JKOF Series 8 2025: Mencetak Patriot Muda Lewat Karate
adainfo.id – Semangat, sportivitas, dan karakter tangguh terpancar dalam gelaran Jakarta Karate Open & Festival (JKOF) Series 8 Tahun 2025 yang sukses digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 14–15 Juni 2025.
Event tahunan berskala nasional ini kembali mencatat sejarah sebagai ruang tumbuhnya patriot muda melalui jalur olahraga karate.
Tak hanya menghadirkan pertarungan teknik dan strategi antar-atlet, JKOF Series 8 juga menjadi bentuk nyata pembinaan karakter generasi muda.
Kemudian, menjauhkan mereka dari kenakalan remaja, serta menanamkan nilai-nilai bela negara sejak dini.
Karate Bukan Hanya Olahraga, Tapi Sarana Bela Negara
Ketua Pelaksana JKOF Series 8, Eko Supriyanto, menegaskan bahwa JKOF bukan semata ajang kejuaraan.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi medium pendidikan karakter berbasis olahraga.
“Karate bukan sekadar bela diri. Ini adalah bentuk bela negara yang melahirkan pribadi tangguh, sehat, dan punya arah hidup positif,” tegas Eko yang juga seorang pendidik di Jakarta Timur, Senin (16/6/2025).
Dengan peserta mencapai 1.200 atlet muda dari berbagai provinsi di Indonesia, JKOF berhasil menciptakan atmosfer kompetisi sehat yang inspiratif.
Setiap pertandingan bukan hanya soal menang-kalah, tapi tentang menumbuhkan semangat sportivitas, solidaritas, dan semangat juang.
Jalur Prestasi Non Akademik, Karate Jadi Investasi Masa Depan
Salah satu daya tarik dari JKOF Series 8 adalah penerbitan sertifikat nasional yang berstandar resmi.
Sertifikat ini dapat digunakan sebagai syarat mendaftar melalui Jalur Prestasi Non Akademik ke jenjang pendidikan menengah maupun tinggi.
Hal ini membuka peluang besar bagi pelajar untuk meniti karier paralel antara dunia pendidikan dan dunia olahraga.
“Kami ingin karate jadi investasi masa depan, bukan hanya ajang sesaat. Atlet muda harus punya peluang masa depan yang konkret,” imbuh Eko.
Juara Umum dan Atlet Terbaik: Siapa Saja Mereka?
Berikut daftar kontingen dan atlet terbaik dalam gelaran JKOF Series 8 Tahun 2025:
– Juara Umum 1 Dojo Bedjo/INKAI DKI Jakarta: 10 emas, 5 perak, 5 perunggu (Rp7.000.000).
– Juara Umum 2 Kontingen BKC DKI: 8 emas, 12 perak, 2 perunggu (Rp5.000.000).
– Juara Umum 3 Kontingen Cipayung ABG Dojo: 5 emas, 3 perak, 11 perunggu (Rp3.000.000).
– Best of the Best Putra: Muhammad Leo Putra Pradana (SMAN 116 Jakarta) Atlet Terbaik Pria.
– Best of the Best Putri: Nikeisha Amelia Sakhi (BKC DKI Jakarta) Atlet Terbaik Wanita.
– Kontingen Terbanyak: Dojo Strada Inkado Jawa Barat. Jumlah peserta festival terbanyak dari satu kontingen.
Lebih dari Sekadar Kejuaraan: Gerakan Pembentukan Patriot Muda
Melalui JKOF Series 8, semangat membentuk generasi muda tangguh, sehat dan mandiri terus digaungkan.
Bahkan, Eko menyebut JKOF bukan sekadar kegiatan satu kali.
“Ini bukan event satu kali, ini gerakan. Kami ingin terus hadir, melahirkan lebih banyak patriot muda lewat jalur karate yang positif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Karate, Solusi Bangsa dalam Membina Generasi Positif
Selain menghasilkan atlet berprestasi, JKOF juga berhasil membuka ruang pertemanan antar pelajar dari berbagai daerah.
Dalam suasana yang inklusif dan penuh nilai budaya, karate menjadi media pemersatu, pemberdaya, sekaligus penjaga jati diri bangsa.
Turnamen seperti JKOF diyakini menjadi benteng moral dalam menghadapi tantangan era digital dan degradasi nilai sosial di kalangan anak muda.











