Kebakaran Hanguskan Kios di Depok, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
adainfo.id – Kebakaran hebat melanda sebuah bengkel sekaligus kios di kawasan Tapos, Kota Depok, pada Selasa (24/03/2026) dini hari, menghanguskan bangunan dan menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa ini terjadi saat sebagian besar warga tengah beristirahat, sehingga api dengan cepat membesar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan petugas.
Insiden tersebut berlangsung di Jalan Raya Pekapuran, RT 01 RW 02, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos.
Bangunan dengan luas sekitar 50 meter persegi dilaporkan hangus terbakar akibat kobaran api yang meluas dalam waktu singkat.
Warga sekitar menjadi pihak pertama yang mengetahui kejadian tersebut.
Mereka melihat api mulai membesar dari dalam bangunan sebelum akhirnya segera melaporkan kejadian ke petugas pemadam kebakaran.
Laporan Masuk Dini Hari, Petugas Bergerak Cepat
Kepala Bidang Pengendalian Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Tesy Haryati, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 01.30 WIB.
Respons cepat langsung dilakukan oleh tim untuk menuju lokasi kejadian.
“Saat itu kami menerima laporan pukul 01.30 WIB dan langsung bergegas menuju ke lokasi. Tim tiba di tempat kejadian kebakaran sekitar pukul 01.40 WIB,” ungkapnya.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penanganan awal dengan memprioritaskan pencarian sumber api.
Upaya ini dilakukan untuk mencegah api semakin meluas dan merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Situasi di lapangan sempat menantang karena kondisi api yang sudah membesar.
Namun, koordinasi yang baik antar tim memungkinkan proses pemadaman berjalan lebih efektif.
Lima Unit Mobil Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Dalam upaya penanganan kebakaran tersebut, DPKP Kota Depok mengerahkan total lima unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai wilayah.
Armada yang diterjunkan terdiri dari dua unit dari UPT Tapos, dua unit dari UPT Cimanggis, serta satu unit dari Pos Merdeka.
Kekuatan personel juga disiapkan secara maksimal untuk mempercepat proses pemadaman.
Sebanyak 14 personel diterjunkan langsung ke lokasi guna menangani kobaran api yang melanda bangunan tersebut.
“Totalnya ada 14 personel yang diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut,” ucapnya.
Petugas bekerja secara intensif untuk menjinakkan api, dengan strategi pemadaman yang difokuskan pada isolasi titik api utama agar tidak menjalar ke area sekitar yang berpotensi memperbesar dampak kebakaran.
Proses Pemadaman Hingga Pendinginan
Setelah upaya pemadaman utama berhasil dilakukan, petugas melanjutkan proses dengan tahap pendinginan.
Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada sisa bara api yang dapat memicu kebakaran kembali.
“Setelah tim melakukan pemadaman, selanjutnya dilakukan proses pendinginan dan penyisiran guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” paparnya.
Proses pendinginan dan penyisiran dilakukan secara menyeluruh di seluruh bagian bangunan, termasuk area yang terdampak paling parah.
Hal ini penting untuk menjamin keamanan lokasi setelah kebakaran berhasil dikendalikan.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 03.00 WIB.
Upaya cepat dan terkoordinasi dari petugas menjadi faktor utama dalam mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
Kerugian dan Penyelidikan Penyebab Kebakaran
Akibat peristiwa ini, bangunan bengkel dan kios mengalami kerusakan total dengan estimasi kerugian mencapai Rp150 juta.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.
Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Hingga saat ini, belum ada kesimpulan resmi terkait faktor pemicu kebakaran.
Peristiwa kebakaran ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi risiko kebakaran.












