Peradi Depok Gelar Kegiatan Sosial Ramadan, Bagikan Ratusan Takjil hingga Buka Puasa Bersama

ARY
Peradi Kota Depok foto bersama usai membagikan ratusan takjil dan buka puasa di sekretariat mereka kawasan GDC, Jumat (06/03/26). (Foto: Istimewa)

adainfo.id – Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Depok menggelar kegiatan sosial dengan membagikan ratusan takjil kepada masyarakat serta mengadakan buka puasa bersama dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Boulevard Grand Depok City (GDC), Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jumat (06/03/2026).

Aksi berbagi takjil tersebut menjadi bagian dari agenda sosial organisasi advokat yang bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan antar anggota.

Kegiatan dipusatkan di kantor sekretariat DPC Perhimpunan Advokat Indonesia atau Peradi Depok yang berlokasi di Jalan Boulevard Grand Depok City.

Ratusan Takjil Dibagikan kepada Pengguna Jalan

Kegiatan tersebut dimulai sore tadi dengan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di Jalan Boulevard GDC, tepatnya di jalur PLN menuju wilayah Cilodong.

Pengurus serta penasihat organisasi turun langsung ke lapangan untuk membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan, pengendara roda dua, hingga warga sekitar yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Ketua DPC Peradi Depok, Muhammad Razali Siregar, bersama para pengurus dan anggota terlihat ikut membagikan takjil secara langsung kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga yang melintas di kawasan Grand Depok City, terutama para pengendara yang tengah dalam perjalanan pulang menjelang waktu berbuka.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan tersebut juga menjadi upaya mempererat hubungan antara organisasi advokat dengan masyarakat Kota Depok.

Dilanjutkan Tausiyah dan Buka Puasa Bersama

Setelah kegiatan pembagian takjil selesai dilaksanakan, agenda dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama yang digelar di tenda biru yang terpasang di depan kantor sekretariat DPC Peradi Depok.

Acara tersebut diawali dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh seorang ustadz kepada para pengurus dan anggota organisasi advokat yang hadir.

Selain tausiyah, kegiatan juga diisi dengan pemaparan mengenai sejarah singkat berdirinya Peradi Depok yang disampaikan oleh Sekretaris DPC Peradi Depok, Andi Tatang.

Dalam kesempatan tersebut, para anggota organisasi advokat juga memanfaatkan momen kebersamaan untuk mempererat hubungan antar anggota serta membangun komunikasi yang lebih baik di internal organisasi.

“Kami melaksanakan buka bersama saja dengan pengurus DPC Peradi Kota Depok dan anggota, sekaligus juga berbagi takjil lah untuk berbuka puasa di Jalan Boulevard Raya itu. Sekadarnya tadi udah terlaksana,” kata Ketua DPC Peradi Depok Muhammad Razali Siregar dalam keterangannya.

Razali menjelaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut tidak hanya menjadi ajang kebersamaan di bulan Ramadan.

Akan tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum silaturahmi serta evaluasi program organisasi.

Melalui kegiatan tersebut, para pengurus dan anggota diharapkan dapat berdiskusi mengenai berbagai program kerja organisasi, termasuk peningkatan pelayanan hukum kepada masyarakat.

“Contohnya seperti pelayanan hukum di masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan organisasi advokat memiliki tanggung jawab untuk terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan akses terhadap bantuan dan layanan hukum.

Mengingatkan Anggota Terkait Dinamika Organisasi Advokat

Dalam kesempatan tersebut, Razali juga mengingatkan para anggota terkait fenomena yang terjadi secara nasional dalam dunia organisasi advokat.

Ia menyinggung adanya sejumlah organisasi advokat yang belakangan ini mendeklarasikan pembentukan organisasi baru.

Razali mengimbau agar para anggota Peradi Depok tidak terpengaruh oleh dinamika tersebut dan tetap berpegang pada organisasi yang telah memiliki dasar hukum yang jelas.

“Supaya rekan-rekan atau anggota-anggota kita ini tidak terpengaruh, tidak terburu-buru, tergoda dan segala macam mengikuti deklarasi-deklarasi perpecahan-perpecahan OA (organisasi advokat) tersebut,” bebernya.

Menurutnya, organisasi advokat yang saat ini ada memiliki landasan hukum yang kuat karena lahir dari regulasi resmi negara.

“Padahal sejatinya organisasi kita adalah organisasi benar-benar lahir dari undang-undang advokat sendiri, bukan ormas ya, bukan organisasi yang harus mempunyai badan hukum dan segala macam, karena kita state organ ya memang lahir dari undang-undang advokat, wadah tunggal dilindungi oleh undang-undang advokat tahun 2003,” paparnya.

Persiapan Rapat Kerja Menuju Munas 2027

Dalam kesempatan tersebut, Razali juga menyinggung rencana organisasi untuk menggelar rapat kerja daerah pada tahun ini sebagai bagian dari persiapan menuju musyawarah nasional atau Munas yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 mendatang.

Rapat kerja tersebut nantinya akan melibatkan berbagai bidang di dalam organisasi guna memastikan seluruh program kerja dapat berjalan dengan baik.

“Jadi, kalaulah di beberapa bidang ini tidak aktif, tidak melaksanakan program-program kerjanya, apa nih bakal-bakal yang akan kita bawa dalam di Munas gitu. Jadi saya mengingatkan tadi supaya pertemuan kali ini, silaturahmi ini bisa juga segera kita merencanakan untuk melaksanakan rapat kerja daerah,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh bidang dalam organisasi dapat aktif menjalankan program kerja sehingga memiliki kontribusi nyata yang dapat dibawa dalam agenda Munas mendatang.

Di bawah kepemimpinan Razali, Peradi Depok diketahui aktif menjalankan berbagai program pelayanan hukum kepada masyarakat.

Salah satu di antaranya melalui pusat bantuan hukum (PBH) yang memberikan layanan pendampingan hukum bagi warga yang membutuhkan.

Selain itu, organisasi advokat tersebut juga rutin menyelenggarakan kegiatan sosial dan keagamaan, termasuk dalam momentum Ramadan.

“Kita rutin setiap minggu juga melakukan kegiatan penyuluhan hukum sambil buka bersama, tadarusan, itu di Rutan Cilodong ya. Jadi itu dari awal Ramadan kita sudah lakukan,” ucapnya.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi Peradi Depok dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat serta warga binaan pemasyarakatan.

Razali menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama yang digelar pada Jumat tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan organisasi advokat di Kota Depok.

“Dan jadi memang ini karena momen berbagi takjil hari ini, kita satukan dengan mengundang pengurus dan anggota, sekaligus kita melakukan buka puasa bersama,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *