Jadi Daya Tarik Warga, Kampung Cina Betawi Depok Mulai Bersolek Sambut Imlek

ARY
Gerbang Kampung Cina Betawi di Kota Depok dihiasi lampion merah dan ornamen lainnya jelang perayaan Imlek 2026. (Foto: Istimewa)

adainfo.id – Nuansa merah mulai mendominasi salah satu sudut Kota Depok menjelang Tahun Baru Imlek 2026.

Di Jalan H Bona, Kecamatan Limo, warga Kampung Cina Betawi terlihat sibuk mempercantik lingkungan mereka dengan aneka ornamen khas perayaan Tahun Baru Tionghoa.

Wilayah yang telah dihuni beberapa generasi etnis Tionghoa ini kembali menunjukkan identitas budayanya yang kuat.

Di tengah keberagaman masyarakat Depok, Kampung Cina Betawi menjadi simbol akulturasi budaya yang hidup berdampingan secara harmonis antara warga Tionghoa dan masyarakat lokal.

Menjelang Tahun Baru Imlek yang akan dirayakan pada Selasa (17/02/2026), kawasan ini sudah berbenah.

Gerbang utama kampung tampak berdiri dengan dominasi warna merah dan emas, warna yang identik dengan keberuntungan dan kemakmuran dalam tradisi Tionghoa.

Pada Rabu (11/02/2026), suasana persiapan semakin terlihat jelas. Gerbang menuju Kampung Cina Betawi dihias indah dengan detail ornamen yang mencolok.

Dua naga besar tergambar di bagian tengah gerbang, seolah menjaga pintu masuk kawasan tersebut. Di bagian atap, dua lampion Imlek berukuran besar terpasang rapi.

Lampion-lampion itu tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga sebagai simbol harapan dan cahaya bagi kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru.

Tulisan “Selamat Tahun Baru Imlek” terpasang di bagian atas gerbang, menyambut siapa saja yang melintas.

Ornamen tambahan berupa pernak-pernik khas Imlek mempertegas suasana perayaan yang kental dengan tradisi.

Memasuki area kampung, pengunjung langsung disuguhi deretan lampion yang membentang sepanjang jalan gang.

Lampion dan Mural Shio Kuda Api

Tak hanya gerbang, hiasan juga menghiasi sepanjang jalan di dalam kampung.

Lampion Imlek terpasang berjajar, menciptakan lorong cahaya yang memperindah suasana.

Dinding-dinding rumah warga turut dipercantik dengan mural bernuansa Imlek.

Tahun ini, Shio Kuda Api menjadi identitas yang ditampilkan dalam berbagai lukisan dinding.

Ketua Paguyuban Kampung Cina Betawi Depok, Tio Engkay Herman menjelaskan bahwa tradisi menghias kampung menjelang Imlek sudah menjadi agenda rutin setiap tahun.

“Ini dipasang sepanjang jalan gang ya, ada sekitar 100 meter,” ucap Tio.

Menurutnya, pemasangan lampu lampion bukan sekadar ornamen dekoratif. Ada harapan besar yang disematkan di balik cahaya merah tersebut.

Lampion yang menyala menjadi simbol doa agar generasi penerus Kampung Cina Betawi memiliki masa depan yang terang dan penuh keberkahan.

Hiburan Gambang Kromong Meriahkan Malam Imlek

Perayaan Tahun Baru Imlek di Kampung Cina Betawi tidak hanya berhenti pada dekorasi.

Pada malam pergantian tahun, warga akan menggelar hiburan gambang kromong hingga pukul 22.00 WIB.

Gambang kromong dipilih bukan tanpa alasan. Musik tradisional Betawi yang memiliki sentuhan akulturasi Tionghoa ini menjadi simbol perpaduan budaya.

Alunan musik khas yang enerjik akan mengiringi suasana malam, menghadirkan kegembiraan bagi warga yang berkumpul.

Selain hiburan musik, berbagai sajian kue khas Imlek juga akan dihidangkan.

“Kalau disini ada 30 kepala keluarga, nantinya juga akan tumpah ruah, ramai saat perayaan imlek,” tukasnya.

Namun, saat malam Imlek tiba, jumlah pengunjung biasanya bertambah karena warga luar kampung juga datang untuk merasakan suasana khas tersebut.

Menjelang Imlek 2026, kawasan ini kembali membuktikan bahwa perayaan bukan hanya tentang kemeriahan.

Akan tetapi juga tentang menjaga harmoni, merawat tradisi, dan mempererat ikatan sosial di tengah keberagaman Kota Depok.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *