Aksi Live TikTok di Dekat Tol Andara Depok Bikin Resah Warga, Polisi Turun Tangan

ARY
Polisi mendatangi lokasi live TikTok di dekat Tol Andara, Cinere, Kota Depok. (Foto: Humas)

adainfo.id – Aktivitas pembuatan konten media sosial kembali menimbulkan keresahan publik. Seorang kreator TikTok kedapatan menggunakan bahu Jalan Agraria, Kecamatan Cinere, Kota Depok, sebagai lokasi siaran langsung.

Sehingga hal tersebut dianggap mengganggu ketertiban dan keselamatan lalu lintas di sekitar pintu keluar Tol Andara.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Agraria RT 01/RW 03, Kelurahan Pangkalan Jati Baru.

Seorang pria berinisial J (59) terlihat asyik bernyanyi karaoke sambil melakukan live TikTok tepat di bahu jalan yang berdekatan dengan akses keluar Tol Andara.

Aksi tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Selain menimbulkan kebisingan, keberadaan pelaku di bahu jalan dinilai berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Merasa aktivitas itu tidak pantas dilakukan di lokasi rawan kendaraan, warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cinere agar segera ditindaklanjuti.

Polisi Datangi Lokasi dan Beri Teguran

Kapolsek Cinere, Kompol Chairul Saleh, membenarkan adanya laporan warga terkait aktivitas kreator TikTok tersebut.

Menurutnya, jajaran kepolisian langsung turun ke lokasi setelah menerima aduan masyarakat.

“Mencari lokasi warga yang keluhkan live TikTok di pinggir Tol Andara,” tutur Chairul, Senin (02/02/2026).

Setelah menemukan pelaku, petugas dari Bhabinkamtibmas Polsek Cinere memberikan teguran.

Sekaligus imbauan secara persuasif agar aktivitas serupa tidak kembali dilakukan.

Dinilai Membahayakan Keselamatan Pengguna Jalan

Chairul menegaskan, penggunaan bahu jalan untuk aktivitas di luar kepentingan darurat sangat berbahaya.

Terlebih di kawasan dengan volume kendaraan tinggi seperti sekitar pintu tol.

“Karena hal itu dapat membahayakan diri sendiri dan bagi pengendara yang melintas di lokasi,” jelasnya.

Menurut kepolisian, bahu jalan semestinya steril dari aktivitas yang tidak berkaitan dengan keadaan darurat, guna mencegah potensi kecelakaan lalu lintas.

Usai mendapat teguran dari pihak kepolisian, pria berinisial J tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada warga dan aparat.

Ia juga berjanji tidak akan kembali melakukan siaran langsung atau aktivitas pembuatan konten di bahu jalan.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para kreator konten, agar tetap mematuhi aturan dan memperhatikan keselamatan umum dalam berkegiatan di ruang publik.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *