Pedagang Es Jadul Viral, Anaknya Dapat Jaminan Sekolah

YAD
Pedagang es jadul yang dituding menggunakan bahan spons, kini justru mendapatkan berbagai bantuan dari pemerintah setempat.(Foto: Instagram.com/@pembasmii.kehaluan)

adainfo.id – Kisah pedagang es jadul bernama Sudrajat menjadi sorotan publik setelah dirinya sempat dituduh menggunakan bahan spons dalam dagangannya.

Tuduhan tersebut viral di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan jajanan anak-anak.

Namun, polemik itu kini berbalik arah. Aparat kepolisian memastikan bahwa es gabus milik Sudrajat aman dan layak konsumsi.

Hasil pemeriksaan medis menyatakan tidak ditemukan kandungan berbahaya seperti polyurethane foam (PU foam) atau material spons lainnya.

Bantuan Mengalir ke Kediaman Pak Sudrajat

Pasca kepastian tersebut, rumah Sudrajat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ramai didatangi berbagai pihak.

Sejumlah perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor hadir memberikan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian.

Melalui unggahan akun Instagram @pembasmii.kehaluan, terlihat Sudrajat menerima sejumlah bantuan penting.

Mulai dari program bedah rumah, pendaftaran sebagai penerima BPJS PBI, hingga jaminan pendidikan bagi anaknya yang sempat putus sekolah.

Bantuan tersebut disambut haru oleh keluarga Sudrajat dan menjadi perhatian luas masyarakat.

Sebelumnya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Aiptu Ikhwan Mulyadi, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada Sudrajat.

Ia mengakui kekeliruan dalam menyimpulkan informasi tanpa menunggu hasil uji laboratorium resmi.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa langkah awal dilakukan sebagai respons atas laporan warga, namun mengakui prosedur klarifikasi seharusnya dilakukan lebih cermat.

Hasil Pemeriksaan: Es Jadul Aman

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, memastikan seluruh sampel makanan yang diperiksa oleh tim Dokpol Polda Metro Jaya dinyatakan aman.

“Tidak ditemukan zat berbahaya. Produk tersebut layak dikonsumsi,” tegasnya.

Kisah Sudrajat kini menjadi pengingat bahwa kejujuran dan kesabaran dapat berbuah kebaikan.

Sekaligus pelajaran penting agar kehati-hatian selalu dijaga dalam menyikapi informasi di ruang publik.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *