Night Runmadhan di Depok Jadi Magnet Aktivitas Remaja
adainfo.id – Ratusan pemuda memadati area Terminal Jatijajar, Kota Depok, pada Sabtu (07/08/2026) malam dalam sebuah kegiatan balap lari bertajuk Night Runmadhan.
Kegiatan yang digelar oleh Polsek Cimanggis bersama Pemerintah Kecamatan Cimanggis dan Tapos ini menghadirkan suasana berbeda di terminal tersebut yang biasanya dipenuhi aktivitas transportasi.
Alih-alih suara mesin bus yang dominan, malam itu kawasan terminal dipenuhi derap langkah kaki para peserta lomba lari.
Para remaja tampak antusias mengikuti kompetisi yang digelar khusus selama bulan Ramadan sebagai sarana menyalurkan energi positif.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, unsur Danramil, serta komunitas lari lokal yang turut mendukung penyelenggaraan ajang olahraga tersebut.
Upaya Menekan Aktivitas Negatif Remaja
Night Runmadhan digelar sebagai langkah preventif untuk mengurangi aktivitas negatif remaja selama bulan Ramadan.
Pemerintah dan aparat keamanan menilai kegiatan balap lari sering kali terjadi secara liar di jalan raya yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Melalui kegiatan resmi ini, para remaja diberikan wadah yang lebih aman dan terorganisir untuk menyalurkan hobi mereka dalam olahraga lari.
Camat Cimanggis, Rahmat Maulana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga situasi Ramadan tetap kondusif di wilayahnya.
“Kami ingin menjaga kondusivitas Ramadan. Daripada para remaja membuat aktivitas yang mengganggu ketertiban di jalan umum, lebih baik kita fasilitasi di Terminal Jatijajar ini,” tutur Camat Cimanggis, Rahmat Maulana.
Menurutnya, dengan menyediakan tempat yang aman dan terkontrol, kegiatan olahraga tersebut dapat berlangsung tanpa mengganggu masyarakat maupun pengguna jalan.
Terminal Jatijajar dipilih karena memiliki area yang cukup luas sehingga mampu menampung peserta dan penonton tanpa mengganggu aktivitas transportasi.
Ajang Menyalurkan Bakat Atletik Remaja
Selain menjadi sarana penyaluran energi positif, Night Runmadhan juga dimanfaatkan sebagai ajang untuk mencari potensi atlet muda di bidang atletik.
Para peserta yang tampil sebagai pemenang tidak hanya mendapatkan hadiah, tetapi juga peluang untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Hadiah menarik untuk Juara 1 dan 2. Pemenang utama akan didelegasikan untuk bertanding di tingkat kota yang akan diselenggarakan di Depok Open Space (DOS),” jelasnya.
Melalui kompetisi ini, pemerintah berharap dapat menemukan bakat-bakat muda yang memiliki potensi untuk berkembang dalam cabang olahraga lari.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembinaan bagi generasi muda agar lebih aktif dalam kegiatan olahraga.
Tanamkan Sportivitas dalam Kompetisi
Rahmat menegaskan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan Night Runmadhan bukan semata-mata kompetisi, tetapi juga pembentukan karakter melalui nilai-nilai sportivitas.
Ia mengingatkan para peserta maupun pendukung untuk menjaga etika selama perlombaan berlangsung.
“Kalah menang bukan akhir segalanya. Teruslah berlatih. Kami minta pendukung juga sportif, jangan mengejek atau menjatuhkan lawan. Dan yang terpenting, tidak ada taruhan! Ini murni balap lari untuk prestasi,” tegas Rahmat.
Menurutnya, sikap sportif sangat penting untuk ditanamkan sejak dini kepada generasi muda agar mereka dapat menghargai proses dan menghormati lawan dalam setiap kompetisi.
Penyelenggara juga memastikan kegiatan berlangsung dengan pengawasan yang ketat dari aparat keamanan serta panitia pelaksana.
Kolaborasi Aparat dan Komunitas
Kesuksesan penyelenggaraan Night Runmadhan tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak.
Polsek Cimanggis, pemerintah kecamatan, Koramil, serta komunitas lari lokal turut berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda dapat dilakukan melalui kerja sama antara aparat pemerintah, komunitas olahraga, dan masyarakat.
Kehadiran komunitas lari lokal juga memberikan dukungan teknis dalam pelaksanaan lomba, mulai dari pengaturan jalur lari hingga pengawasan jalannya kompetisi.
Para peserta terlihat antusias mengikuti lomba sejak awal hingga akhir acara.
Beberapa di antaranya bahkan datang bersama kelompok pendukung yang memberikan semangat selama perlombaan berlangsung.
Terminal Jatijajar Jadi Pusat Aktivitas Malam Ramadan
Suasana Terminal Jatijajar yang biasanya identik dengan aktivitas transportasi malam hari berubah menjadi pusat kegiatan olahraga bagi para remaja.
Lampu penerangan terminal serta sorak-sorai penonton menciptakan atmosfer yang berbeda dari biasanya.
Para peserta berlomba menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lintasan yang telah disiapkan panitia.
Kegiatan ini juga menjadi hiburan bagi warga sekitar yang datang untuk menyaksikan jalannya perlombaan.
Dengan adanya Night Runmadhan, malam Ramadan di kawasan Cimanggis menghadirkan aktivitas yang lebih sehat dan positif bagi generasi muda.
Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin agar semakin banyak remaja yang terlibat dalam kegiatan olahraga serta menjauh dari aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.












