SDN Kalibaru 1 Depok Dibobol Pencuri, Laptop dan Proyektor Sekolah Raib
adainfo.id – SD Negeri (SDN) Kalibaru 1 Depok dibobol pencuri pada Kamis (22/01/2026) dini hari, menyebabkan sejumlah barang inventaris sekolah berupa proyektor dan laptop penunjang kegiatan belajar mengajar raib digondol pelaku.
Sekolah yang berlokasi di Jalan Abdul Gani Raya, RT 006/RW 004, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok itu baru mengetahui kejadian tersebut saat aktivitas sekolah hendak dimulai pada pagi hari.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan pencurian pertama kali diketahui sekitar pukul 05.40 WIB oleh petugas sekolah yang datang untuk bekerja.
“Pada saat saksi pertama tiba di sekolah dan hendak bekerja, pintu ruang kantor dan ruang guru diketahui dalam kondisi terbuka, dengan bekas congkelan pada pintu serta tralis yang patah,” ujar Made dalam keterangannya Kamis (22/01/2026).
Kondisi tersebut langsung menimbulkan kecurigaan adanya tindak kejahatan di lingkungan sekolah.
Saksi pertama kemudian menghubungi saksi lainnya untuk meminta bantuan.
Rekaman CCTV Ungkap Aksi Pelaku
Namun, demi alasan keamanan, saksi kedua memilih tidak langsung masuk ke dalam ruangan sekolah.
“Saksi kedua kemudian menghubungi pelapor. Setelah pelapor tiba di lokasi, mereka bersama-sama melakukan pengecekan rekaman CCTV,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan kamera pengawas, diketahui telah terjadi aksi pencurian di area sekolah.
Pelapor bersama para saksi kemudian masuk ke ruang kantor dan ruang guru untuk memastikan kondisi sebenarnya.
Saat dilakukan pengecekan langsung, kondisi ruangan diketahui sudah berantakan.
Sejumlah barang inventaris penting milik sekolah dinyatakan hilang.
“Saat dilakukan pengecekan, ruangan sudah dalam keadaan berantakan dan sejumlah barang inventaris sekolah diketahui hilang,” terangnya.
Barang-barang tersebut merupakan sarana pendukung utama proses pembelajaran.
Terutama untuk kegiatan berbasis teknologi dan presentasi di ruang kelas.
Modus Pelaku Rusak Gembok dan Congkel Pintu
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga masuk ke lingkungan sekolah dengan cara merusak pengaman bangunan.
“Modus pelaku diduga melakukan pencurian dengan cara merusak kunci gembok dan masuk ke dalam ruang kantor sekolah,” paparnya.
Aksi pencurian tersebut diduga dilakukan pada dini hari saat situasi sekolah dalam keadaan sepi dan minim pengawasan.
Akibat peristiwa tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian berupa hilangnya berbagai perangkat elektronik.
Di antaranya dua unit proyektor merek Epson, tiga unit proyektor merek BenQ, lima unit laptop Chromebook merek Zyrex.
Kemudian, satu unit laptop merek Libera, satu unit laptop merek Zyrex, dan satu unit laptop merek Acer.
Seluruh barang tersebut tercatat sebagai inventaris sekolah yang digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Pihak sekolah telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukmajaya untuk diproses secara hukum.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta mendalami rekaman CCTV guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.











