Hujan Ekstrem Diprediksi Landa Depok, BMKG Sebut Level Awas

ARY
Ilustrasi cuaca hujan lebat melanda wilayah Kota Depok berdasarkan peringatan dini BMKG Jawa Barat. (Foto: Freepik/rawpixel.com)

adainfo.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat menetapkan status awas terhadap curah hujan di Kota Depok hari ini.

Penetapan level tertinggi ini menandakan potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem yang dapat terjadi secara merata di seluruh wilayah kota.

Level awas merupakan peringatan dini tertinggi dalam sistem pemantauan cuaca BMKG.

Hal tersebut dikeluarkan berdasarkan analisis akumulasi curah hujan harian yang signifikan.

Kondisi ini berpotensi memicu berbagai dampak, mulai dari genangan, banjir lokal, hingga longsor di wilayah rawan.

“Peringatan dini cuaca ini menunjukan nilai akumulasi harian paling tinggi dalam satu kabupaten/kota,” tulis keterangan BMKG Jabar lewat media sosialnya dikutip Jumat (23/01/2026).

Hujan Masih Berlanjut, Waspada Angin Kencang

Tidak hanya hari ini, BMKG Jabar juga memprediksi cuaca di Kota Depok pada Sabtu, 24 Januari 2026, masih berpotensi diguyur hujan.

Namun, intensitas hujan diperkirakan menurun ke level waspada, disertai dengan peringatan dini angin kencang.

Level waspada menunjukkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang masih berpotensi menimbulkan dampak.

Terutama jika terjadi dalam durasi lama atau disertai angin kencang.

Kondisi tersebut perlu diantisipasi, khususnya oleh masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir, bantaran sungai, serta wilayah dengan sistem drainase yang kurang optimal.

BMKG Ingatkan Cuaca Bersifat Dinamis

BMKG menegaskan bahwa dinamika atmosfer yang cepat membuat kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu.

Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan peringatan dini yang telah dikeluarkan.

“Mengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau tetap tenang dan waspada, lakukan langkah antisipasif terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi,” tambah keterangan tersebut.

Langkah antisipasi yang disarankan antara lain menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat.

Kemudian, mewaspadai pohon tumbang dan baliho saat angin kencang, serta memastikan saluran air di sekitar lingkungan tetap lancar.

Dengan status awas yang ditetapkan, warga Kota Depok diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, genangan, dan gangguan aktivitas harian.

Pemerintah daerah serta aparat terkait juga diharapkan bersiaga untuk melakukan penanganan cepat jika terjadi kondisi darurat.

BMKG mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca resmi melalui kanal komunikasi BMKG guna mendapatkan pembaruan terbaru dan menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *