Hadiah Jutaan Rupiah Warnai Turnamen Mini Soccer di Depok, Peserta Makin Kompetitif

ARY
Suasana pembukaan Turnamen Mini Soccer Piala Forkopimda 2026 di Dom’s Arena, Cilodong, Kota Depok, Sabtu (11/04/26). (Foto: Istimewa)

adainfo.id – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok semakin semarak dengan digelarnya Turnamen Mini Soccer Piala Forkopimda 2026 yang diikuti 16 tim di Lapangan Dom’s Arena, Kalimulya, Cilodong.

Ajang olahraga ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan hari jadi Kota Depok yang jatuh pada 27 April, sekaligus menghadirkan hiburan bagi masyarakat melalui kompetisi yang mengedepankan sportivitas dan kebersamaan.

Turnamen tersebut berlangsung dalam empat hari pertandingan, yakni pada 11, 12, 18, dan 19 April 2026, dengan menghadirkan tim-tim terbaik yang siap bersaing memperebutkan gelar juara.

Kegiatan ini digagas oleh sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Haji Sarmili, H. Yahman Setiawan, H. Doni, Sulistiyo Pribadi, dan Edmond Johan.

Inisiatif tersebut bertujuan untuk menghadirkan kegiatan positif yang mampu mempererat hubungan antar unsur masyarakat serta memberikan ruang hiburan bagi warga.

Dengan melibatkan berbagai elemen, turnamen ini diharapkan dapat menjadi simbol kebersamaan dalam merayakan hari jadi kota.

Hadiah Jutaan Rupiah Jadi Daya Tarik

Turnamen Mini Soccer Piala Forkopimda 2026 menawarkan total hadiah pembinaan dengan nilai jutaan rupiah bagi para pemenang.

Juara pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp7,5 juta, diikuti juara kedua Rp5 juta, juara ketiga Rp3 juta, dan juara keempat Rp2 juta, serta trofi kejuaraan.

Besaran hadiah tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi peserta untuk tampil maksimal dalam setiap pertandingan.

Selain itu, kompetisi ini juga menjadi ajang unjuk kemampuan bagi para pemain mini football yang semakin berkembang di Kota Depok.

Ketua Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Kota Depok, Sulistiyo Pribadi, menegaskan bahwa turnamen ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan olahraga tersebut kepada masyarakat luas.

Menurutnya, perkembangan olahraga ini di Kota Depok menunjukkan tren yang sangat positif dalam beberapa tahun terakhir.

“Alhamdulillah, saat ini Kota Depok sudah memiliki dua pemain tim nasional, satu wasit nasional, dan tiga pelatih nasional,” ungkap Sulistyo di sela pembukaan turnamen Sabtu (11/04/2026).

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya KSMI Depok juga telah menggelar turnamen antar kecamatan sebagai bagian dari proses pembinaan atlet.

Turnamen tersebut menjadi ajang seleksi menuju Liga Nusantara yang diselenggarakan di Surabaya, sehingga membuka peluang bagi atlet lokal untuk berkompetisi di tingkat nasional.

Dukungan Organisasi hingga Ajang Silaturahmi

Turnamen ini juga mendapat perhatian dari tingkat nasional, salah satunya melalui kehadiran Yan Mulia Abidin yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KSMI.

Yan Mulia Abidin memaparkan perkembangan pesat organisasi KSMI sejak berdiri pada 2025 hingga kini menjadi organisasi resmi yang diakui secara hukum dan oleh KONI Pusat.

Menurutnya, minat terhadap olahraga ini terus meningkat di berbagai daerah di Indonesia.

“Di sejumlah daerah, Ketua KSMI diisi para pejabat dan tokoh, di antaranya Kalimantan Utara dimana ketuanya adalah gubernur, Kalimantan Selatan dan Jambi ketuanya putra gubernur,” terangnya.

Selain sebagai kompetisi olahraga, turnamen ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antar unsur Forkopimda dan masyarakat.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pradi Supriatna, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kebersamaan.

“Turnamen ini menjadi sarana untuk menyemarakkan HUT ke-27 Kota Depok sekaligus mempererat silaturahmi antar Forkopimda. Harapannya, kebersamaan ini dapat mendukung terwujudnya Depok yang semakin maju,” ujar Pradi.

Antusiasme peserta dan dukungan dari berbagai pihak menunjukkan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk membangun solidaritas di tengah masyarakat.

Dengan atmosfer kompetitif yang sehat, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat sportivitas serta meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga tersebut.

Keberadaan turnamen ini juga menjadi bukti bahwa perayaan hari jadi kota dapat diisi dengan kegiatan positif yang memberikan manfaat luas, baik dari sisi olahraga, sosial, maupun hiburan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *