Di Balik Ketegasan, Satpol PP Depok Tunjukkan Kepedulian Sosial Lewat Santunan

ACS
Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menghadiri kegiatan santunan anak yatim dan pensiunan Satpol PP Kota Depok, Rabu (11/02/26). (Foto: adainfo.id)

adainfo.id – Aksi sosial santunan untuk anak yatim dan pensiunan digelar Satpol PP Kota Depok pada Rabu (11/02/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat solidaritas internal sekaligus menunjukkan sisi humanis institusi yang selama ini dikenal tegas di lapangan.

Bertempat di lingkungan internal Satpol PP Kota Depok, kegiatan santunan menyasar anak-anak yatim piatu dari keluarga besar Satpol PP, para alumni, pensiunan, hingga mantan pegawai yang pernah mengabdi.

Kehadiran Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah dalam kegiatan tersebut semakin menegaskan pentingnya nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan aparatur pemerintah.

Kegiatan santunan Satpol PP Depok ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Tradisi tersebut telah menjadi rutinitas yang dijaga sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap keluarga besar Satpol PP, termasuk mereka yang telah purnatugas maupun keluarga anggota yang telah berpulang.

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut.

Ia menilai langkah menjaga silaturahmi dengan keluarga anggota, baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak lagi bertugas, merupakan contoh nyata solidaritas aparatur sipil negara.

“Ini adalah bentuk pengabdian kepada Kota Depok. Perhatian terhadap sesama dan solidaritas kemanusiaan adalah semangat yang harus terus kita jaga dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Chandra.

Menurutnya, kepedulian sosial seperti ini memperkuat fondasi moral organisasi.

Aparatur pemerintah tidak hanya bekerja dalam sistem birokrasi, tetapi juga membangun relasi kekeluargaan yang saling mendukung.

Chandra bahkan mendorong agar kegiatan serupa dapat diadopsi oleh dinas-dinas lain di lingkungan Pemerintah Kota Depok.

Ia menilai budaya saling peduli akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, harmonis, dan produktif.

Pesan Pendidikan untuk Generasi Penerus

Chandra juga memberikan perhatian khusus pada masa depan anak-anak penerima santunan.

Ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi kemajuan Kota Depok di masa mendatang.

Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya dimaknai sebagai dukungan materi, tetapi juga sebagai penyemangat agar anak-anak keluarga Satpol PP terus mengejar cita-cita tanpa terhambat kendala ekonomi.

“Masa depan Depok bergantung pada kualitas generasi mudanya. Dengan SDM unggul, Depok diharapkan menjadi kota yang maju dan memberikan kebahagiaan bagi semua anggotanya (Rahmatan Lil Alamin),” terangnya.

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada anak yang terhenti pendidikannya karena keterbatasan biaya.

Pemerintah Kota Depok, kata dia, berkomitmen mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan dan sosial.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kesejahteraan keluarga aparatur juga harus menjadi perhatian bersama.

Dengan dukungan pendidikan yang kuat, generasi penerus diharapkan mampu membawa Kota Depok menuju kemajuan yang berkelanjutan.

Satpol PP Depok Rangkul Alumni dan Keluarga

Kepala Satpol PP Kota Depok Dede Hidayat menjelaskan bahwa kegiatan santunan menyasar berbagai kalangan dalam keluarga besar Satpol PP.

Tidak hanya anak yatim piatu, tetapi juga alumni, pensiunan, serta mantan anggota yang tengah mengalami kesulitan ekonomi atau kondisi kesehatan yang menurun.

“Kegiatan ini rutin kami lakukan. Kami tetap merangkul teman-teman maupun alumni yang sudah pensiun, bahkan keluarga dari rekan yang sudah meninggalkan kita. Jika ada mantan anggota yang sakit-sakitan, kami hadir untuk berbagi,” terang Dede.

Ia menegaskan bahwa institusi yang kuat bukan hanya diukur dari ketegasan menjalankan tugas, tetapi juga dari kepedulian terhadap anggotanya.

Dengan merawat hubungan baik dengan para alumni dan keluarga, Satpol PP Depok berupaya menjaga nilai kebersamaan yang telah terbangun selama bertahun-tahun.

Menurut Dede, kegiatan santunan juga menjadi ajang silaturahmi yang mempererat komunikasi antar generasi dalam tubuh Satpol PP.

Para anggota aktif dapat belajar dari pengalaman senior, sementara para pensiunan tetap merasa dihargai dan menjadi bagian dari keluarga besar institusi.

Wajah Humanis di Balik Seragam

Satpol PP selama ini identik dengan citra penegakan aturan dan ketertiban umum.

Tugas mereka sering kali berhadapan langsung dengan dinamika masyarakat di lapangan, mulai dari penertiban pedagang kaki lima hingga pengawasan peraturan daerah.

Namun, melalui kegiatan santunan ini, sisi lain yang lebih humanis terlihat jelas.

Di balik seragam yang gagah dan sikap tegas, terdapat semangat kepedulian yang terus dijaga.

Aksi sosial Satpol PP Depok menjadi refleksi bahwa aparat penegak peraturan daerah juga memiliki komitmen sosial yang tinggi.

Mereka tidak hanya hadir dalam konteks penegakan aturan, tetapi juga dalam membangun solidaritas dan empati.

Kegiatan santunan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Momentum ini sekaligus memperkuat citra Satpol PP Depok sebagai institusi yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan keluarga besar mereka.

Budaya Kepedulian di Lingkungan ASN

Aksi sosial seperti santunan anak yatim dan pensiunan dinilai sebagai bagian dari budaya kepedulian yang perlu terus dikembangkan di lingkungan aparatur sipil negara.

Solidaritas internal dapat menjadi modal sosial penting dalam membangun kinerja yang lebih baik.

Dengan adanya kegiatan rutin ini, Satpol PP Depok menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan tetap menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Hubungan yang erat antar anggota akan memperkuat koordinasi dan kerja sama di lapangan.

Harapannya,budaya saling peduli dapat menjadi inspirasi bagi perangkat daerah lainnya.

Kekuatan birokrasi tidak hanya terletak pada struktur organisasi, tetapi juga pada kualitas hubungan antar individu di dalamnya.

Santunan Satpol PP Depok tahun ini menjadi simbol bahwa pengabdian tidak berhenti pada masa dinas aktif.

Ikatan kekeluargaan tetap terjaga bahkan setelah masa tugas berakhir.

Melalui kegiatan tersebut, Satpol PP Kota Depok menegaskan komitmen untuk terus hadir, bukan hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan saling menguatkan.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *