Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Atap Rumah Warga di Depok Ambruk
adainfo.id – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang pada Kamis (01/01/2026) mengakibatkan sebuah rumah warga di Kota Depok mengalami kerusakan parah.
Bangunan yang berada di lingkungan RT 02/RW 09, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, ambruk pada bagian atap hingga membuat rumah tersebut tidak lagi layak huni.
Akibat kejadian tersebut, puing-puing atap rumah berserakan dari ruang tengah hingga dapur, menimpa sejumlah barang milik penghuni.
Setidaknya lima ruangan di dalam rumah terdampak langsung reruntuhan atap yang ambruk.
Ruangan tersebut meliputi dua kamar tidur, ruang tengah, dapur, serta gudang.
Material atap berupa genting, kayu, dan puing bangunan tampak berserakan di dalam rumah.
Sejumlah perabotan rumah tangga juga rusak akibat tertimpa reruntuhan tersebut.
Korban Selamat dari Ambruknya Atap
Saat kejadian, pemilik rumah bernama Rohaini tengah berada di dalam rumah bersama cucunya.
Ia mengaku hujan lebat dan angin kencang datang secara tiba-tiba.
Tak lama kemudian, Rohaini mendengar suara keras dari bagian atas rumah yang menandakan bangunan akan roboh.
Ia bersama cucunya langsung berupaya menyelamatkan diri keluar rumah.
“Lagi di dalam sama cucu langsung lari, daripada ketiban,” ucap Rohaini kepada wartawan Jumat (02/01/2026).
Langkah cepat tersebut membuat Rohaini dan cucunya selamat dari potensi cedera serius akibat tertimpa bangunan.
Rumah Tak Lagi Layak Ditinggali
Usai kejadian, Rohaini menuturkan kondisi rumahnya kini sudah tidak memungkinkan untuk ditempati.
Sebagian besar ruangan mengalami kerusakan akibat ambruknya atap.
“Semuanya rusak, kasur, peralatan dapur, lemari, baju juga sudah dipindahin,” terangnya.
Ia juga menjelaskan bahwa dampak kerusakan mencakup hampir seluruh bagian utama rumah.
“Diperkirakan itu ya ada sekitar 5 ruangan yang terdampak kerusakan,” jelasnya.
Faktor Usia Bangunan Diduga Jadi Penyebab
Rohaini menyebut, ambruknya atap rumah dipicu oleh kondisi struktur kayu penyangga genting yang sudah lapuk dimakan usia.
Saat hujan angin menerpa, kekuatan bangunan tidak lagi mampu menahan beban atap.
Kondisi tersebut membuat rumah roboh secara tiba-tiba dan menyebabkan kerusakan menyeluruh pada bagian dalam rumah.
Pasca kejadian, Rohaini terpaksa mengungsi sementara ke rumah anaknya demi keselamatan.
Ia berharap rumahnya dapat segera direnovasi agar kembali layak dihuni.
“Harapannya sih ya dapat bantuan dari pemerintah,” tukasnya.











