Pendaftaran RKAI di Depok Dibuka Lagi, Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus Wajib Simak

ARY
Ilustrasi pembukaan pendaftaran program RKAI Batch I tahun 2026 di Kota Depok. (Foto: adainfo.id)

adainfo.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali membuka pendaftaran Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI) Batch I Tahun 2026 sebagai ruang pengembangan potensi, kreativitas, dan kemandirian anak istimewa.

Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan hak tumbuh kembang anak dengan kebutuhan khusus tetap terfasilitasi secara berkelanjutan.

Melalui RKAI, anak-anak istimewa diharapkan memiliki ruang aman dan ramah untuk belajar, berekspresi, serta mengasah keterampilan sesuai minat dan bakat masing-masing.

Program ini juga dirancang tidak hanya sebagai wadah kegiatan, tetapi sebagai ekosistem pembinaan yang memadukan aspek pendidikan, sosial, psikologis, dan kesehatan.

Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Utang Wardaya, mengatakan pendaftaran RKAI Batch I Tahun 2026 resmi dibuka dan dapat diikuti oleh masyarakat yang memiliki anak berkebutuhan khusus.

Proses pendaftaran dilakukan secara daring guna memudahkan akses bagi orang tua maupun wali.

“Pendaftaran dibuka hingga 14 Februari mendatang,” ujar Utang Wardaya dikutip Sabtu (07/02/2026).

Ia menjelaskan, masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara online melalui tautan resmi yang telah disediakan, yakni https://bit.ly/m/RKAI_B1_2026.

Mekanisme ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak keluarga, termasuk yang memiliki keterbatasan mobilitas atau akses informasi.

“Masyarakat yang memiliki anak istimewa dapat mempersiapkan diri untuk mendaftar dan memanfaatkan program RKAI ini sebagai sarana pengembangan kemampuan dan kemandirian anak,” paparnya.

Program Pengembangan Sesuai Minat dan Bakat Anak

RKAI dirancang sebagai program berbasis minat dan bakat, sehingga anak-anak tidak dipaksa mengikuti satu pola kegiatan yang seragam.

Setiap peserta didorong untuk mengenali potensi dirinya dan mengembangkan kemampuan sesuai ketertarikan masing-masing.

Utang Wardaya menyebutkan, pada Batch I Tahun 2026 terdapat beragam kegiatan pengembangan yang dibuka bagi peserta RKAI.

Kegiatan tersebut mencakup bidang seni, keterampilan, hingga keagamaan.

Yaitu, musik atau vokal, bahasa isyarat, desai grafis dan fotografi, kerajinan tangan, menghafal Al-Quran, Quran Braille, menari, dan melukis.

Ragam kegiatan tersebut disiapkan untuk mengakomodasi variasi kebutuhan dan karakteristik anak berkebutuhan khusus, baik yang memiliki hambatan fisik, sensorik, intelektual, maupun spektrum autisme.

Selain kegiatan pengembangan keterampilan, RKAI juga dilengkapi dengan layanan pendukung yang dirancang untuk menunjang tumbuh kembang anak istimewa secara menyeluruh.

Pendekatan ini menempatkan anak tidak hanya sebagai peserta kegiatan, tetapi sebagai individu yang membutuhkan dukungan komprehensif.

Utang Wardaya menjelaskan, layanan pendukung yang tersedia di RKAI mencakup pelatihan keterampilan tambahan, layanan konseling, serta screening kesehatan.

Selain itu, lanjutnya, juga dilengkapi dengan beberapa layanan. Seperti pelatihan keterampilan, layanan konseling, hingga screening kesehatan umum dan kesehatan gigi.

Kehadiran layanan konseling menjadi bagian penting dalam membantu anak maupun orang tua menghadapi tantangan psikososial yang kerap muncul dalam proses tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus.

Sementara itu, screening kesehatan bertujuan memastikan kondisi fisik anak tetap terpantau selama mengikuti program.

“Seluruh fasilitas yang tersedia di RKAI ini diberikan untuk menunjang tumbuh kembang anak istimewa secara menyeluruh sesuai minat dan bakatnya,” bebernya.

Dua Batch Pelaksanaan Sepanjang 2026

Pada tahun 2026, pelaksanaan Rumah Kreatif Anak Istimewa direncanakan berlangsung dalam dua batch.

Skema ini dirancang agar lebih banyak anak istimewa di Kota Depok dapat memperoleh kesempatan mengikuti program.

Lebih lanjut, Utang menambahkan, untuk tahun 2026 ini RKAI akan dilaksanakan sebanyak dua batch.

Pembagian batch ini juga memungkinkan evaluasi program dilakukan secara bertahap, sehingga pelaksanaan di batch berikutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan dinamika di lapangan.

Lebih lanjut, program RKAI tidak hanya berfokus pada aktivitas jangka pendek, tetapi diarahkan untuk membangun fondasi kemandirian anak istimewa dalam jangka panjang.

Melalui kegiatan kreatif dan keterampilan praktis, anak diharapkan mampu mengenali potensi diri serta menumbuhkan rasa percaya diri.

Utang berharap, program RKAI dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak istimewa di Kota Depok.

Sehingga, mampu mengembangkan potensi diri, meningkatkan kepercayaan diri, dan kemandirian para anak istimewa.

Dalam jangka panjang, pendekatan ini diharapkan dapat membantu anak berkebutuhan khusus lebih siap berinteraksi dengan lingkungan sosial yang lebih luas, termasuk dalam pendidikan lanjutan maupun aktivitas produktif sesuai kemampuannya.

Komitmen Mewujudkan Lingkungan yang Inklusif

Pelaksanaan RKAI menjadi bagian dari kebijakan inklusi sosial yang terus diperkuat di Kota Depok.

Pemerintah daerah menilai bahwa pembangunan manusia tidak dapat dilepaskan dari upaya memastikan kelompok rentan.

Termasuk anak berkebutuhan khusus, memperoleh ruang dan kesempatan yang setara.

“Melalui RKAI, kami ingin menghadirkan ruang yang inklusif dan ramah bagi anak istimewa untuk tumbuh, belajar, dan berkarya,” tandasnya.

Pendekatan inklusif ini juga diharapkan mampu mengubah perspektif masyarakat tentang anak berkebutuhan khusus.

Dari yang sebelumnya kerap dipandang sebagai kelompok yang perlu dikasihani, menjadi individu yang memiliki potensi dan kemampuan untuk berkembang jika difasilitasi dengan tepat.

Keberhasilan program RKAI tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara, tetapi juga sangat bergantung pada dukungan orang tua dan lingkungan sekitar.

Keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak selama proses pembelajaran menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan hasil yang dicapai.

Melalui pembukaan pendaftaran RKAI Batch I Tahun 2026 ini, Pemkot Depok berharap semakin banyak keluarga yang berani membuka akses bagi anak-anak istimewa untuk mengikuti program pengembangan diri yang terstruktur, aman, dan berkelanjutan.

Dengan sinergi antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat, RKAI diharapkan terus menjadi ruang belajar yang inklusif sekaligus simbol komitmen Kota Depok dalam membangun kota yang ramah bagi semua warganya.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *