Dihadapan Kader, Chandra Rahmansyah Tegaskan Arah Perjuangan PKB di Depok
adainfo.id – Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah mengajak seluruh kader dan simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memperkuat soliditas partai dalam menghadapi kontestasi politik pada Pemilu 2029 mendatang.
Ajakan tersebut disampaikan Chandra saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Depok.
Dalam kesempatan itu, ia menilai kebersamaan para kader menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi partai.
Menurutnya, partai politik memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya lebih enak berbicara di sini sebagai kader PKB. Bangkit, solid, menang. Alhamdulillah, inilah saatnya Partai Kebangkitan Bangsa bangkit dan solid untuk memenangkan kontestasi pemilu nanti di 2029,” ujar Chandra dalam sambutannya, Rabu (11/03/2026).
Chandra mengatakan bahwa kemenangan partai dalam kontestasi politik dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Ia meyakini PKB sebagai partai yang lahir dari semangat perjuangan umat memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Kenapa ini harus dimenangkan? Karena kita yakin Partai Kebangkitan Bangsa adalah partai yang akan membuat umat terlayani dan peduli terhadap masyarakat, khususnya seluruh rakyat Depok,” katanya.
Selain itu, Chandra juga mendorong kader PKB untuk terus memperluas basis dukungan masyarakat dengan meningkatkan jumlah anggota partai di Kota Depok.
Menurutnya, kekuatan partai sangat ditentukan oleh kedekatan dengan masyarakat serta partisipasi kader dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan.
“Karena itu saya meminta kepada seluruh kader untuk terus memperbanyak keanggotaan PKB di Kota Depok, agar kita bisa memastikan PKB menjadi partai pemenang di kota ini,” ucapnya.
Dorong Kemajuan Kota Depok
Dalam kesempatan tersebut, Chandra juga menekankan bahwa kemajuan kota hanya dapat dicapai melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat serta dukungan politik yang kuat.
Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada peran partai politik dan masyarakat dalam menjaga semangat kolaborasi.
“Hanya melalui Partai Kebangkitan Bangsa kita harus meyakini bahwa Kota Depok akan mencapai kemajuan yang sejati. Depok yang maju adalah kota yang tidak lagi memiliki pengangguran, tidak ada lagi kemiskinan, tidak ada kemacetan, dan tidak ada persoalan sampah,” ungkapnya.
Chandra menjelaskan bahwa dirinya bersama Wali Kota Depok Supian Suri masih berada pada tahap awal masa kepemimpinan dan tengah melakukan berbagai pembenahan di berbagai sektor pembangunan.
“Saya bersama Pak Wali Kota baru satu tahun menjabat. Banyak sekali yang kami lihat terkait berbagai kerusakan di berbagai sektor di Kota Depok yang harus dibenahi. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama,” ujarnya.
Soroti Perbaikan Sistem Pendidikan
Selain membahas konsolidasi politik, Chandra juga menyinggung sejumlah perubahan yang telah dilakukan pemerintah daerah, khususnya di sektor pendidikan.
Ia menyoroti persoalan yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik terkait dugaan praktik pungutan dalam proses penerimaan peserta didik baru.
“Bapak dan Ibu tentu masih ingat persoalan PPDB kemarin, ada yang sampai harus membayar lima sampai lima belas juta rupiah untuk masuk sekolah. Alhamdulillah sekarang hal seperti itu sudah tidak ada lagi di Kota Depok,” katanya.
Menurutnya, perubahan tersebut tidak terlepas dari dukungan masyarakat serta peran partai politik yang mengusung kepemimpinan saat ini.
“Hal itu tidak mungkin terjadi kalau PKB tidak memilih Supian–Chandra pada pilkada kemarin. Tidak mungkin juga terjadi kalau PKB tidak mengusung kami dalam kontestasi tersebut,” ujarnya.
Program Pendidikan dan Kesejahteraan
Lebih lanjut, Chandra juga turut menyoroti sejumlah program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang pendidikan.
Salah satu program yang disampaikan adalah Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG), yang ditujukan bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.
“Hari ini kita punya program RSSG, Rintisan Sekolah Swasta Gratis. Jadi anak-anak yang tidak diterima di sekolah negeri tetap bisa bersekolah di sekolah swasta dan biayanya ditanggung oleh pemerintah kota,” jelasnya.
Ia juga menyebut sejumlah program lain yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, termasuk program kuliah gratis serta bimbingan belajar gratis bagi pelajar.
“Ada juga program kuliah gratis, kemudian bimbingan belajar gratis. Selain itu dari pemerintah pusat ada program makan bergizi gratis yang juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Chandra mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan berbagai program tersebut secara optimal demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Depok.
“Semua program-program ini harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya memastikan seluruh anak di Kota Depok mendapatkan akses pendidikan tanpa terkendala biaya.
“Saya minta komitmen kita semua, pastikan anak-anak kita, cucu kita, bahkan anak tetangga kita tidak ada lagi yang tidak sekolah hanya karena tidak punya biaya,” tegasnya.
Program Pendampingan untuk Masyarakat
Chandra juga mengungkapkan bahwa DPC PKB Kota Depok telah menyiapkan berbagai program pendampingan bagi masyarakat agar dapat mengakses berbagai layanan pemerintah.
Program tersebut digagas oleh Ketua DPC PKB Kota Depok M Faizin yang bertujuan membantu masyarakat mendapatkan akses terhadap berbagai program pemberdayaan.
“Pak Ketua PKB, Gus Faizin, sudah membuat program yang bisa mengadvokasi dan mendampingi masyarakat agar dapat mengakses berbagai fasilitas dan layanan pemerintah,” jelasnya.
Program tersebut mencakup berbagai bentuk pelatihan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Mulai dari pelatihan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah hingga pelatihan ketenagakerjaan.
“Ada banyak program yang bisa dimanfaatkan masyarakat, mulai dari pelatihan UMKM hingga pelatihan dari dinas tenaga kerja,” katanya.
Chandra juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menyampaikan aspirasi kepada para wakil rakyat dari PKB di tingkat legislatif.
“Jangan sungkan untuk mendatangi para anggota dewan dari PKB. Kejar mereka, cari mereka, karena mereka adalah wakil rakyat yang harus menyuarakan aspirasi masyarakat kepada pemerintah,” pungkasnya.












