Kadin Depok Tancap Gas Dongkrak PAD Lewat Investasi

YAD
Kadin Depok menandatangani berita acara bersama Pemerintah Kota Depok. (Foto: Istimewa)

adainfo.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi daerah sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kolaborasi dunia usaha dan investasi berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Kota Depok Tahun 2027 yang digelar di Balai Kota Depok, Rabu (28/01/2026) kemarin.

Forum ini menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lintas sektor untuk menyelaraskan arah pembangunan Kota Depok ke depan agar lebih inklusif, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027 dihadiri berbagai pihak strategis, mulai dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jajaran Pemerintah Kota Depok, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), akademisi Universitas Indonesia, hingga perwakilan dunia usaha.

Kehadiran beragam elemen tersebut mencerminkan kuatnya semangat kolaborasi dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah yang akuntabel serta berorientasi pada pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Dalam forum tersebut, Kadin Kota Depok secara resmi menandatangani berita acara Ranwal RKPD 2027 bersama Pemerintah Kota Depok sebagai bentuk komitmen nyata dunia usaha dalam mendukung kebijakan pembangunan daerah.

Kadin Siap Jembatani Investor dan Pemerintah

Ketua Kadin Kota Depok, Edmon Johan, menegaskan bahwa Kadin tidak hanya hadir sebagai pendukung kebijakan.

Tetapi juga sebagai mitra strategis yang siap memberikan gagasan, masukan, serta solusi konkret bagi pembangunan Kota Depok.

“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Kadin hadir untuk menyumbangkan ide, pemikiran, sekaligus menjembatani masuknya investor demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Depok,” ujar Edmon.

Menurutnya, keterlibatan aktif dunia usaha, baik investor lokal maupun nasional, menjadi kunci penting dalam meningkatkan PAD, memperluas lapangan kerja, serta menekan angka pengangguran di Kota Depok.

Penguatan UMKM Jadi Prioritas Utama

Selain mendorong investasi, Kadin Kota Depok juga menempatkan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai prioritas utama dalam pembangunan ekonomi daerah.

Edmon menilai, UMKM memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian lokal.

Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan agar UMKM mampu naik kelas, terhubung dengan rantai pasok industri, serta beradaptasi dengan transformasi digital.

Sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan akademisi dinilai akan mempercepat terciptanya ekosistem usaha yang sehat dan kompetitif.

Melalui Ranwal RKPD 2027, Kadin Kota Depok berharap perencanaan pembangunan yang disusun tidak hanya matang secara konsep, namun juga mampu diimplementasikan secara konkret dan berkelanjutan.

Kolaborasi yang terbangun dalam forum ini diyakini dapat menghasilkan kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan PAD, serta memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Kota Depok.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *