Modus Jebol Plafon, Minimarket di Depok Dibobol
adainfo.id – Aksi pencurian terjadi di salah satu minimarket Kota Depok. Kali ini, pelaku menyasar gerai Indomaret yang berlokasi di Jalan Studio Alam TVRI, Kecamatan Sukmajaya, dengan modus menjebol plafon bangunan pada Rabu (28/01/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut baru diketahui sekitar pukul 05.47 WIB saat karyawan datang untuk membuka toko dan memulai aktivitas operasional harian.
Kondisi toko yang sudah berantakan membuat karyawan langsung curiga telah terjadi tindak pidana pencurian.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, membenarkan kejadian tersebut.
Saat ini kasus tersebut saat ini masih dalam penanganan aparat kepolisian.
“Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian di salah satu gerai Indomaret wilayah Sukmajaya. Dugaan sementara, pelaku masuk dengan cara menjebol plafon bangunan,” ujar Made dalam keterangannya dikutip Jumat (30/01/2026).
Kasir Berantakan, Plafon Jebol hingga Mesin ATM Rusak
Made menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui ketika pelapor bersama salah satu saksi yang merupakan karyawan tiba di lokasi untuk bekerja.
Saat pintu rolling dan pintu kaca dibuka, kondisi meja kasir sudah dalam keadaan berantakan.
Situasi semakin mencurigakan ketika lampu toko dinyalakan dan karyawan melihat adanya kerusakan serius di dalam gerai.
“Saat lampu toko dinyalakan, karyawan melihat plafon di area dekat mesin ATM sudah jebol dan dua unit mesin ATM dalam kondisi rusak,” jelasnya.
Tidak hanya di area kasir dan ATM, kerusakan juga ditemukan di bagian belakang toko.
Saat dilakukan pengecekan ke area gudang, plafon gudang diketahui sudah dalam keadaan jebol.
Selain itu, kartu Stor Mandiri milik toko yang sebelumnya disimpan di atas brankas dilaporkan hilang.
DVR CCTV Dibuka, Alarm Dirusak
Dalam pemeriksaan lanjutan, karyawan juga mengecek ruang penyimpanan DVR CCTV.
Namun, pintu penyimpanan DVR diketahui sudah terbuka, sehingga menimbulkan dugaan kuat pelaku berupaya menghilangkan jejak aksinya.
“Karyawan juga mengecek ruang penyimpanan DVR CCTV dan mendapati pintunya sudah terbuka. Di area toko, plafon kembali ditemukan jebol dan terdapat tangga yang diduga digunakan pelaku untuk beraksi,” tambahnya.
Petugas juga menemukan bahwa sensor alarm toko telah dirusak, sehingga sistem keamanan tidak berfungsi saat kejadian berlangsung.
Kondisi ini mempermudah pelaku menjalankan aksinya tanpa terdeteksi.
Setelah kejadian tersebut, pihak toko segera melaporkan peristiwa itu kepada manajer dan selanjutnya diteruskan ke Polsek Sukmajaya.
Aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan bukti-bukti pendukung.
“Hingga saat ini, jumlah kerugian masih dalam pendataan. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.
Pihak kepolisian mengimbau para pengelola usaha ritel, khususnya minimarket, untuk meningkatkan sistem keamanan.
Langkah pencegahan yang disarankan antara lain melakukan pengecekan rutin terhadap alarm, CCTV, serta area rawan seperti plafon, gudang, dan ruang penyimpanan brankas guna mencegah terulangnya aksi pencurian Indomaret serupa.











