Deteksi Dini Jadi Kebutuhan Mendesak di Tengah Tingginya Kasus Diabetes

ARY
Tenaga kesehatan sedang melakukan pemeriksaan diabetes dini kepada pasien di RS Puri Cinere, Kota Depok, Sabtu (15/11/25). (Foto: adainfo.id)

adainfo.id – Upaya peningkatan deteksi dini penyakit diabetes di Indonesia kini memasuki tahap yang semakin krusial.

Dengan beban kesehatan masyarakat yang terus meningkat, angka penderita diabetes tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Data IDF Diabetes Atlas 2025 mencatat lebih dari 20,4 juta orang dewasa di Indonesia hidup dengan diabetes.

Menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah kasus kelima terbanyak di dunia.

Kondisi ini mempertegas bahwa pendekatan kuratif saja tidak cukup, melainkan harus diperkuat dengan edukasi dan pencegahan sejak dini.

Menyikapi perkembangan tersebut, RS Puri Cinere, Kota Depok, meluncurkan layanan baru bernama Wellness and Diabetic Hub pada Sabtu (15/11/2025).

Layanan ini dirancang untuk menjadi pusat edukasi, pemeriksaan dasar, serta pendampingan kesehatan preventif yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh lapisan masyarakat.

Peralihan dari Kuratif ke Promotif

Direktur RS Puri Cinere, dr. Putri Nadia, menjelaskan bahwa layanan baru ini merupakan langkah strategis rumah sakit untuk memperluas peran promotif yang selama ini masih kurang diakses masyarakat.

“Apa itu Wellness and Diabetic Hub? Wellness and Diabetic Hub adalah sebuah pusat layanan yang berfokus pada kegiatan promotif dan edukatif,” ujar dr. Nadia, Sabtu (15/11/2025).

Biasanya, masyarakat selama ini lebih banyak datang ke rumah sakit hanya ketika kondisi sudah parah.

Termasuk pasien diabetes yang kerap tiba dalam keadaan sudah mengalami komplikasi.

Melalui hub ini, RS Puri Cinere ingin memberikan ruang konsultasi, edukasi, serta pemeriksaan dini kepada masyarakat tanpa hambatan biaya.

Dalam layanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan gula darah, cek tanda vital.

Layanan dibuka enam hari seminggu, dari Senin hingga Sabtu pukul 08.00–20.00 WIB.

Kenapa Gratis? RS Puri Cinere Jelaskan Alasan Sosial dan Kemanusiaan

Ketika ditanya soal keputusan menggratiskan layanan ini, dr. Nadia menegaskan bahwa hal tersebut berangkat dari keinginan RS Puri Cinere untuk memperluas akses layanan kesehatan tanpa hambatan biaya.

“Karena memang Rumah Sakit Puri Cinere, kami berharap kami tidak hanya berfokus kepada layanan pengobatan, tapi kami juga berfokus kepada layanan promotif,” jelas dr. Nadia.

Ia menambahkan bahwa salah satu alasan penting pemberlakuan layanan gratis adalah tingginya beban ekonomi negara akibat komplikasi diabetes.

Pengobatan komplikasi memerlukan biaya sangat tinggi dan banyak ditanggung oleh sistem jaminan kesehatan nasional.

“Atas dasar itu, diabetes dapat dicegah bila bisa kita lakukan deteksi dini,” tegas dr. Nadia.

Setiap harinya, layanan menyediakan kuota maksimal 50 pemeriksaan gula darah gratis.

Kuota ini diharapkan dapat membantu mengurangi jumlah masyarakat yang selama ini enggan memeriksakan diri karena faktor biaya atau ketidaktahuan mengenai pentingnya screening rutin.

“Dengan harapan mereka tergugah untuk bisa memeriksakan, mendeteksi dini,” beber dr. Nadia.

Tidak Perlu ke Loket, Tidak Ada Prosedur Rumit

RS Puri Cinere juga merancang alur layanan yang sederhana agar masyarakat dapat langsung menerima manfaat layanan tanpa proses administrasi yang memakan waktu.

“Pada dasarnya pasien atau masyarakat nanti datang, saat datang akan disambut di depan sekuriti secara alurnya. Sekuriti akan memberikan semacam kartu. Kartu itu langsung didaftarkan di dalam Wellness and Diabetic Hub, tidak ke loket pendaftaran kami,” jelas dr. Nadia.

Alur ini dirancang agar para pengunjung, terutama lansia dan pasien berisiko tinggi, tidak perlu antre panjang atau mengisi banyak berkas.

Setelah menerima kartu dari petugas keamanan, pengunjung dapat langsung menuju area hub untuk melakukan pemeriksaan.

Selain itu, hub ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga Depok. RS Puri Cinere membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat dari wilayah sekitar seperti Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan.

“Tidak terbatas hanya untuk Kota Depok, semua masyarakat yang dapat mengakses RS Puri Cinere diperbolehkan untuk bisa mengakses Wellness and Diabetic Hub ini,” papar dr. Nadia.

Kemudahan Akses Melalui Call Center dan Aplikasi Puri Klik

Untuk memastikan masyarakat tidak datang saat kuota sudah penuh, RS Puri Cinere menyediakan informasi melalui call center serta integrasi dengan aplikasi Puri Klik.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melihat apakah kuota pemeriksaan masih tersedia.

“Nanti untuk Wellness and Diabetic Hub ini akan kita masukkan ke dalam Puri Klik juga, sehingga para pasien bisa dapat mengakses apakah kuotanya sudah terpenuhi 50 atau belum,” ucap dr. Nadia.

Langkah ini sekaligus memberikan edukasi digital kepada masyarakat agar lebih terbiasa menggunakan layanan kesehatan berbasis aplikasi.

Penyakit Tanpa Gejala yang Mengintai

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin dan metabolik RS Puri Cinere, dr. Herry, menegaskan pentingnya layanan seperti Wellness and Diabetic Hub dalam menghadapi ancaman diabetes yang disebut sebagai silent killer.

“Diabetes dikenal sebagai silent killer karena sering kali tidak menimbulkan gejala hingga terjadi komplikasi serius. Oleh karena itu, keberadaan Wellness and Diabetic Hub menjadi sangat penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan deteksi dini, pemantauan terarah, dan edukasi yang benar,” tutur dr. Herry.

Menurut dr. Herry, sebagian besar pasien baru mengetahui dirinya mengidap diabetes setelah mengalami komplikasi.

“Dengan pendekatan yang komprehensif, diabetes dapat dikendalikan sehingga kualitas hidup pasien tetap optimal,” tutupnya.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *