Ada Pengerjaan Rekonstruksi Jalan di Cipayung Depok, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif

ARY
Jalan Raya Cipayung Depok ditutup sementara karena ada pengerjaan rekonstruksi. (Foto: Istimewa)

adainfo.id – Aktivitas lalu lintas di Jalan Raya Cipayung, Kota Depok, dialihkan sementara seiring adanya proyek perbaikan jalan yang sedang berlangsung.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menutup total akses dari Pospol Citayam menuju perempatan Hek sejak 12 September 2025.

Kanit Lantas Polsek Pancoran Mas Iptu Pujiono menjelaskan bahwa penutupan jalan diberlakukan hingga 20 September 2025.

“Jalan Raya Cipayung dari Pospol Citayam menuju perempatan Hek dan sebaliknya ditutup total dari 12 September hingga 20 September 2025,” ujar Pujiono dikutip Selasa (16/09/2025).

Penutupan dilakukan karena adanya pekerjaan konstruksi besar berupa pemasangan turap kali yang menjadi bagian dari program pelebaran jalan.

Proyek ini ditujukan untuk memperkuat struktur jalan sekaligus mengantisipasi masalah longsor yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

“Dikarenakan akan ada pekerjaan penurapan kali dan pelebaran jalan,” terang Pujiono.

Langkah ini merupakan bagian dari rencana panjang Pemkot Depok untuk memperbaiki kualitas infrastruktur sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Rekonstruksi Jalan Dilaksanakan 75 Hari

Disisi lain, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Depok, Teguh Iswahyudi, mengatakan rekonstruksi Jalan Raya Cipayung dijadwalkan berlangsung selama 75 hari, mulai 20 Agustus hingga 27 Oktober 2025.

“Rekonstruksi Jalan Cipayung (lanjutan) waktu pelaksanaan 75 hari mulai 20 Agustus–27 Oktober 2025,” jelas Teguh.

Ia menambahkan bahwa rekonstruksi ini meliputi penanganan longsor serta perkuatan tebing jalan sepanjang 53 meter.

Pekerjaan menggunakan konstruksi sheetpile beton pracetak setinggi 9 meter dan ditambah pelebaran jalan beton selebar 2 meter.

Dengan demikian, selain memperbaiki kondisi jalan yang rusak, proyek ini juga menambah kapasitas jalan sehingga lebih nyaman digunakan masyarakat.

Agar aktivitas warga tetap berjalan, pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan telah menyiapkan rekayasa lalu lintas.

Jalur alternatif disiapkan untuk mengurangi kemacetan dan mengarahkan pengendara ke rute lain.

Kendaraan dari Jalan Raya Cipayung menuju Jalan Pabuaran dialihkan melalui Jalan Raya Citayam atau Jalan Pertanian.

Sementara, kendaraan dari Pabuaran menuju Jalan Raya Cipayung dialihkan melalui Jalan Raya Citayam.

Rekayasa ini diperkirakan menambah volume kendaraan di jalur alternatif, sehingga masyarakat diminta lebih waspada dan mengatur waktu perjalanan.

Dampak terhadap Mobilitas Warga

Penutupan jalan utama ini berdampak signifikan pada mobilitas masyarakat.

Khususnya mereka yang sehari-hari menggunakan jalur Cipayung menuju pusat aktivitas di Depok maupun Bogor.

Banyak pengendara harus menempuh jalur lebih jauh untuk sampai ke tujuan.

Meski demikian, proyek ini dinilai penting karena kondisi jalan sebelumnya kerap menimbulkan keluhan, terutama akibat longsor dan jalan yang sempit.

Ke depan, hasil rekonstruksi diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang dengan kualitas jalan yang lebih baik serta akses lebih lancar bagi kendaraan pribadi maupun angkutan umum.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *