Puluhan Polisi di Depok Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya

ARY
Kapolres Kombes Abdul Waras mengecek pelaksanaan tes urine kepada personel Polres Metro Depok di Zamzam Tower, Senin (23/02/26). (Foto: Humas)

adainfo.id – Sebanyak 46 polisi dari Polres Metro Depok menjalani tes urine yang digelar Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) di Zamzam Tower pada Senin (23/02/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras dan menyasar Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, serta anggota Sipropam.

Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan internal untuk memastikan seluruh anggota bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Dari total peserta, 29 personel terdiri dari Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran, sedangkan 17 personel lainnya merupakan anggota Sipropam.

Pelaksanaan tes berlangsung tertib dan selesai sekitar pukul 15.10 WIB dengan hasil seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

Abdul Waras menegaskan, kegiatan tersebut merupakan implementasi langsung dari instruksi pimpinan tertinggi Polri agar seluruh jajaran melakukan tes urine secara berkala.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung kebijakan Kapolri untuk melakukan pengawasan internal,” tegas Abdul Waras dalam keterangannya, Senin (23/02/2026).

“Dengan tes urine ini, kita dapat mengetahui secara dini apabila ada anggota yang terindikasi penyalahgunaan narkoba,” imbuhnya.

Pengawasan Internal dan Integritas Personel

Tes urine yang dilakukan Sidokkes bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari sistem kontrol internal yang dirancang untuk menjaga profesionalitas anggota Polri.

Pemeriksaan berkala ini bertujuan memastikan tidak ada ruang bagi praktik penyalahgunaan narkotika di tubuh kepolisian.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi penguatan integritas aparat penegak hukum.

Di tengah tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas institusi publik, Polres Metro Depok menegaskan pentingnya pengawasan internal yang konsisten dan terukur.

Pengawasan terhadap personel, terutama pejabat utama dan unsur pengawasan internal seperti Sipropam, dinilai memiliki peran strategis.

Mereka merupakan ujung tombak dalam menjaga disiplin anggota serta memastikan standar operasional berjalan sesuai ketentuan.

Pelaksanaan tes urine di lingkungan Polres Metro Depok sekaligus mengirim pesan tegas bahwa komitmen pemberantasan narkoba tidak hanya menyasar masyarakat luas, tetapi juga dilakukan secara internal.

Instruksi Kapolri dan Penguatan Disiplin

Kegiatan tes urine di Polres Metro Depok merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolri yang meminta seluruh jajaran melakukan pemeriksaan berkala guna mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri.

Instruksi tersebut menjadi bagian dari agenda pembenahan internal yang lebih luas.

Dalam berbagai kesempatan, pimpinan Polri menekankan pentingnya penerapan reward and punishment secara konsisten terhadap seluruh personel.

Pendekatan ini mengedepankan dua aspek sekaligus, yakni penghargaan bagi anggota berprestasi dan sanksi tegas bagi yang melanggar.

Tes urine menjadi salah satu instrumen penting dalam mendeteksi potensi pelanggaran sejak dini.

Polres Metro Depok memastikan bahwa pengawasan tidak berhenti pada satu kegiatan semata.

Tes urine akan terus dilakukan secara berkala maupun insidentil guna menjaga kedisiplinan anggota.

Proses Pelaksanaan dan Hasil Pemeriksaan

Pelaksanaan tes urine dilakukan oleh tim medis dari Sidokkes Polres Metro Depok dengan prosedur standar pemeriksaan.

Setiap personel menjalani tahapan registrasi, pengambilan sampel, hingga pemeriksaan laboratorium cepat yang menghasilkan hasil dalam waktu singkat.

Kegiatan berlangsung tertib tanpa hambatan berarti. Seluruh peserta mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Dalam kurun waktu kurang dari satu jam, seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilaksanakan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh personel yang mengikuti tes dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa pengawasan internal yang dilakukan sejauh ini berjalan efektif.

Meski demikian, jajaran Polres Metro Depok menegaskan bahwa hasil negatif bukan berarti pengawasan akan dikendurkan.

Pemeriksaan rutin tetap menjadi prioritas untuk memastikan kondisi tersebut terjaga secara berkelanjutan.

Komitmen Profesionalitas dan Kepercayaan Publik

Tes urine yang digelar Sidokkes Polres Metro Depok juga berkaitan erat dengan upaya menjaga kepercayaan masyarakat.

Aparat penegak hukum dituntut tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga bersih dari praktik pelanggaran hukum, termasuk penyalahgunaan narkoba.

Integritas menjadi fondasi utama dalam pelayanan publik. Tanpa integritas, penegakan hukum akan kehilangan legitimasi di mata masyarakat.

Karena itu, pengawasan internal menjadi langkah penting dalam menjaga kredibilitas institusi.

Pengawasan terhadap anggota dilakukan secara menyeluruh tanpa pandang bulu, baik terhadap pejabat utama maupun anggota di tingkat operasional.

Dengan hasil pemeriksaan yang seluruhnya negatif, Polres Metro Depok berharap dapat terus mempertahankan standar profesionalitas dalam menjalankan tugas pelayanan dan penegakan hukum yang profesional dan berintegritas.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *