Kunjungan Meningkat, Ancol Jadi Destinasi Favorit Warga Mengisi Libur Imlek
adainfo.id – Destinasi wisata Ancol Taman Impian, Jakarta dipadati wisatawan selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 atau 2577 Kongzili.
Sejak akhir pekan, jumlah kunjungan terus meningkat dan diperkirakan mencapai puncaknya pada Hari Raya Imlek yang jatuh pada Selasa (17/02/2026).
Lonjakan wisatawan terlihat signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Antusiasme masyarakat memanfaatkan momentum libur nasional untuk berwisata bersama keluarga mendorong angka kunjungan melonjak tajam, terutama di kawasan pantai dan unit rekreasi favorit.
Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, mengatakan peningkatan jumlah wisatawan sudah terlihat sejak pertengahan pekan.
“Pada 14 Februari tercatat 24.664 pengunjung. Kemarin, 15 Februari meningkat menjadi 27.989 orang,” paparnya dikutip Senin (16/02/2026).
Menurut Daniel, pada hari ini jumlah pengunjung diperkirakan menembus lebih dari 20 ribu orang.
Sementara itu, pada puncak perayaan Imlek 17 Februari 2026, angka kunjungan diproyeksikan melampaui 30 ribu wisatawan.
Atraksi Budaya Imlek Meriahkan Pantai Lagoon
Manajemen Ancol menyiapkan beragam pertunjukan budaya dan hiburan untuk menyemarakkan perayaan Tahun Baru Imlek.
Atraksi khas Tionghoa menjadi magnet utama yang menarik minat wisatawan dari berbagai wilayah Jabodetabek.
“Beragam pertunjukan budaya dan hiburan yang kami siapkan menjadi daya tarik untuk merayakan kebersamaan bersama keluarga di Ancol,” ucapnya.
Pantai Lagoon menjadi pusat kemeriahan perayaan Imlek tahun ini.
Di lokasi tersebut, pengunjung dapat menyaksikan Barongsai Meja dengan aksi akrobatik yang memacu adrenalin, Barongsai Tonggak dengan lompatan di atas tiang-tiang tinggi.
Kemudian, Liong atau Tarian Naga yang meliuk dinamis, Tari Kipas yang anggun, hingga Tarian 1.000 Tangan yang memukau secara visual.
Atraksi budaya tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkaya pengalaman wisata dengan nuansa tradisional yang sarat makna simbolik.
Perpaduan warna merah, emas, dan dekorasi khas Imlek menciptakan suasana meriah di sepanjang kawasan pantai.
“Tentunya suasana semakin semarak dengan konser musik TYM Project dan DJ Agung yang memadukan nuansa tradisional dan modern di tepi pantai,” tuturnya.
Konsep hiburan yang menggabungkan unsur tradisional dan modern dinilai mampu menarik minat generasi muda sekaligus keluarga.
Musik, pertunjukan budaya, serta suasana pantai menjadi kombinasi yang memperkuat daya tarik Ancol sebagai destinasi wisata unggulan saat libur nasional.
Promo Tiket Terusan Khusus 17 Februari
Sebagai bagian dari perayaan puncak Imlek, manajemen Ancol menghadirkan promo tiket terusan dengan harga khusus Rp150.000 per orang yang berlaku pada 17 Februari 2026.
Promo ini memungkinkan pengunjung menikmati seluruh unit rekreasi dalam satu kawasan hanya dengan satu tiket.
Dengan tiket tersebut, wisatawan dapat mengakses Dunia Fantasi (Dufan), Sea World Ancol, Samudra, Jakarta Bird Land, Atlantis, serta akses gerbang Ancol tanpa perlu membeli tiket terpisah.
“Promo ini hanya berlaku satu hari. Ini momentum terbaik untuk menikmati seluruh wahana sekaligus merayakan Imlek di Ancol,” jelasnya.
Strategi promo terusan ini diprediksi turut mendorong peningkatan jumlah kunjungan pada hari puncak.
Selain menawarkan efisiensi biaya, kebijakan tersebut memberi kesempatan kepada keluarga untuk mengeksplorasi berbagai wahana rekreasi dalam satu kunjungan.
Kapasitas Parkir dan Antisipasi Kepadatan
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pihak pengelola telah menyiapkan infrastruktur pendukung, termasuk kapasitas parkir yang memadai.
Area parkir di kawasan Ancol mampu menampung lebih dari 10 ribu kendaraan roda empat dan 15 ribu kendaraan roda dua.
Kesiapan fasilitas ini dinilai penting untuk menjaga kelancaran arus masuk dan keluar kendaraan, terutama saat puncak kunjungan.
Koordinasi dengan aparat keamanan dan petugas lapangan juga ditingkatkan guna memastikan kenyamanan wisatawan.
Daniel mengimbau para pengunjung untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca serta mengikuti arahan petugas selama berada di area wisata.
Faktor keselamatan menjadi prioritas utama di tengah tingginya mobilitas pengunjung.
Lonjakan wisatawan saat libur Imlek menunjukkan peran penting sektor pariwisata dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Tingginya kunjungan berdampak langsung terhadap aktivitas pelaku usaha di sekitar kawasan wisata, mulai dari pedagang makanan hingga penyedia jasa transportasi.
Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Ancol tidak hanya menjadi momentum rekreasi, tetapi juga memperlihatkan bagaimana destinasi wisata mampu menghadirkan pengalaman budaya yang inklusif bagi masyarakat luas.
Suasana pantai yang meriah, pertunjukan tradisional, serta promo atraktif menjadikan Ancol sebagai salah satu pilihan utama warga Jakarta dan sekitarnya dalam merayakan pergantian tahun dalam kalender Kongzili.
“Mari rayakan Imlek penuh warna dan keceriaan bersama keluarga di Ancol. Nikmati pertunjukan spektakuler, wahana lengkap, dan suasana pantai yang meriah dalam satu destinasi,” tutupnya.











