Pastikan Harga Daging Sapi di Depok Aman, Disdagin Sampaikan Ini

ARY
Ilustrasi harga dan pasokan daging di Kota Depok dipastikan aman oleh Disdagin. (Foto: Unsplash/Cindie Hansen)

adainfo.id – Harga daging sapi di pasar tradisional Kota Depok dipastikan tetap stabil dan ketersediaannya aman di tengah isu mogok dagang pedagang daging yang ramai terjadi di sejumlah wilayah Jabodetabek.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menegaskan aktivitas jual beli daging sapi masih berlangsung normal tanpa gangguan berarti.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok menyampaikan bahwa berdasarkan laporan harian Unit Pelaksana Teknis (UPT) pasar, tidak ditemukan aksi mogok dagang secara massal di pasar-pasar tradisional wilayah Depok.

Kepala Disdagin Kota Depok, Widyati Riyandani, memastikan seluruh pedagang daging sapi tetap beroperasi seperti biasa dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Tidak ada mogok. Alhamdulillah, seluruh pedagang daging sapi di Depok masih berjualan seperti biasa hari ini,” paparnya dikutip Sabtu (24/01/2026).

Harga Daging Sapi Masih di Kisaran Normal

Berdasarkan hasil monitoring Disdagin Kota Depok per 23 Januari 2026, harga daging sapi di pasar-pasar tradisional masih berada dalam rentang yang wajar.

Harga daging sapi tercatat berkisar Rp130 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram, termasuk di pasar induk.

Widyati menjelaskan bahwa fluktuasi harga yang terjadi dipengaruhi oleh pasokan dari Rumah Potong Hewan (RPH).

Meski demikian, kondisi tersebut masih dalam batas normal dan tidak mengganggu daya beli masyarakat.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini stok daging sapi di Kota Depok masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian warga.

Pedagang Tetap Berjualan Meski Ada Seruan Mogok

Sebagaimana diketahui, Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (DPD APDI) DKI Jakarta sempat menginstruksikan mogok dagang di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada 22–24 Januari 2026.

Namun, Disdagin Kota Depok memastikan instruksi tersebut tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas perdagangan daging sapi di wilayahnya.

“Pedagang tetap berjualan menggunakan stok daging sapi segar maupun daging beku. Insyaallah, tidak ada penutupan lapak di Kota Depok,” ungkapnya.

Menurutnya, kesiapan stok menjadi faktor utama yang membuat pedagang tetap bisa melayani kebutuhan konsumen meski terdapat dinamika distribusi di tingkat regional.

Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan strategis, Disdagin Kota Depok berkomitmen terus mengintensifkan operasi pasar stabilisasi bersama para distributor.

Langkah tersebut juga dibarengi dengan pemberian subsidi logistik sebagai upaya menekan harga daging sapi agar tetap terjangkau, terutama menjelang bulan Ramadan.

“Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tukasnya.

Disdagin juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan dan tetap berbelanja secara bijak, sehingga pasokan daging sapi dapat terdistribusi merata di seluruh wilayah Kota Depok.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *