BMKG Rilis Peringatan Cuaca, Sekolah di Depok Tidak PJJ
adainfo.id – Siswa di Kota Depok tidak melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) meski Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan dengan status level Siaga pada Jumat (23/01/2026).
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) di seluruh satuan pendidikan tetap berjalan normal.
BMKG dalam peringatan resminya membagi intensitas curah hujan ke dalam empat kategori, yakni Waspada, Siaga, Awas, serta Peringatan Dini Angin Kencang.
Pembagian level ini didasarkan pada analisis nilai akumulatif curah hujan harian tertinggi yang berpotensi terjadi di satu wilayah kota atau kabupaten.
Berdasarkan data BMKG, Kota Depok masuk dalam kategori level Siaga, dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Selain Depok, wilayah lain di Jawa Barat yang berada pada level serupa adalah Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor.
Status ini menandakan adanya peningkatan risiko cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan.
BMKG mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan guna menghindari potensi bahaya akibat hujan intensitas tinggi.
Sekolah di Depok Tetap Masuk, Tidak Ada Imbauan PJJ
Di tengah peringatan cuaca tersebut, sejumlah daerah dilaporkan mulai menerapkan kebijakan PJJ sebagai langkah antisipasi.
Namun, kebijakan tersebut tidak diberlakukan di Kota Depok.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Wahid Suryono, menegaskan hingga saat ini belum ada imbauan maupun keputusan untuk mengalihkan proses belajar ke sistem PJJ.
“Tidak ada untuk itu (imbauan PJJ). Masih normal,” ujarnya, Jumat (23/01/2026).
Menurut Wahid, keputusan mempertahankan KBM tatap muka diambil dengan mempertimbangkan kondisi lapangan yang masih memungkinkan.
Sambil terus memantau perkembangan cuaca dan koordinasi dengan instansi terkait.
Disdik Ingatkan Siswa dan Guru Tetap Waspada
Meski kegiatan belajar mengajar berjalan normal, Disdik Kota Depok tetap mengingatkan seluruh warga sekolah agar tidak lengah terhadap potensi cuaca ekstrem.
Kewaspadaan diperlukan terutama saat perjalanan menuju dan dari sekolah.
“Pesannya ya tetap untuk terus waspada, hati hati di jalan baik berangkat maupun pulang sekolah,” jelasnya.
Wahid juga menekankan pentingnya kepatuhan siswa terhadap arahan guru di sekolah, termasuk jika terjadi perubahan situasi akibat cuaca.
“Siswa senantiasa untuk mengikuti petunjuk dan arahan guru,” tandasnya.











