Ardian Fajar Resmi Daftar Caketum HIPMI Depok 2026–2029
adainfo.id – Ardian Fajar akhirnya resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Depok periode 2026–2029.
Proses pendaftaran dilakukan pada Selasa malam (3/2/2026) dan menandai langkah serius Ardian untuk memimpin organisasi pengusaha muda di Kota Depok.
Pendaftaran tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa kontestasi Musyawarah Cabang (Muscab) HIPMI Kota Depok mulai menghangat.
Ardian hadir membawa visi besar untuk memperkuat peran HIPMI sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Depok dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pengembangan kewirausahaan yang berkelanjutan.
Sejak awal pendaftaran, Ardian menegaskan bahwa HIPMI tidak boleh sekadar menjadi organisasi formal, melainkan harus mampu menghadirkan dampak nyata bagi dunia usaha dan masyarakat luas.
Dalam pernyataannya, Ardian Fajar menekankan pentingnya membangun sinergi yang solid antara HIPMI dan Pemerintah Kota Depok.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi warga Depok.
Ia menilai tantangan ekonomi ke depan menuntut peran aktif pengusaha muda, bukan hanya sebagai pelaku bisnis, tetapi juga sebagai mitra pembangunan daerah.
HIPMI, kata Ardian, harus mampu berdiri di garis depan untuk menjembatani kepentingan pengusaha dengan arah kebijakan pemerintah.
Ardian menyampaikan bahwa keberadaan HIPMI di Kota Depok harus dirasakan secara langsung oleh para pelaku usaha, khususnya generasi muda yang ingin memulai bisnis.
Organisasi ini diharapkan mampu menjadi ruang belajar, ruang kolaborasi, dan ruang tumbuh bagi pengusaha pemula maupun yang sudah berkembang.
Dorong Iklim Kewirausahaan yang Sehat dan Inklusif serta Selaras dengan Kebijakan Daerah
Salah satu fokus utama yang diusung Ardian Fajar adalah penciptaan iklim kewirausahaan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Ia meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi daerah tidak akan tercapai tanpa fondasi ekosistem usaha yang kuat dan adil.
Menurut Ardian, HIPMI harus berperan sebagai katalisator lahirnya pengusaha-pengusaha baru di Kota Depok.
Hal ini dapat diwujudkan melalui program pembinaan, pendampingan usaha, akses jejaring, serta kolaborasi lintas sektor.
Ia optimistis bahwa dengan pendekatan yang tepat, HIPMI dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mampu menyerap tenaga kerja dan meningkatkan daya saing usaha daerah.
Ardian juga menekankan pentingnya membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk naik kelas melalui dukungan organisasi yang terstruktur.
Selain itu, Ardian Fajar pun turut menyinggung pentingnya menyelaraskan program-program HIPMI dengan kebijakan Pemerintah Kota Depok.
Ia menilai, keberhasilan pembangunan ekonomi daerah membutuhkan arah yang sejalan antara pemerintah dan pelaku usaha.
Melalui kolaborasi yang kuat, HIPMI diharapkan mampu membantu menyukseskan berbagai program Pemkot Depok di sektor ekonomi, termasuk pengembangan UMKM, peningkatan investasi, serta penciptaan lapangan kerja berbasis kewirausahaan.
“Kami semua ingin agar HIPMI benar-benar hadir. Dengan adanya HIPMI, iklim kewirausahaan di Kota Depok bisa menjadi lebih maju, lebih baik, serta bersinergi membantu program-program Pemkot Depok,” ujar Ardian.
Ia menambahkan bahwa HIPMI harus mampu menjadi mitra diskusi yang konstruktif bagi pemerintah daerah, sekaligus memberikan masukan strategis berdasarkan kebutuhan riil para pengusaha di lapangan.
Optimistis Raih Dukungan Anggota HIPMI
Terkait pencalonannya sebagai Ketua Umum HIPMI Kota Depok, Ardian mengaku optimistis dapat meraih kepercayaan dari para anggota.
Ia yakin gagasan dan visi yang diusung relevan dengan kebutuhan pengusaha muda saat ini, khususnya dalam menghadapi dinamika ekonomi yang terus berubah.
Ardian menilai, pengusaha muda membutuhkan organisasi yang adaptif, progresif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Oleh karena itu, ia berkomitmen menghadirkan kepemimpinan yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil.
Ia juga menegaskan bahwa proses Muscab harus menjadi ajang demokrasi internal yang sehat dan bermartabat, sehingga menghasilkan kepemimpinan yang kuat dan legitimate.
Usung Visi “Guyup Babarengan, Tumbuh Bersama dan Berdampak Nyata”
Dalam pencalonannya, Ardian Fajar mengusung visi strategis bertajuk “Guyup Babarengan” dengan tagline “Tumbuh Bersama Serta Berdampak Nyata”.
Visi ini menekankan pentingnya kebersamaan, kolaborasi, dan kontribusi konkret bagi perekonomian daerah.
Menurut Ardian, semangat kebersamaan menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi yang solid.
Dengan kekuatan kolektif, HIPMI diyakini mampu menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat.
Ia menilai, pengusaha muda harus tumbuh bersama, saling menguatkan, dan saling membuka peluang, bukan berjalan sendiri-sendiri.
Melalui visi tersebut, Ardian ingin menjadikan HIPMI sebagai rumah besar pengusaha muda Depok yang inklusif dan progresif.
Dukungan Team Guardian Mengawal Pencalonan
Langkah Ardian Fajar maju sebagai calon Ketua Umum HIPMI Kota Depok juga mendapat dukungan dari tim pemenangan yang dikenal dengan nama Team Guardian.
Tim ini menyatakan kesiapan untuk mengawal gagasan, visi, dan program Ardian hingga pelaksanaan Muscab HIPMI Kota Depok.
Team Guardian berkomitmen untuk memastikan proses pencalonan berjalan sesuai aturan organisasi dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
Dukungan ini dinilai menjadi modal penting bagi Ardian dalam menghadapi kontestasi internal HIPMI.
Keberadaan tim pemenangan tersebut juga mencerminkan keseriusan Ardian dalam membangun konsolidasi dan komunikasi dengan berbagai elemen di tubuh HIPMI Kota Depok.
Steering Committee Pastikan Proses Administrasi Berjalan
Sementara itu, Ketua Steering Committee Musyawarah Cabang HIPMI Kota Depok, Deri Hafizh, membenarkan bahwa Ardian Fajar telah mengambil formulir pendaftaran dan tengah melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang ditetapkan.
Melalui pesan singkat WhatsApp, Deri menyampaikan bahwa seluruh tahapan pendaftaran berjalan sesuai mekanisme organisasi.
Ia juga memastikan bahwa biaya pendaftaran sebesar Rp100 juta telah dipenuhi oleh pihak pendaftar.
“Formulir pendaftaran sudah diambil, dan persyaratannya sedang dilengkapi. Untuk biaya pendaftaran Rp100 juta sudah dilengkapi,” ujar Deri Hafizh.
Dengan pendaftaran ini, dinamika Muscab HIPMI Kota Depok diprediksi akan semakin menarik.
Para anggota HIPMI kini menantikan gagasan dan program konkret dari para kandidat yang akan membawa organisasi pengusaha muda tersebut melangkah ke periode kepengurusan berikutnya.











