Kepulan Asap Muncul dari KRL di Stasiun UP, Perjalanan Sempat Terganggu
adainfo.id – Aktivitas perjalanan di lintasan KRL Commuter Line arah Bogor sempat terganggu setelah kepulan asap terlihat keluar dari kereta yang memasuki Stasiun Universitas Pancasila (UP), Selasa (10/02/2026).
Kejadian tersebut sontak memicu kepanikan di dalam rangkaian, mengingat kondisi kereta tengah membawa penumpang dalam jumlah cukup padat pada jam sibuk.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.15 WIB ketika kereta melambat dan berhenti di peron Stasiun UP.
Petugas stasiun bergerak cepat mengamankan area peron, memastikan proses evakuasi berlangsung tertib dan tanpa menimbulkan kepanikan lanjutan.
Seluruh penumpang di dalam rangkaian tersebut diminta turun demi menghindari risiko yang lebih besar.
Langkah Pengamanan dan Evakuasi Penumpang
Kepala Stasiun UP Agung Subeno, menjelaskan bahwa keputusan mengevakuasi penumpang diambil sebagai langkah antisipatif demi keselamatan bersama.
Menurutnya, keselamatan pengguna jasa merupakan prioritas utama dalam setiap situasi darurat di lingkungan perkeretaapian.
“Ketika kereta masuk stasiun, terlihat mengeluarkan asap. Kami langsung mengambil langkah pengamanan dengan menurunkan seluruh penumpang,” ujar Agung kepada wartawan.
Penumpang diarahkan menuju area aman di peron sambil menunggu informasi lanjutan terkait perjalanan mereka.
Setelah seluruh penumpang turun, area sekitar rangkaian langsung disterilkan untuk memudahkan pemeriksaan teknis oleh tim terkait.
Pemeriksaan Teknis oleh Tim Sarana KCI
Usai evakuasi, petugas Stasiun Universitas Pancasila segera berkoordinasi dengan tim sarana dari KAI Commuter Indonesia (KCI).
Pemeriksaan menyeluruh dilakukan untuk memastikan kondisi kereta dan mengidentifikasi sumber kepulan asap.
“Setelah penumpang diturunkan, tim sarana KCI langsung melakukan pengecekan. Hasilnya dinyatakan aman. Kereta kemudian diberangkatkan kembali tanpa penumpang menuju Stasiun Depok sekitar pukul 16.45 WIB,” jelas Agung.
Selama proses pengecekan, arus perjalanan di Stasiun UP sempat mengalami penyesuaian.
Terkait sumber kepulan asap, Agung menyebutkan bahwa berdasarkan laporan awal masinis serta hasil pemeriksaan teknis, asap terpantau berasal dari bagian mesin kereta.
“Asap terpantau keluar dari bagian mesin saat kereta berhenti. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kereta langsung dimatikan sementara dan dilakukan pengecekan ulang oleh tim sarana KCI,” paparnya.
Pengalihan Penumpang dan Kelancaran Perjalanan
Untuk memastikan perjalanan penumpang tujuan Bogor tetap berjalan, pihak stasiun melakukan pengalihan ke rangkaian KRL lainnya yang melayani rute serupa.
Penumpang diarahkan untuk menunggu kereta berikutnya dengan pengaturan petugas agar tidak terjadi penumpukan di peron.
“Penumpang kami alihkan ke kereta lain yang melayani arah Bogor,” ungkap Agung.
Pengalihan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan agar penumpang tetap dapat melanjutkan perjalanan meskipun terjadi gangguan teknis pada salah satu rangkaian.
Setelah rangkaian bermasalah diberangkatkan tanpa penumpang sekitar pukul 16.45 WIB, operasional di Stasiun UP berangsur normal.
Kedua jalur kembali dapat digunakan untuk melayani perjalanan KRL Commuter Line.
“Kedua jalur sudah bisa digunakan kembali setelah kereta berangkat pukul 16.45 WIB,” pungkas Agung.
Saat ini, arus penumpang pada jam sibuk sore hari kembali terlayani meski sempat terjadi antrean singkat akibat penyesuaian jadwal.











