Puluhan Ribu Warga Berebut Mudik Gratis di Jakarta, Kuota dan Armada Bus Ditambah

ARY
Ilustrasi mudik gratis di Jakarta diserbu warga. Kuota dan armada bus ditambah. (Foto: Odua Images/Canva)

adainfo.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta kembali menyelenggarakan program mudik gratis bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat momentum Lebaran.

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memfasilitasi mobilitas warga sekaligus mengurangi kepadatan arus mudik di jalur darat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa jumlah peserta program Mudik Gratis tahun 2026 mengalami peningkatan dibandingkan perkiraan awal.

Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut membuat pemerintah daerah menambah kuota peserta sekaligus jumlah armada bus yang disiapkan.

“Jumlah pemudiknya mengalami kenaikan. Yang awalnya hanya kita perkirakan 26.000, tetapi karena antusiasme yang tinggi, sekarang yang sudah terverifikasi dan kita sepakati, kita setujui, jumlahnya menjadi 30.774 pemudik,” papar Pramono dikutip Selasa (10/03/2026).

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan layanan transportasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Antusiasme Warga Tinggi, Kuota Mudik Gratis Bertambah

Lonjakan jumlah pendaftar menjadi indikator tingginya minat masyarakat terhadap program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Pada awalnya, pemerintah hanya menargetkan sekitar 26 ribu peserta yang dapat mengikuti program tersebut.

Namun setelah proses verifikasi data peserta dilakukan, jumlah pemudik yang disetujui meningkat hingga mencapai lebih dari 30 ribu orang.

Peningkatan jumlah peserta ini menunjukkan bahwa program mudik gratis masih menjadi pilihan utama bagi banyak warga Jakarta yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa harus terbebani biaya transportasi yang tinggi.

Selain membantu masyarakat, program ini juga memiliki dampak positif dalam mengurangi potensi kepadatan kendaraan pribadi di jalur mudik.

Pemprov Siapkan 709 Bus untuk Pemudik

Untuk memastikan seluruh peserta yang telah terverifikasi dapat diberangkatkan dengan baik, Pemprov DKI Jakarta menambah jumlah armada bus yang akan digunakan dalam program tersebut.

Sebanyak 709 unit bus disiapkan untuk mengangkut para pemudik menuju berbagai daerah tujuan di Pulau Jawa dan sekitarnya.

“Jadi sekarang 709 bus yang dipersiapkan oleh Pemerintah DKI Jakarta. Itulah yang tadi diputuskan dalam rapat,” jelas Pramono.

Ratusan bus tersebut akan diberangkatkan secara serentak dari kawasan Monumen Nasional (Monas) yang menjadi titik utama keberangkatan program mudik gratis tahun ini.

Pemerintah daerah juga melakukan berbagai persiapan teknis untuk memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar.

Mulai dari pengaturan jadwal keberangkatan, pengecekan kendaraan, hingga koordinasi dengan pihak terkait.

Keberangkatan Dijadwalkan 17 Maret 2026

Program Mudik Gratis DKI Jakarta dijadwalkan akan dilaksanakan pada 17 Maret 2026.

Pada hari tersebut, para peserta yang telah terverifikasi akan diberangkatkan menuju kampung halaman masing-masing menggunakan armada bus yang telah disiapkan.

Pemilihan lokasi keberangkatan di Monas dinilai strategis karena berada di pusat kota serta memiliki area yang cukup luas untuk menampung ratusan kendaraan sekaligus.

Pemerintah daerah juga berupaya memastikan kenyamanan serta keselamatan para pemudik dengan menyiapkan sistem pengaturan keberangkatan yang lebih tertib.

Selain itu, para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh prosedur yang telah ditetapkan agar proses pemberangkatan berjalan dengan lancar.

Transportasi Publik Jakarta Direncanakan Gratis Saat Lebaran

Selain menyediakan program Mudik Gratis, Pemprov DKI Jakarta juga merencanakan kebijakan pembebasan tarif transportasi publik yang dikelola oleh pemerintah daerah selama perayaan Hari Raya Idulfitri.

Langkah ini diambil untuk memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat yang tetap berada di Jakarta selama masa libur Lebaran.

“Kami sudah putuskan di hari H, apakah satu hari, dua hari Idul Fitri, kita gratiskan transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta,” ungkap Pramono.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang masih beraktivitas di Jakarta selama periode libur Lebaran.

Selain itu, pembebasan tarif transportasi publik juga diharapkan dapat mendorong penggunaan angkutan umum.

Sehingga mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar tanpa menambah kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya.

Pendaftaran Mudik Gratis Sudah Ditutup

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyampaikan bahwa proses pendaftaran program Mudik Gratis tahun ini telah resmi ditutup.

Hal tersebut dilakukan karena seluruh kuota tambahan yang disediakan telah terpenuhi oleh peserta yang lolos proses verifikasi.

“Dari 26.282 itu meningkat menjadi 30.774 pemudik hasil verifikasi. Sehingga ada kekurangan bus, oleh sebab itu yang sudah terverifikasi itu yang akan diberangkatkan,” tutup Syafrin.

Proses verifikasi dilakukan untuk memastikan bahwa peserta yang mengikuti program tersebut benar-benar memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Dengan berakhirnya tahap pendaftaran, pemerintah kini fokus pada persiapan teknis pemberangkatan agar pelaksanaan program Mudik Gratis dapat berjalan dengan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *