Mitigasi Dini Hadapi Cuaca Ekstrem di Depok, Tim Maung ASRI Lakukan Ini

ARY
Tim Maung ASRI Kota Depok melakukan sejumlah langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem. (Foto: Instagram/maung_depok)

adainfo.id – Langkah mitigasi bencana hidrometeorologi kembali dilakukan Tim Maung ASRI atau Manusia Unggul, Aman, Sehat, Resik, dan Indah Kota Depok dengan memangkas pohon rawan tumbang serta menertibkan tempat pembuangan sampah liar yang berpotensi memicu banjir.

Aksi lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat di tengah meningkatnya intensitas hujan dan cuaca ekstrem.

Kegiatan difokuskan di Jalan M. Yusuf, wilayah Sukmajaya, dengan pemangkasan pohon angsana dan ketapang tua yang kondisinya dinilai rapuh dan berisiko tumbang saat hujan deras disertai angin kencang.

Selain itu, tim juga melakukan sterilisasi dan pengangkutan sampah liar di kawasan Jalan Juanda untuk memastikan aliran drainase tetap lancar.

Ketua Tim Maung ASRI, Tri Sakti Anggoro, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk antisipasi dini terhadap potensi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Cuaca ekstrem saat ini adalah realitas yang harus kita hadapi. Kami ingin memastikan dahan rapuh tidak membahayakan warga dan sampah liar tidak menjadi penyebab banjir,” tuturnya dikutip Kamis (26/02/2026).

Pemangkasan Pohon Rawan Tumbang di Sukmajaya

Wilayah Sukmajaya menjadi salah satu titik prioritas karena memiliki sejumlah pohon besar yang telah berusia tua dan menunjukkan tanda-tanda keropos pada batang maupun dahan.

Kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan deras yang kerap disertai angin kencang.

Tim melakukan pemangkasan selektif pada dahan-dahan yang dinilai berisiko, tanpa mengganggu keseimbangan pohon secara keseluruhan.

Pendekatan ini dilakukan untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan akibat pohon tumbang.

Tri menegaskan bahwa keamanan warga menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan yang dilakukan tim. Mitigasi harus dilakukan sebelum terjadi insiden, bukan setelahnya.

“Kita tidak menunggu banjir datang baru bertindak. Saluran air harus lancar dan jalanan aman dilalui. Hujan membawa berkah, bukan musibah, selama kita siap,” jelasnya.

Langkah pemangkasan ini juga merupakan respons atas laporan masyarakat yang khawatir terhadap kondisi pohon-pohon besar di sepanjang jalan utama dan kawasan permukiman.

Sterilisasi TPS Liar di Jalan Juanda

Selain pemangkasan pohon, sterilisasi tempat pembuangan sampah liar menjadi fokus utama dalam upaya pencegahan banjir.

Di kawasan Jalan Juanda, tim menemukan tumpukan sampah yang berpotensi menyumbat saluran drainase dan memperparah genangan saat hujan turun.

Pengangkutan sampah dilakukan secara terpadu bersama perangkat daerah terkait.

Sampah yang menumpuk tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berisiko menjadi sumber penyakit serta menghambat aliran air.

Penyumbatan drainase akibat sampah liar kerap menjadi penyebab utama genangan di sejumlah titik saat hujan deras.

Oleh karena itu, pembersihan rutin dinilai sebagai langkah krusial dalam menjaga sistem tata air kota tetap berfungsi optimal.

Tim Maung ASRI memastikan bahwa sterilisasi TPS liar tidak berhenti pada satu lokasi, melainkan akan dilakukan secara berkala di berbagai wilayah yang teridentifikasi rawan.

Kolaborasi Perangkat Daerah dan Respons Cepat

Kegiatan lapangan ini melibatkan perangkat daerah terkait, mulai dari dinas lingkungan hidup hingga unsur kewilayahan.

Kolaborasi tersebut memperkuat efektivitas penanganan, baik dalam hal teknis pemangkasan pohon maupun pengangkutan sampah.

Pendekatan terpadu memungkinkan setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti lebih cepat.

Tim juga melakukan pemetaan titik rawan berdasarkan data historis genangan dan laporan warga.

Tri menyebut bahwa perubahan iklim menjadi tantangan nyata yang harus diantisipasi bersama.

Intensitas hujan yang tinggi dalam waktu singkat dapat memicu banjir lokal apabila sistem drainase tidak berfungsi maksimal.

Dalam konteks tersebut, kesiapsiagaan menjadi kunci. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ajak Warga Laporkan Potensi Bahaya

Sebagai bagian dari strategi mitigasi partisipatif, Tim Maung ASRI membuka kanal pelaporan bagi warga yang menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar.

Laporan dapat disampaikan melalui media sosial resmi tim, termasuk platform Instagram.

“Kami bekerja agar setiap keluarga di Depok bisa merasa aman saat hujan turun. Mari kita jaga Depok tetap ASRI dan aman,” tukasnya.

Partisipasi warga dinilai sangat penting dalam mempercepat respons terhadap potensi pohon tumbang, saluran tersumbat, maupun keberadaan TPS liar.

Informasi yang disampaikan masyarakat menjadi dasar tim untuk melakukan pengecekan lapangan dan tindakan lanjutan.

Upaya ini sekaligus mendorong kesadaran kolektif bahwa kebersihan dan keselamatan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Cuaca Ekstrem dan Tantangan Perkotaan

Fenomena cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini membawa tantangan tersendiri bagi kota-kota penyangga seperti Depok.

Intensitas hujan yang tinggi dalam durasi singkat dapat menyebabkan genangan bahkan banjir apabila sistem drainase tidak optimal.

Selain itu, pohon-pohon besar yang telah berusia puluhan tahun memerlukan perawatan berkala untuk mencegah risiko tumbang.

Pemangkasan preventif menjadi bagian dari strategi pengelolaan ruang terbuka hijau yang aman dan berkelanjutan.

Tim Maung ASRI menempatkan upaya mitigasi sebagai agenda prioritas, terutama pada musim penghujan.

Penanganan cepat terhadap potensi bahaya diharapkan mampu meminimalkan risiko kecelakaan dan kerugian material.

Dengan kombinasi pemangkasan pohon, pembersihan drainase, dan sterilisasi TPS liar, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa hujan tidak berubah menjadi ancaman bagi warga.

Semangat menjaga Depok tetap aman, sehat, resik, dan indah terus digelorakan melalui kerja lapangan yang terukur dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *