ILUNI FKG UI Kirim Relawan Tahap Kedua untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang 

AZL
ILUNI FKG UI mengirimkan relawan tahap kedua dalam aksi kemanusiaan melalui program Peduli Aceh Tamiang. (Foto: FKG UI)

adainfo.id – Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (ILUNI FKG UI) kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan melalui program Peduli Aceh Tamiang Tahap Kedua.

Program tersebut ditandai dengan pelepasan relawan untuk mendukung pemulihan layanan kesehatan pascabencana di RSUD Aceh Tamiang.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari bakti sosial pemulihan RSUD Aceh Tamiang yang sebelumnya dilaksanakan pada Desember 2025.

Langkah berkelanjutan tersebut menjadi wujud konsistensi alumni dalam mendukung penguatan layanan kesehatan di daerah terdampak bencana.

Melalui program ini, ILUNI FKG UI bersama Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) menegaskan bahwa peran alumni tidak berhenti pada kontribusi akademik, tetapi juga hadir dalam aksi nyata kemanusiaan.

Pelepasan Relawan dan Dukungan Alumni

Manajer Ventura dan Hubungan Alumni FKG UI, Eva Fauziah, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para alumni yang konsisten terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

“Kami mengapresiasi dedikasi para alumni FKG UI yang secara konsisten terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat,” ujarnya dikutip dari siaran pers, Minggu (22/02/2026).

Menurut Eva, program tahap kedua ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap pemulihan layanan kesehatan, khususnya layanan kesehatan gigi dan mulut, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang.

Kehadiran relawan tidak hanya bertujuan memperbaiki fasilitas fisik rumah sakit.

Akan tetapi juga memperkuat kapasitas pelayanan medis bagi masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabencana.

Lima Dokter Gigi Turun ke Kecamatan Sekerak

Dalam misi kemanusiaan tahap kedua ini, FKG UI mengirimkan lima alumninya ke Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang.

Mereka adalah drg. Mira Fithria, drg. Siti Muhimatul Munawaroh, drg. Yolanda Permanasari, drg. Devi Hendra, dan drg. Wiwin Resdiyantoro.

Kelima dokter gigi tersebut bertugas mendukung layanan kesehatan di RSUD Aceh Tamiang sekaligus melaksanakan bakti sosial di lingkungan masyarakat sekitar.

Kecamatan Sekerak menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup signifikan sehingga membutuhkan dukungan pemulihan layanan kesehatan secara berkelanjutan.

Salah satu langkah strategis dalam program tahap kedua ini adalah pemasangan satu unit dental unit permanen hasil kolaborasi dengan Thomasong Indonesia.

Fasilitas tersebut melengkapi instalasi dental unit portabel yang sebelumnya telah dipasang di RSUD Aceh Tamiang pada tahap pertama kegiatan.

Dengan adanya dental unit permanen, diharapkan layanan kesehatan gigi di rumah sakit tersebut dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Ketersediaan fasilitas ini menjadi elemen penting dalam memastikan pasien mendapatkan pelayanan medis yang memadai, terutama dalam kondisi pascabencana yang sering kali mengganggu operasional fasilitas kesehatan.

Hibah Alat Kesehatan untuk RSUD Muda Sedia

Tak hanya berfokus pada satu rumah sakit, ILUNI UI FKG juga memperluas dukungan melalui hibah alat kesehatan dan peralatan kedokteran gigi untuk RSUD Muda Sedia di Aceh Tamiang.

Hibah tersebut bertujuan memperkuat infrastruktur pelayanan kesehatan di wilayah tersebut agar mampu melayani masyarakat secara lebih maksimal.

Distribusi peralatan medis ini menjadi bagian dari strategi pemulihan jangka menengah, sehingga rumah sakit daerah memiliki kapasitas yang memadai dalam memberikan layanan kesehatan gigi dan mulut.

Selain penguatan fasilitas rumah sakit, para relawan juga akan melaksanakan bakti sosial pengobatan gigi bagi para santri di Pesantren Darul Mukhlisin.

Langkah tersebut menjadi bagian dari pendekatan komprehensif yang tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pencegahan dan peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat.

“Kami ingin terus hadir dan berkontribusi dalam upaya kemanusiaan serta pembangunan kesehatan gigi dan mulut di wilayah terdampak bencana,” jelas Eva.

Bantuan Tandon Air Bersih dan Perlengkapan Edukasi

Dalam rangka mendukung kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, ILUNI FKG UI turut menyalurkan bantuan berupa tandon air bersih serta peralatan tulis dan menggambar.

Bantuan tersebut difokuskan untuk masyarakat di wilayah Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, yang masih membutuhkan dukungan pemulihan infrastruktur dasar.

Ketersediaan air bersih menjadi faktor krusial dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah timbulnya penyakit, termasuk gangguan kesehatan gigi dan mulut.

Sementara itu, bantuan perlengkapan edukasi ditujukan untuk mendukung aktivitas belajar anak-anak yang terdampak bencana agar tetap dapat melanjutkan pendidikan dengan fasilitas yang lebih memadai.

Melalui program Peduli Aceh Tamiang Tahap Kedua, ILUNI FKG UI menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi dalam upaya kemanusiaan.

Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara alumni, institusi pendidikan, serta mitra industri dalam memperkuat sektor kesehatan di daerah terdampak bencana.

Kontribusi tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan layanan kesehatan sekaligus membangun fondasi yang lebih kokoh bagi sistem pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Aceh Tamiang.

Keberlanjutan program menjadi penanda bahwa dukungan tidak berhenti pada respons darurat, melainkan berlanjut pada penguatan kapasitas dan pembangunan kesehatan jangka panjang di wilayah terdampak.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *