Dorong Teknologi Pertanian Berkelanjutan, Universitas Gunadarma Resmikan Pusat Unggulan IPTEK UG START

ARY
Bangunan Pusat Unggulan IPTEK UG START berdiri di kawasan UG Technopark, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

adainfo.id – Peluncuran Pusat Unggulan IPTEK Universitas Gunadarma – Smart and Sustainable Agricultural Technology (UG START) menandai langkah baru kampus tersebut dalam mendorong transformasi pertanian berbasis teknologi.

Fasilitas riset yang berlokasi di UG Technopark, Kabupaten Cianjur itu diresmikan pada Sabtu (29/11/2025) dan menjadi pusat inovasi strategis bagi pengembangan pertanian presisi di Indonesia.

Rektor Universitas Gunadarma, Prof. Dr. E.S. Margianti, SE., MM, menjelaskan bahwa UG START hadir sebagai pusat keunggulan dan kolaborasi riset di bidang pertanian cerdas berkelanjutan, baik pada skala lokal, nasional, maupun internasional.

“UG START menjadi pusat keunggulan dan pengembangan IPTEK berbasis riset, baik skala lokal, nasional, maupun internasional,” ucap Prof Margianti dalam keterangannya Selasa (02/12/2025).

Menurutnya, pendirian UG START merupakan implementasi visi Universitas Gunadarma untuk mendukung ketahanan pangan dan kemandirian nasional melalui riset terapan serta inovasi teknologi terintegrasi.

Efisiensi Sumber Daya, Produktivitas Tinggi, dan Lingkungan Berkelanjutan

Riset-riset yang dikembangkan di UG START diarahkan pada pemanfaatan teknologi untuk mendukung petani, industri, serta pemangku kepentingan dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian.

Prof Margianti menerangkan bahwa peningkatan efisiensi dicapai melalui optimalisasi penggunaan air, pengendalian unsur hara, serta pemanfaatan biohara dan biopestisida yang lebih ramah lingkungan.

“Efisiensi dan produktifitas pertanian tersebut diimbangi dengan upaya perlindungan lingkungan melalui pengurangan dan pengolahan limbah pertanian,” paparnya.

Melalui pendekatan berbasis data dan pengukuran presisi, UG START menargetkan model pertanian masa depan yang mampu meningkatkan hasil panen tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Selain itu, pada tingkat operasional, teknologi on-farm menjadi tulang punggung utama riset di UG START. Pengembangan dilakukan melalui berbagai perangkat mutakhir.

Seperti drone multispektral untuk pemantauan lahan, sensor cerdas berbasis kecerdasan artifisial, sistem digital twin untuk simulasi budidaya, superkomputer untuk analisis data real-time.

Kemudian smart greenhouse dan sistem pemantauan iklim, irigasi cerdas dan otomatisasi robotik, serta sistem pertanian terintegrasi mencakup tanaman pangan, peternakan, dan akuakultur.

Teknologi ini memungkinkan petani mengambil keputusan berbasis data ilmiah mengenai kondisi tanah, kebutuhan tanaman, hingga prediksi hasil panen.

Teknologi Off-Farm, Rantai Pasok Sirkular hingga Blockchain

Selain teknologi budidaya, UG START juga mengembangkan inovasi off-farm seperti model shortest food supply chain berbasis blockchain, sistem logistik pertanian cerdas.

Kemudian, manajemen rantai pasok sirkular (circular supply chain), serta platform digital untuk konektivitas dan akses pasar.

Pengembangan ini ditujukan untuk memperbaiki efisiensi distribusi pangan dari hulu ke hilir.

Sehingga dapat mengurangi biaya, meminimalkan kehilangan hasil, dan meningkatkan nilai tambah produk pertanian.

Lebih lanjut, roadmap pengembangan UG START ditopang oleh UG Technopark, kawasan riset seluas 63 hektare di Cianjur yang difungsikan sebagai area uji coba teknologi, percontohan pertanian cerdas, dan pengembangan usaha berbasis agroindustri.

Kolaborasi dijalankan dengan model penta-helix, melibatkan masyarakat petani, industri, pemerintah, akademisi, komunitas lokal, hingga mitra internasional.

Pengembangan SDM Pertanian dan Difusi Inovasi

Prof Margianti menegaskan bahwa UG START juga memiliki mandat untuk meningkatkan kapasitas SDM pertanian melalui edukasi publik, alih teknologi (technology transfer).

Lalu juga layanan konsultasi, Teaching Industry, UGTV, Transfer Technology Office, dan Living Laboratory.

Semua fasilitas tersebut dirancang untuk mempercepat difusi inovasi teknologi ke masyarakat dan sektor industri.

“Muara akhirnya adalah peningkatan kontribusi Universitas Gunadarma dalam akselerasi transformasi sektor pertanian Indonesia melalui peningkatan nilai tambah dan produktifitas pertanian yang mendukung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, serta ketahanan pangan nasional,” tandasnya.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *