Putus Rekor Buruk, Persikad Depok Siap Jungkirkan Persiraja Banda Aceh

ARY
Sesi latihan skuad Persikad Depok jelang menjamu Persiraja Banda Aceh pada lanjutan laga Pegadaian Championship di Stadion Pakansari, Sabtu (28/02/26). (Foto: Persikad)

adainfo.id – Ambisi memutus catatan minor sekaligus menutup laga terakhir sebelum jeda Idulfitri dengan hasil manis menjadi target utama Persikad Depok saat menjamu Persiraja Banda Aceh pada pekan ke-21 Pegadaian Championship di Stadion Pakansari, Sabtu (28/02/2026) pukul 20.30 WIB.

Duel Persikad Depok vs Persiraja Banda Aceh ini menjadi momen penting bagi tim berjuluk Serigala Margonda untuk membalas dua kekalahan sebelumnya sekaligus memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Dalam dua pertemuan terdahulu melawan Persiraja, Persikad selalu harus mengakui keunggulan lawan dengan skor identik 0-1.

Kekalahan tipis tersebut meninggalkan pekerjaan rumah yang belum tuntas bagi tim asal Depok ini.

Pada dua laga itu, gol penentu kemenangan Persiraja dicetak striker asal Inggris, Connor Flynn-Gillespie.

Ketajaman sang penyerang menjadi ancaman nyata yang wajib diantisipasi lini belakang Persikad pada pertemuan kali ini.

Catatan tersebut membuat laga di Stadion Pakansari sarat muatan emosional.

Bermain di kandang sendiri setelah menjalani tiga laga tandang beruntun menjadi keuntungan tersendiri bagi Persikad untuk bangkit.

Kembalinya dukungan publik Depok diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi Luthfi Kamal dan kolega dalam memburu kemenangan penting.

Modal Positif Usai Tumbangkan Sriwijaya FC

Kepercayaan diri Persikad meningkat setelah meraih kemenangan dramatis atas Sriwijaya FC pada pekan sebelumnya.

Hasil tersebut tidak hanya mendongkrak moral tim, tetapi juga menjaga jarak dari zona merah klasemen.

Tambahan tiga poin dari laga itu membuat Persikad kini mengoleksi 26 poin dan bertengger di peringkat ketujuh.

Mereka hanya terpaut dua angka dari Persiraja yang berada satu tingkat di atas dengan 28 poin.

Kekalahan Persiraja dari FC Bekasi City membuka peluang besar bagi Persikad untuk menyalip posisi Laskar Rencong jika mampu meraih kemenangan di kandang.

Momentum ini dinilai krusial karena kompetisi akan memasuki jeda Idulfitri.

Kemenangan akan menjadi suntikan motivasi sebelum kompetisi kembali dilanjutkan.

Optimisme Sang Pelatih

Pelatih kepala Persikad Depok, Achmad Zulkifli, menegaskan optimismenya jelang laga penting tersebut.

Pria yang akrab disapa Azul itu menilai setiap tim memiliki celah yang bisa dimanfaatkan.

“Persiraja tim yang bagus, namun mereka juga punya kekurangan dan setiap tim bisa dikalahkan,” papar Azul.

“Kami optimistis mampu mengubah keadaan dan tentu ingin memenangkan pertandingan. Besok, semoga para pemain dapat mengerahkan segala daya upaya mereka untuk meraih hasil yang kami inginkan tersebut,” sambungnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Persikad tidak ingin kembali terpeleset untuk ketiga kalinya dari lawan yang sama.

Evaluasi taktik dan kesiapan mental pemain menjadi fokus utama dalam sesi latihan terakhir.

Laga Krusial di Stadion Pakansari

Pertandingan akan digelar di Stadion Pakansari yang selama ini menjadi markas Persikad untuk laga kandang penting.

Atmosfer stadion pada laga malam hari diprediksi akan memberi warna tersendiri.

Bermain pukul 20.30 WIB memberi tantangan fisik sekaligus teknis.

Adaptasi terhadap tempo permainan dan konsentrasi sepanjang 90 menit akan menjadi faktor penentu hasil akhir.

Persikad diharapkan tampil lebih efektif dalam memaksimalkan peluang.

Pada dua pertemuan sebelumnya, penyelesaian akhir menjadi kendala utama yang membuat mereka gagal mencetak gol.

Selain itu, kewaspadaan terhadap serangan balik cepat Persiraja juga menjadi perhatian khusus.

Ketajaman Connor Flynn-Gillespie tak boleh kembali mendapat ruang tembak yang leluasa.

Perebutan Posisi Klasemen

Pegadaian Championship musim ini menghadirkan persaingan ketat di papan tengah klasemen.

Selisih poin yang tipis membuat setiap laga memiliki arti penting.

Persikad yang kini berada di posisi ketujuh berpeluang naik peringkat jika mampu mengamankan tiga poin penuh.

Sebaliknya, kekalahan bisa membuat mereka kembali terancam didekati tim-tim di bawahnya.

Situasi ini menjadikan duel Persikad Depok vs Persiraja Banda Aceh sebagai salah satu laga paling menarik pada pekan ke-21.

Bagi Persiraja, kemenangan juga penting untuk menjaga asa bersaing di papan atas.

Namun bagi Persikad, laga ini memiliki dimensi tambahan berupa misi balas dendam dan pembuktian konsistensi.

Dukungan Publik Depok

Setelah tiga laga tandang beruntun, kembalinya Persikad ke hadapan pendukung sendiri membawa harapan besar.

Dukungan suporter diharapkan mampu membakar semangat pemain sejak menit awal.

Atmosfer positif dari tribun kerap menjadi faktor pembeda dalam pertandingan-pertandingan krusial.

Tekanan terhadap tim tamu bisa tercipta sejak awal jika Persikad tampil agresif dan disiplin.

Laga ini juga menjadi kesempatan bagi Persikad untuk menegaskan identitas sebagai tim yang kuat saat bermain di kandang.

Rekor kandang yang solid akan menjadi fondasi penting dalam sisa kompetisi musim ini.

Dengan motivasi memutus rekor buruk, memperbaiki posisi klasemen, serta menutup laga sebelum jeda Idulfitri dengan hasil manis, Persikad Depok membawa tekad kuat menghadapi Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan Pegadaian Championship.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *