Catat! Penumpang Transjakarta Bakal Dapat Takjil Gratis Sepanjang Ramadan
adainfo.id – PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta menyiapkan lebih dari 520 ribu paket takjil gratis selama Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 bagi pelanggan yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka puasa.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan bertajuk ‘Melangkah Dalam Kebaikan’ yang digelar sepanjang bulan suci.
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza menuturkan bahwa Ramadan tahun ini diisi dengan berbagai program spesial yang dirancang tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga mempererat kedekatan emosional dengan masyarakat.
“Melalui rangkaian program ini, Transjakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat kedekatan emosional dengan seluruh lapisan masyarakat selama bulan suci Ramadan,” papar Welfizon dikutip Jumat (13/02/2026).
Program tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih bermakna, sekaligus mentransformasi halte menjadi ruang publik yang inklusif, edukatif, dan produktif bagi warga Jakarta.
Kegiatan ini dikemas dalam program Bukadijalan yang menyasar pelanggan yang masih berada di perjalanan menjelang azan Magrib.
Transjakarta bekerja sama dengan sektor swasta untuk mendistribusikan lebih dari 520 ribu paket takjil gratis.
Paket tersebut akan dibagikan di seluruh halte Bus Rapid Transit pada 14 koridor utama, 10 rute Royaltrans, 11 rute Transjabodetabek, serta enam titik bus stop selama bulan Ramadan.
Program Bukadijalan disebut sebagai wujud kepedulian kepada pelanggan setia yang harus berbuka puasa di perjalanan.
“Kami ingin memastikan mereka dapat membatalkan puasa dengan nyaman dan tepat waktu,” katanya.
Tahun ini, Transjakarta menggandeng enam perusahaan yang menyediakan sembilan jenis produk untuk takjil gratis.
Produk tersebut terdiri atas Biskies Oat Gandum Kurma sebanyak 250.000 pieces, AQUA 130.000 pieces, AirAlam 35.000 pieces, Nulife Wafer dan Nulife Sweetener 25.000 pieces.
Kemudian, Pisang Sunpride dan Sunpride Jus 36.666 pieces, Mizone 15.000 pieces, Entrasol O’Live Milk 15.000 pieces, serta Lemonilo Brownies Cruunchy 15.000 pieces.
Distribusi dilakukan secara bertahap setiap hari selama Ramadan dengan menyesuaikan kepadatan penumpang dan titik halte yang ramai saat jam pulang kerja.
Bukadijalan, Berbagi Kehangatan di Setiap Perjalanan
Bukadijalan menjadi simbol transformasi layanan transportasi publik yang tidak hanya berfungsi sebagai moda mobilitas, tetapi juga ruang interaksi sosial.
Transjakarta menilai momen berbuka puasa sering kali menjadi tantangan bagi pelanggan yang masih berada dalam perjalanan menuju rumah.
Tingginya mobilitas masyarakat Jakarta menjelang waktu berbuka membuat kehadiran takjil gratis di halte dan koridor utama menjadi solusi praktis.
Program ini juga diharapkan dapat menciptakan suasana kebersamaan di ruang publik transportasi.
Pembagian takjil dilakukan dengan pengaturan khusus agar tidak mengganggu arus keluar masuk penumpang.
Petugas ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.
Ngebuburide, Edukasi Transportasi Inklusif
Selain pembagian takjil gratis, Transjakarta juga menghadirkan program Ngebuburide yang berfokus pada edukasi transportasi inklusif.
Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.
Ngebuburide dilaksanakan lima kali dalam sepekan dengan mengajak anak-anak Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial dan para lansia penghuni panti Werda dari lima wilayah kota administrasi untuk mengikuti bus tour serta workshop kreatif di halte.
Kegiatan ini ditutup dengan buka puasa bersama sebagai bagian dari pengalaman sosial yang menyenangkan dan edukatif.
“Program ini bertujuan menanamkan edukasi transportasi publik sejak dini dengan cara yang menyenangkan,” ucapnya.
Transjakarta memandang bahwa literasi transportasi publik perlu ditanamkan sejak usia dini agar generasi muda terbiasa menggunakan moda transportasi massal secara tertib dan aman.
Melalui Ngebuburide, halte tidak hanya menjadi tempat transit, melainkan ruang pembelajaran yang interaktif.
Anak-anak dan lansia diajak mengenal sistem pembayaran, tata cara naik turun bus, hingga etika menggunakan fasilitas umum.
MH Thamrin Ramadan Corner Jadi Hub UMKM
Program ketiga dalam rangkaian ‘Melangkah Dalam Kebaikan’ adalah MH Thamrin Ramadan Corner.
Halte ikonik di pusat kota tersebut dioptimalkan menjadi ruang publik estetik yang mendukung pemberdayaan UMKM lokal.
Area ini disulap menjadi pusat aktivitas Ramadan dengan menghadirkan tenant UMKM, ruang interaksi komunitas, serta sudut foto tematik.
Pelanggan dapat berbelanja produk pilihan atau sekadar menikmati suasana sembari menunggu waktu berbuka.
Ramadan Corner dirancang sebagai lifestyle hub yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan transportasi dalam satu ekosistem.
“Kami ingin menjadikan Transjakarta lebih dari sekadar moda transportasi. Melalui ‘Melangkah dalam Kebaikan’, Transjakarta hadir sebagai lifestyle hub yang humanis, di mana aspek sosial, edukasi, dan ekonomi berjalan beriringan dalam satu ekosistem transportasi publik,” pungkasnya.
Transformasi halte menjadi ruang publik multifungsi menunjukkan arah pengembangan layanan transportasi modern yang tidak hanya fokus pada mobilitas, tetapi juga kualitas pengalaman pengguna.
Dengan menghadirkan takjil gratis, program edukasi sosial, serta ruang pemberdayaan UMKM, Transjakarta berupaya memperluas peran transportasi publik sebagai penggerak interaksi sosial dan aktivitas ekonomi selama Ramadan 1447 Hijriah.











