Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Depok, Tiga Tas Berisi Barang Berharga Raib

ARY
Mobil korban pencurian dengan modus pecah kaca di area parkir rumah makan GDC, Kota Depok, Rabu (04/02/26) malam. (Foto: Istimewa)

adainfo.id – Aksi pencurian dengan modus membobol kaca mobil kembali terjadi di wilayah Kota Depok.

Kali ini, peristiwa tersebut berlangsung di area parkir sebuah rumah makan yang berada di kawasan Grand Depok City (GDC), pada Rabu (04/02/2026) sekitar pukul 20.45 WIB.

Kejadian ini menyita perhatian publik lantaran lokasi kejadian berada di kawasan yang dikenal ramai dan kerap dikunjungi masyarakat.

Dalam peristiwa tersebut, pelaku diduga memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan dan situasi parkiran untuk melancarkan aksinya.

Mobil korban yang terparkir di area rumah makan dibobol dengan cara memecahkan kaca, sehingga pelaku dapat mengambil barang-barang berharga yang berada di dalam kendaraan.

Akibat aksi pencurian tersebut, pelaku berhasil menggasak tiga tas milik korban yang ditinggalkan di dalam mobil.

Tas-tas tersebut diketahui berisi berbagai barang bernilai tinggi yang berdampak pada kerugian materiil cukup besar bagi korban.

“Ketiga tas tersebut masing-masing berisi barang-barang berharga, di antaranya laptop, iPad, MacBook, logam mulia seberat 5 gram, serta dompet yang berisi STNK, KTP, kartu ATM, dan sejumlah dokumen penting lainnya,” tulis keterangan yang dikutip dari Instagram @depokupdateco, Kamis (05/02/2026).

Informasi tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat.

Khususnya para pengunjung tempat makan dan pusat keramaian di wilayah Depok, terkait keamanan kendaraan yang diparkir.

Korban Alami Kerugian Materiil Cukup Besar

Salah satu korban dalam kejadian pencurian ini diketahui berinisial EP yang juga bertindak sebagai pelapor kepada pihak berwajib.

Kehilangan sejumlah perangkat elektronik dan barang berharga lainnya membuat korban mengalami kerugian yang tidak sedikit.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang cukup besar,” tambah keterangan itu.

Selain kerugian materiil, hilangnya dokumen penting seperti STNK dan KTP juga berpotensi menimbulkan dampak lanjutan bagi korban.

Mulai dari pengurusan administrasi ulang hingga risiko penyalahgunaan identitas oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Kasus pencurian dengan modus membobol atau memecahkan kaca mobil bukan kali pertama terjadi di wilayah Depok.

Modus ini kerap digunakan pelaku karena relatif cepat dan minim konfrontasi langsung dengan korban.

Pelaku biasanya mengincar kendaraan yang terlihat menyimpan barang berharga di dalamnya, terutama tas, ransel, atau perangkat elektronik.

Area parkir rumah makan, pusat perbelanjaan, dan tempat umum lainnya sering menjadi sasaran karena tingkat mobilitas tinggi serta pengawasan yang dinilai kurang maksimal, terutama pada jam-jam sibuk malam hari.

Pelaku diduga memanfaatkan momen ketika pemilik kendaraan meninggalkan mobil dalam waktu cukup lama untuk makan atau beraktivitas.

Kasus Telah Dilaporkan ke Pihak Berwajib

Hingga saat ini, peristiwa pencurian tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Korban berharap laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti agar pelaku dapat diidentifikasi dan ditangkap, serta barang-barang yang hilang bisa ditemukan.

Selain itu, masyarakat juga berharap adanya peningkatan pengawasan keamanan di area parkir umum, khususnya di kawasan yang ramai pengunjung seperti rumah makan dan pusat kuliner.

Langkah preventif dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali

Menanggapi informasi tersebut, Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait laporan pencurian ini.

Ia belum memberikan keterangan detail mengenai perkembangan kasus karena masih dalam tahap awal penelusuran.

“Saya cek (laporan) dulu ya,” ucap Made singkat saat dikonfirmasi.

Pihak kepolisian biasanya akan melakukan pemeriksaan lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri kemungkinan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar area parkir rumah makan tersebut.

Peran Media Sosial dalam Penyebaran Informasi

Informasi mengenai pencurian ini pertama kali banyak diketahui publik melalui unggahan di media sosial, khususnya akun Instagram yang kerap membagikan informasi seputar kejadian di wilayah Depok.

Peran media sosial dinilai cukup signifikan dalam menyebarkan informasi secara cepat, sekaligus menjadi sarana peringatan dini bagi masyarakat.

Namun demikian, aparat kepolisian tetap mengimbau masyarakat untuk melaporkan secara resmi setiap kejadian tindak pidana agar dapat ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Informasi di media sosial dapat menjadi pelengkap, tetapi laporan resmi tetap menjadi dasar utama penanganan kasus.

Maraknya kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan.

Menyimpan barang berharga di dalam mobil, meskipun hanya ditinggal sebentar, berpotensi mengundang pelaku kejahatan.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *