Aksi Tawuran Remaja di Kolong Tol Desari Depok Dibubarkan Warga
adainfo.id – Aksi tawuran antar remaja kembali terjadi di wilayah Kota Depok. Kali ini, bentrokan melibatkan dua kelompok remaja pecah di Kolong Tol Depok–Antasari (Desari), Jalan Krukut Raya, Kecamatan Limo, pada Rabu (07/01/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik karena para pelaku membawa senjata tajam dan benda berbahaya lainnya.
Dalam rekaman video yang beredar di kalangan warga, terlihat dua kelompok remaja saling serang menggunakan senjata tajam (sajam) dan tongkat bambu panjang.
Jumlah mereka diperkirakan mencapai belasan hingga puluhan orang, sebagian datang menggunakan sepeda motor dan lainnya berjalan kaki.
Tawuran Terjadi Sekitar Pukul 03.00 WIB
Kapolsek Cinere, Kompol Chairul Saleh, menjelaskan bahwa aksi tawuran tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di bawah kolong Tol Desari, tepatnya di depan Jalan Madrasah, Kecamatan Limo.
Menurut keterangan saksi mata, warga pertama kali melihat sekumpulan remaja sedang terlibat perkelahian terbuka di lokasi tersebut.
Kekhawatiran muncul lantaran lokasi tawuran berdekatan dengan area permukiman warga.
Melihat situasi yang semakin memanas dan berpotensi merembet ke lingkungan permukiman, warga setempat sempat berupaya membubarkan aksi tawuran tersebut secara mandiri.
Upaya warga itu membuat kelompok remaja akhirnya berpindah lokasi menjauh dari pemukiman.
“Sekumpulan pemuda tersebut berhasil diusir ke arah terowongan Toll Desari Jalan Krukut Raya, diduga sekumpulan pemuda tersebut berasal dari Grogol,” tutur Chairul dalam keterangannya Rabu (07/01/2026).
Polisi Lakukan Cek TKP dan Kumpulkan Keterangan
Pasca kejadian, pihak kepolisian langsung bergerak melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan situasi aman serta mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi.
Kapolsek Cinere menyampaikan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengidentifikasi kelompok yang terlibat serta motif terjadinya tawuran tersebut.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila melihat tanda-tanda akan terjadinya tawuran di lingkungan sekitar.
“Menghimbau warga sekitar apabila diduga akan terjadi peristiwa tawuran untuk segera melapor ke Polsek,” tukasnya.
Imbauan ini disampaikan guna mencegah jatuhnya korban serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan dini hari.











