Audiensi Dengan Para Mahasiswa, Bupati Imron Bahas Program 100 Hari Kerja

KIM
Bupati Cirebon, Imron, (tengah) saat audiensi dengan mahasiswa terkait program 100 hari kerja, Selasa (10/06/25) (foto: cirebonkab.go.id)

adainfo.id – Bupati Cirebon, Imron, mengapresiasi langkah proaktif mahasiswa yang melakukan audiensi membahas program 100 hari kerja serta persoalan-persoalan mendesak yang dihadapi masyarakat Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini dilangsungkan di Ruang Paseban Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Selasa (10/6/2025), sebagai tindak lanjut dari aksi demonstrasi mahasiswa pada 2 Juni 2025.

“Para mahasiswa ingin mengetahui tentang 100 hari kerja kami, dan kami menyambutnya dengan terbuka,” ujar Bupati Imron usai audiensi, Selasa (10/06/2025)

Dalam forum tersebut, Bupati mengundang langsung seluruh kepala perangkat daerah agar dapat menjelaskan secara langsung program-program yang telah dan sedang dijalankan. Tujuannya adalah menunjukkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat.

“Saya instruksikan kepada perangkat daerah, apabila ada usulan dari mahasiswa dan itu juga menjadi kebutuhan masyarakat, maka harus ditindaklanjuti,” tegasnya.

Masalah Sampah Jadi Sorotan Serius dalam Audiensi

Salah satu isu utama yang dibahas adalah pengelolaan sampah, yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemkab Cirebon. Imron menjelaskan bahwa pemerintah telah memiliki program pengelolaan sampah di desa-desa, namun belum optimal karena minimnya partisipasi masyarakat.

“Programnya sudah ada di tingkat desa, tapi tidak berjalan karena masih banyak masyarakat yang tidak disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya,” jelas Imron.

Bupati menekankan pentingnya mahasiswa untuk tidak hanya mengkritisi, tetapi juga memahami realitas dan tantangan implementasi program di lapangan. Hal ini penting agar sinergi antara mahasiswa dan pemerintah bisa lebih produktif.

“Sehebat apapun program pemerintah, kalau masyarakatnya tidak merespons dengan baik, maka tetap akan sulit berjalan,” ucap Imron.

DLH Cirebon Apresiasi Kritik Mahasiswa, Ajak Mahasiswa untuk Berkolaborasi

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan, menyampaikan apresiasi terhadap kritik dan saran dari para mahasiswa. Menurutnya, masukan tersebut sangat penting sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut konkret.

“Saran dan kritik menjadi bahan untuk tindakan. Akan lebih berkualitas jika mahasiswa juga tahu lebih dalam hal-hal yang dikritisi, seperti soal teknis pengelolaan sampah,” ujar Iwan.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam gerakan sosial dan lingkungan, termasuk terlibat langsung dalam edukasi dan gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Audiensi ini menjadi langkah positif dalam membangun dialog terbuka antara pemerintah dan generasi muda. Bupati Cirebon menunjukkan komitmennya untuk bersikap terbuka dan mengajak mahasiswa tidak hanya sebagai pengkritik, tetapi juga mitra perubahan.

Karena kolaborasi, bukan konfrontasi, adalah kunci mewujudkan Cirebon yang lebih baik untuk semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *