Gerakan Pangan Murah Digelar di Depok, Warga Harap Stok Cabai dan Bawang Ditambah
adainfo.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) menggelar program Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah wilayah.
Hal tersebut sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.
Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa kelurahan di Kota Depok dan dimulai pada 6 Maret 2026 di Kelurahan Kalibaru.
Program tersebut kemudian dilanjutkan pada 10 Maret 2026 di Kelurahan Depok dan dijadwalkan kembali berlangsung pada 11 Maret 2026 di Kelurahan Pondok Cina.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di tengah dinamika harga pangan yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Program Pangan Murah Bantu Warga Dapatkan Sembako Terjangkau
Pelaksanaan GPM mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah warga terlihat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan dapur dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Lurah Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Shollahudin mengatakan program ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Khususnya bagi warga yang membutuhkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kegiatan ini sangat membantu sekali, terlebih kepada masyarakat di sekitaran kelurahan. Bagaimana ketersediaan bahan pokok dengan harga murah sangat krusial bagi warga,” ungkap Shollahudin saat ditemui di lokasi, Selasa (10/03/2026).
Menurut Shollahudin, program tersebut tidak hanya membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
Akan tetapi juga memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga stabil.
GPM juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan di tingkat masyarakat sekaligus menekan potensi lonjakan harga di pasar.
Warga Harapkan Jenis Komoditas Lebih Lengkap
Meskipun program ini disambut baik oleh masyarakat, masih terdapat sejumlah catatan terkait ketersediaan komoditas yang dijual dalam kegiatan tersebut.
Shollahudin menyampaikan bahwa beberapa bahan pangan penting seperti sayuran, cabai, dan bawang belum tersedia dalam jumlah yang memadai.
“Namun, disayangkan dagangannya kurang. Karena ibu-ibu di samping mencari minyak dan sebagainya juga mengharapkan ketersediaan sayur-sayuran, cabai, dan bawang. Padahal informasi yang diterima masyarakat bahan-bahan itu akan tersedia,” ujar Shollahudin.
Keterbatasan stok tersebut membuat sebagian warga belum dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan dapur melalui program GPM.
Hal serupa juga disampaikan oleh salah seorang warga yang datang ke lokasi kegiatan, Lili (50), yang berharap variasi komoditas yang dijual dapat diperbanyak pada pelaksanaan berikutnya.
“Kalau bisa lebih dibanyakin lagi barang-barangnya, kayak cabe, bawang, gitu,” jelas Lili.
Menurut Lili, keberadaan bahan dapur seperti cabai dan bawang sangat penting bagi kebutuhan rumah tangga sehari-hari sehingga diharapkan dapat tersedia dalam kegiatan serupa ke depan.
Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan
GPM merupakan salah satu program yang dijalankan pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah potensi fluktuasi harga sejumlah komoditas.
Melalui program ini, pemerintah berupaya memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok, kegiatan ini juga berperan dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan permintaan di pasar.
Dengan adanya distribusi bahan pangan melalui program tersebut, diharapkan tekanan harga di pasar dapat dikendalikan sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan.
Pemkot Depok juga menilai bahwa ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Dorong Ketahanan Pangan di Tingkat Daerah
Melalui penyelenggaraan GPM di berbagai kelurahan, pemerintah daerah berupaya memperkuat sistem distribusi pangan agar lebih dekat dengan masyarakat.
Program ini juga menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah berbagai dinamika ekonomi.
Dengan menghadirkan bahan pokok langsung di tingkat kelurahan, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pasar tradisional atau pusat perbelanjaan.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan bahwa setiap warga memiliki akses yang memadai terhadap bahan pangan, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan harga lebih terjangkau.
Selain itu, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah juga diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal.
Ke depan, pemerintah daerah berencana untuk terus mengembangkan program serupa dengan memperluas jangkauan wilayah serta menambah variasi komoditas yang disediakan.
Hal itu agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari di Kota Depok.












