Talaga Langit, Secuil Surga Estetik di Cirebon
adainfo.id – Selama ini, Cirebon identik dengan kekayaan budaya dan religi. Mulai dari jejak sejarah Kesultanan Cirebon hingga situs makam para wali, kota ini menjadi magnet bagi wisata ziarah. Namun di balik pesona religius dan budaya itu, Cirebon juga menyimpan permata wisata alam yang mulai bersinar terang: Talaga Langit, sebuah destinasi wisata alam yang menawarkan keindahan lanskap, udara segar, dan atmosfer mistis yang dikemas secara edukatif dan menarik.
Terletak di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Talaga Langit berdiri di atas perbukitan yang menjorok ke arah Setu Patok, dan menawarkan pemandangan spektakuler ke berbagai penjuru: danau, laut utara, hingga latar Gunung Ciremai di kejauhan.
Panorama Alam dan Spot Foto Instagramable
Sesampainya di Talaga Langit, pengunjung langsung disuguhi udara sejuk khas perbukitan dan panorama terbuka yang menyegarkan mata. Tempat ini memang dirancang menjadi ruang terbuka wisata yang ramah keluarga dan komunitas, sekaligus surga bagi para pencinta fotografi.
Ujang Busthomi, pemilik Talaga Langit, menjelaskan bahwa konsep awal pembangunan tempat ini adalah menyatukan alam dan estetika.
“Bisa berenang sambil memanjakan mata,” ujar Ujang sembari menunjuk kolam renang bertingkat yang menghadap langsung ke danau.
Kolam renang dengan desain terbuka ini menjadi salah satu ikon Talaga Langit, memungkinkan pengunjung berenang sambil menikmati keindahan lanskap alam. Tak jauh dari sana, taman bunga warna-warni dan spot swafoto berdesain modern siap menyambut mereka yang datang berburu konten visual.
Siluet senja di tempat ini menjadi momen favorit banyak pengunjung. Saat matahari perlahan turun di balik cakrawala, siluet pepohonan dan perbukitan menciptakan pemandangan dramatis yang sulit dilupakan.
Berbeda dari destinasi alam biasa, Talaga Langit juga menghadirkan zona tematik bertema mistis, namun dengan pendekatan edukatif yang menarik. Menurut Ujang, elemen mistis yang dihadirkan di lokasi ini bukan bertujuan menakut-nakuti, melainkan mengangkat warisan budaya dan mitos lokal agar lebih dikenal generasi muda.
Beberapa wahana tematik yang mencuri perhatian antara lain:
-
Kampung Dukun: Menyuguhkan simulasi kehidupan para tabib tradisional zaman dahulu. Di sini pengunjung dapat melihat praktik pengobatan herbal dan spiritual khas Jawa, lengkap dengan replika alat, ramuan, dan narasi budaya.
-
Taman Pocong: Area yang dirancang artistik menyeramkan, namun aman untuk dikunjungi oleh semua kalangan. Wahana ini menjadi salah satu spot favorit pecinta horor dan konten thriller.
-
Museum Santet: Galeri unik yang menyimpan koleksi benda-benda dan kisah tentang ilmu hitam, namun dengan pendekatan budaya dan edukasi. Museum ini bukan glorifikasi praktik gelap, tetapi upaya mengenalkan mitos serta nilai kehati-hatian dalam tradisi lokal.
-
Goa Adipati Browes: Wahana goa yang dikemas naratif, mengisahkan tokoh mistik lokal dengan alur cerita dramatis dan efek visual di dalam goa. Wahana ini memberikan pengalaman imersif bagi pengunjung.
“Semua elemen mistis kami bungkus secara edukatif. Kami ingin masyarakat tahu bahwa di balik cerita seram, ada nilai budaya dan sejarah yang bisa kita pelajari,” tambah Ujang.
Destinasi Ramah Keluarga dan Komunitas
Banyak wisatawan datang ke Talaga Langit bersama keluarga, komunitas sekolah, bahkan instansi. Tempat ini menyediakan fasilitas lengkap seperti toilet bersih, area parkir luas, gazebo, warung makan lokal, dan pemandu wisata.
Nuansa perbukitan yang damai dan jauhnya lokasi dari kebisingan kota membuat tempat ini ideal untuk healing, gathering, hingga outbond edukatif.
Keberadaan Talaga Langit menjadi bukti bahwa pariwisata Cirebon tidak hanya soal ziarah dan sejarah, tetapi juga mampu bersaing dalam lanskap wisata alam tematik yang berkelas. Dengan dukungan infrastruktur yang terus diperbaiki dan antusiasme masyarakat, destinasi ini berpeluang menjadi ikon wisata baru di wilayah utara Jawa Barat.











