur Yusuf.
Polisi Sarankan Korban Buat Laporan Resmi
Sementara itu, Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono membenarkan adanya peristiwa pencurian tersebut.
“Kemudian korban mendengar alarm mobil berbunyi,” ujar Jupriono.
Setelah keluar rumah, korban mendapati spion mobilnya telah hilang.
“Korban keluar rumah dan diketahui bahwa satu buah spion mobil miliknya telah hilang dicuri oleh pelaku. Atas informasi itu anggota piket fungsi melakukan cek TKP,” papar Jupriono.
Pihak kepolisian pun menyarankan korban untuk segera membuat laporan polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Menyarankan supaya korban membuat laporan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut,” tutup Jupriono.











