Persija Diterpa Krisis Pemain Jelang Duel Kontra Madura United

ARY
Skuad Persija Jakarta saat menjalani sesi latihan. (Foto: adainfo.id)

adainfo.id – Persija Jakarta dipastikan tampil tanpa lima pemain saat menjamu Madura United FC pada lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (23/01/2026) pukul 19.00 WIB.

Absennya sejumlah pemain kunci ini disebabkan oleh kombinasi cedera serius dan sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Situasi tersebut menjadi ujian berat bagi Macan Kemayoran yang tengah berupaya menjaga konsistensi performa di tengah padatnya persaingan papan atas.

Gelandang Persija, Hanif Sjahbandi, harus menepi cukup lama setelah didiagnosis mengalami cedera tulang rawan lutut.

Hasil pemeriksaan medis menyatakan Hanif perlu menjalani tindakan operasi, sehingga memaksanya mengakhiri musim lebih cepat.

Sementara itu, Van Basty Sousa juga belum dapat memperkuat tim akibat mengalami robekan ligamen bahu.

Meski tidak memerlukan operasi, pemain asal Brasil tersebut tetap membutuhkan waktu pemulihan.

“Setelah menjalani operasi, Hanif akan memasuki fase rehabilitasi yang cukup panjang. Estimasi waktu pemulihannya bisa mencapai sekitar enam bulan. Untuk Souza, ia akan menjalani program rehabilitasi secara intensif dengan estimasi waktu sekitar 3–4 minggu hingga pulih kembali. Doakan agar keduanya cepat pulih dan kembali ke pertandingan,” papar dokter Persija, Muhammad Andeansah dikutip Kamis (22/01/2026).

Hanif sendiri mengaku siap menghadapi masa sulit dalam kariernya dan bertekad segera kembali ke lapangan.

“Qodarullah, saya harus absen karena cedera yang memaksa saya untuk naik ke meja operasi kembali. Ini adalah musim yang tidak mudah. Namun banyak pelajaran berharga, dan dukungan dari kalian yang selalu membuat saya kuat,” tutur Hanif.

Sanksi Komdis PSSI Perparah Krisis Pemain

Selain cedera, Persija juga kehilangan sejumlah pemain akibat sanksi Komdis PSSI.

Van Basty Sousa diketahui juga menerima hukuman larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp75 juta usai laga kontra Persib Bandung pada 11 Januari 2026.

Ia dinilai melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2025 karena melakukan gestur jari tengah ke arah tribun penonton.

Masih dari pertandingan yang sama, Bruno Tubarao juga dijatuhi sanksi tambahan berupa larangan bermain dua laga serta denda Rp10 juta akibat pelanggaran serius dengan menginjak kaki pemain lawan.

Sementara itu, Fabio Calonego dan Ryo Matsumura masih harus menjalani sanksi lanjutan yang diterima saat Persija menghadapi Semen Padang FC pada 22 Desember 2025.

Mauricio Souza Tetap Optimistis

Meski berada dalam kondisi tidak ideal, pelatih Persija Mauricio Souza tetap menunjukkan sikap tenang.

Ia menilai kehadiran sejumlah pemain baru dapat menjadi solusi untuk menjaga keseimbangan tim.

Selain itu kehadiran para punggawa anyar tersebut diharapkan bisa bermain menghadapi Madura United dengan penuh keyakinan.

Persija berharap dukungan penuh suporter di GBK mampu menjadi energi tambahan untuk mengatasi keterbatasan skuad dan mengamankan poin penting.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *