Meski Kini Jalan Tanah Baru Depok Mulus, Warga Nilai PJU Belum Memadai

AZL
Kondisi Jalan Raya Tanah Baru, Kota Depok yang sudah mulus, Jumat (03/04/26). Warga meminta PJU juga ditambah. (Foto: adainfo.id)

adainfo.id – Perbaikan Jalan Raya Tanah Baru, Kota Depok telah rampung dengan kondisi jalan yang kini lebih mulus dan nyaman dilalui.

Akan tetapi, warga berharap pemerintah bisa menambah penerangan jalan umum (PJU) demi meningkatkan keselamatan pengendara saat malam hari.

Pengaspalan jalan tersebut dilakukan dengan dukungan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan guna menunjang mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan yang terus berkembang.

Anggaran kegiatan yang bersumber dari APBN tersebut bernilai sebesar Rp5.826.390.000.

Pengaspalan jalan sepanjang 4.120 yang ditangani oleh PPK 5.3 Provinsi Jawa Barat ini mencakup ruas strategis yang membentang dari perbatasan Depok-Jakarta di kawasan Cipedak hingga pertigaan Rumah Sakit Bhakti Yudha di Pancoran Mas.

Ruas ini dikenal sebagai salah satu jalur vital yang menghubungkan berbagai kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat.

Perbaikan tersebut dilakukan untuk mengatasi kondisi permukaan jalan yang sebelumnya rusak, retak, dan bergelombang.

Sebelum diperbaiki, jalan tersebut kerap dikeluhkan pengguna karena membahayakan keselamatan serta memperlambat arus lalu lintas, terutama pada jam sibuk.

Warga Apresiasi Jalan Mulus, Soroti Minimnya PJU

Di tengah apresiasi terhadap hasil pengaspalan, warga tetap menyoroti kurangnya fasilitas penerangan jalan umum di sepanjang ruas tersebut.

Kondisi ini dinilai menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera ditindaklanjuti.

Atim (40), warga sekitar, mengapresiasi proyek pengaspalan yang telah rampung.

Menurutnya, kondisi jalan yang lebih baik membuat pengendara merasa lebih nyaman saat melintas.

“Alhamdulillah sekarang jalanan udah rapih, jadi bagi para pengendara yang melintas udah lebih enak untuk berlalu-lalang di Jalan Raya Tanah Baru. Sekarang bagi pengendara udah nyaman karena udah ga ada lagi jalan yang retak dan bergelombang,” ungkapnya saat ditemui di lokasi, Jumat (03/04/2026).

Meski demikian, ia menilai perbaikan infrastruktur tidak seharusnya berhenti pada pengaspalan saja.

Menurutnya, keberadaan fasilitas pendukung masih menjadi kebutuhan penting yang belum terpenuhi.

“Perlu juga ditambahkan lampu jalan yang memadai agar membantu pengendara di jalan raya saat malam hari dan juga marka jalan yang memadai juga perlu ditambahkan agar membantu pengendara,” jelasnya.

Keluhan terkait PJU menjadi perhatian warga, terutama bagi pengguna jalan yang melintas pada malam hari.

Minimnya pencahayaan di beberapa titik membuat pengendara harus ekstra berhati-hati, terutama di area yang minim aktivitas permukiman.

Jalur Strategis Penopang Aktivitas dan Ekonomi Warga

Jalan Raya Tanah Baru merupakan salah satu jalur dengan tingkat kepadatan kendaraan yang cukup tinggi di Kota Depok.

Setiap hari, ribuan kendaraan melintas di ruas ini untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, berdagang, hingga aktivitas pendidikan.

Ruas ini berfungsi sebagai penghubung antar-wilayah sekaligus akses penting bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan Depok dan sekitarnya.

Posisi strategisnya menjadikan Jalan Tanah Baru sebagai salah satu urat nadi pergerakan masyarakat.

Tidak hanya itu, jalan ini juga berperan dalam mendukung pergerakan ekonomi lokal dan regional.

Banyak pelaku usaha kecil hingga menengah yang menggantungkan aktivitasnya pada kelancaran akses jalan tersebut.

Dengan kondisi jalan yang lebih baik, distribusi barang menjadi lebih cepat dan efisien.

Hal ini secara tidak langsung memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.

Para pengemudi kendaraan roda dua maupun roda empat kini merasakan perubahan signifikan.

Mereka tidak lagi harus menghindari lubang atau permukaan jalan yang tidak rata, sehingga perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman.

Harapan Warga untuk Penerangan dan Perawatan Berkala

Meski kondisi jalan sudah membaik, warga berharap pemerintah tidak berhenti pada tahap pengaspalan saja.

Kebutuhan akan penerangan jalan umum menjadi salah satu prioritas yang diharapkan segera direalisasikan.

Minimnya penerangan di malam hari dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara yang tidak familiar dengan kondisi jalan.

Selain itu, kurangnya pencahayaan juga berpotensi menurunkan rasa aman bagi pengguna jalan.

Selain penerangan, warga juga menyoroti pentingnya keberadaan marka jalan yang jelas.

Marka jalan dinilai dapat membantu mengatur arus lalu lintas serta memberikan panduan bagi pengendara, terutama di titik-titik rawan kecelakaan.

Perbaikan ini juga dinilai berdampak pada produktivitas warga yang mengandalkan transportasi darat.

Jalan yang mulus memungkinkan aktivitas berjalan lebih lancar, sehingga waktu dan biaya dapat lebih efisien.

Namun, warga menilai bahwa tanpa perawatan berkala, kondisi jalan yang saat ini sudah baik berpotensi kembali mengalami kerusakan.

Oleh karena itu, mereka berharap pemerintah dapat melakukan pemeliharaan rutin agar kualitas jalan tetap terjaga dalam jangka panjang.

Harapan terhadap peningkatan fasilitas pendukung terus disuarakan warga sebagai bagian dari kebutuhan akan infrastruktur yang tidak hanya layak, tetapi juga aman dan nyaman digunakan dalam berbagai kondisi waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *