Buka Puasa di Commuter Line? Begini Aturan yang Perlu Diketahui

ARY
Ilustrasi aturan buka puasa saat di Commuter Line yang perlu diketahui penumpang. (Foto: Unsplash/Gema Saputera)

adainfo.id – Pada bulan suci Ramadan tahun ini, KAI Commuter kembali memberlakukan aturan khusus bagi pengguna Commuter Line yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Kebijakan ini memberikan kelonggaran kepada penumpang untuk membatalkan puasa saat waktu berbuka tiba meskipun masih berada di dalam perjalanan kereta.

Langkah tersebut diambil untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna yang masih berada di dalam rangkaian kereta saat azan Magrib berkumandang.

Namun demikian, kebijakan ini tetap disertai dengan sejumlah ketentuan demi menjaga kenyamanan bersama.

“Untuk berbuka puasa di dalam Commuter Line, pengguna diimbau untuk berbuka dengan makanan dan minuman ringan secara tidak berlebihan, serta menghindari makanan atau minuman yang berbau menyengat demi kenyamanan bersama,” papar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda dikutip Minggu (22/02/2026).

Kebijakan ini sekaligus menjadi bentuk adaptasi layanan transportasi publik terhadap kebutuhan masyarakat selama Ramadan tanpa mengabaikan aturan ketertiban yang berlaku.

Karina menjelaskan bahwa petugas akan membantu menginformasikan waktu berbuka puasa kepada pengguna, baik di dalam rangkaian Commuter Line maupun di area stasiun.

Informasi tersebut diharapkan memudahkan penumpang dalam menentukan waktu yang tepat untuk membatalkan puasa tanpa harus khawatir terlewat karena perjalanan.

Selain itu, pengumuman ini juga menjadi bagian dari pelayanan tambahan selama Ramadan agar pengguna merasa lebih nyaman dalam menggunakan transportasi publik.

Kehadiran petugas yang aktif memberikan informasi juga diharapkan mampu mencegah terjadinya kepadatan atau gangguan akibat aktivitas berbuka yang tidak tertib.

Fasilitas Water Station di Stasiun

Selama bulan Ramadan, KAI Commuter juga menyediakan fasilitas water station atau dispenser air minum gratis di sejumlah stasiun.

Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh pengguna dengan membawa botol minum atau tumbler pribadi.

Penyediaan water station menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kebutuhan penumpang yang ingin berbuka dengan air putih sebelum melanjutkan perjalanan.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya perusahaan dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, karena pengguna didorong membawa wadah minum sendiri.

Fasilitas tersebut dapat membantu penumpang yang tidak sempat membawa bekal dari rumah atau membeli minuman sebelum memasuki kereta.

Operasional Tetap Normal di Jabodetabek dan Yogyakarta

Di tengah penyesuaian layanan selama Ramadan, operasional perjalanan Commuter Line di wilayah Jabodetabek dan Yogyakarta tetap berjalan normal.

Untuk Commuter Line Jabodetabek, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 1.065 perjalanan setiap hari mulai pukul 04.00 hingga 24.00 WIB.

Jumlah ini memastikan mobilitas masyarakat tetap terlayani secara optimal selama bulan puasa.

Sementara itu, Commuter Line Basoetta melayani sebanyak 70 perjalanan setiap hari dan Commuter Line Merak mengoperasikan 14 perjalanan harian.

Untuk layanan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, Commuter Line Yogyakarta–Palur tetap mengoperasikan 27 perjalanan setiap hari.

Selain itu, Commuter Line Prameks melayani 10 perjalanan per hari selama Ramadan.

Normalnya operasional ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat penyesuaian aturan terkait buka puasa, layanan inti transportasi tetap berjalan sesuai jadwal.

Imbauan Jaga Kebersihan dan Kenyamanan

Seiring diberlakukannya kebijakan buka puasa di dalam kereta, KAI Commuter juga mengingatkan seluruh penumpang untuk disiplin menjaga kebersihan.

Pengguna diminta tidak membuang sampah sembarangan, termasuk sisa kemasan makanan dan minuman yang dikonsumsi saat berbuka puasa di dalam rangkaian kereta.

Penumpang diimbau untuk membawa kembali sampahnya dan membuangnya di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan.

Langkah ini penting untuk memastikan kebersihan kereta tetap terjaga dan tidak mengganggu kenyamanan penumpang lain yang berada dalam satu rangkaian.

Selain kebersihan, penumpang juga diingatkan untuk tetap memperhatikan ketertiban dan menghormati pengguna lain, termasuk mereka yang tidak menjalankan ibadah puasa.

Mengutamakan Kenyamanan Bersama

KAI Commuter menegaskan bahwa kebijakan ini dirancang dengan mempertimbangkan kenyamanan bersama.

Oleh karena itu, jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi saat berbuka dibatasi pada kategori ringan serta tidak beraroma tajam.

Langkah ini untuk menghindari gangguan bau menyengat di ruang tertutup seperti kereta, terutama pada jam sibuk ketika kepadatan penumpang cukup tinggi.

Pendekatan ini mencerminkan keseimbangan antara fleksibilitas aturan selama Ramadan dan komitmen menjaga standar pelayanan transportasi publik.

Dalam pernyataannya, Karina Amanda turut menyampaikan pesan kepada seluruh pengguna yang menjalankan ibadah puasa.

“KAI Commuter mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan tahun ini kepada seluruh pengguna Commuter Line yang menjalankannya,” tukasnya.

Ucapan tersebut menjadi bagian dari komunikasi publik perusahaan dalam menyambut Ramadan sekaligus memperkuat citra layanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan diberlakukannya aturan buka puasa di dalam kereta serta tetap terjaganya jadwal operasional, KAI Commuter berupaya memastikan mobilitas masyarakat selama Ramadan berjalan lancar, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna Commuter Line.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *