Cuaca Ekstrem Mengintai, Jakarta Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

ARY
Ilustrasi pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Jakarta sebagai antisipasi cuaca ekstrem. (Foto: Unsplash/David Kristianto)

adainfo.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama lima hari ke depan.

Hal tersebut sebagai langkah cepat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dan menekan risiko banjir di Jakarta.

Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, yang meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera melaksanakan OMC terhitung mulai 13 Januari 2026.

“Saya sudah memerintahkan kepada BPBD untuk melakukan modifikasi cuaca selama lima hari ini,” kata Pramono, dikutip Rabu (14/01/2026).

Dinilai Efektif Tekan Intensitas Hujan

Menurut Pramono, intervensi cuaca melalui OMC dinilai efektif untuk mengurangi intensitas hujan yang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta dalam beberapa hari ke depan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi mitigasi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir, yang kerap terjadi saat puncak musim hujan.

Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan anggaran khusus untuk mendukung pelaksanaan OMC, tidak hanya untuk lima hari, tetapi hingga 30 hari ke depan jika kondisi cuaca masih berisiko.

Pramono menilai, biaya pelaksanaan modifikasi cuaca jauh lebih efisien dibandingkan dengan kerugian sosial, ekonomi, dan infrastruktur akibat banjir besar.

Upaya Preventif Hadapi Cuaca Ekstrem

OMC dilakukan dengan menyemai bahan tertentu ke awan hujan guna mengatur curah hujan agar tidak terfokus di satu wilayah, khususnya kawasan rawan banjir di Jakarta.

Melalui langkah preventif ini, Pemprov DKI berharap hujan dengan intensitas tinggi dapat dikendalikan sebelum memasuki wilayah padat penduduk.

“Dengan demikian, untuk lima hari ke depan, kami sudah meminta untuk dilakukan modifikasi cuaca,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan ini akan tertangani, teratasi secara lebih baik,” pungkasnya.

Masyarakat diimbau tetap waspada, memantau informasi cuaca resmi, dan segera melaporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang guna meminimalisir dampak cuaca ekstrem selama musim hujan.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *