Rekaman CCTV Ungkap Pencurian Ayam di Tapos Depok, Polisi Lakukan Penyelidikan
adainfo.id – Jajaran Polsek Cimanggis menindaklanjuti laporan dugaan pencurian ayam yang terjadi di wilayah Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok.
Kasus pencurian dua ekor ayam milik warga tersebut sempat viral di media sosial dan kini tengah dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Peristiwa ini menarik perhatian publik setelah rekaman kamera pengawas beredar luas di media sosial.
Polisi pun bergerak cepat untuk memastikan kebenaran laporan sekaligus mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian.
Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono, mengatakan bahwa petugas piket Reskrim telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) pada Rabu (07/01/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
“Berdasarkan laporan yang beredar di media sosial, kami langsung menurunkan anggota piket Reskrim untuk melakukan cek TKP,” ujar Kompol Jupriono dalam keterangannya, Rabu (07/01/2026).
Pengecekan dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kronologi kejadian serta mengidentifikasi pelaku pencurian.
Pencurian Terjadi Dini Hari Saat Korban Tertidur
Kompol Jupriono menjelaskan, peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada Selasa (06/01/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Lokasi kejadian berada di Jalan Kali Baru, Kampung Nyencle, RT 02 RW 12.
Pelaku diduga mengambil dua ekor ayam milik korban yang disimpan di dalam kandang di depan rumah.
“Modusnya, pelaku mengambil dua ekor ayam yang berada di dalam kandang,” jelas Jupriono.
Kompol Jupriono menerangkan, saat kejadian berlangsung, korban tengah tertidur dan tidak mengetahui aksi pencurian tersebut.
“Pada saat korban sedang tertidur, pelaku mengambil dua ekor ayam di dalam kandang yang berada di depan rumah korban. Keesokan harinya korban baru mengetahui ayamnya telah hilang,” ungkap Kompol Jupriono.
Setelah menerima laporan, anggota piket fungsi Polsek Cimanggis segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal dan mengumpulkan keterangan dari warga sekitar.
“Kami sudah melakukan cek TKP dan saat ini pelaku masih dalam lidik,” kata Kompol Jupriono.
Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah mengamankan barang bukti awal berupa rekaman kamera pengawas yang merekam aksi para pelaku.
“Barang bukti yang ada berupa rekaman CCTV,” ujar Kompol Jupriono.
Rekaman tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi para pelaku dan mengungkap secara terang peristiwa pencurian tersebut.
Kesaksian Korban: Pelaku Tiga Orang
Sementara itu, Sri (67) selaku pemilik ayam menceritakan awal mula dirinya mengetahui ayam peliharaannya hilang.
Sri baru menyadari kejadian tersebut setelah bangun tidur.
“Ketahuannya pas anak ayam pada keluar semua, karena induknya diambil,” ujar Sri.
“Terus anak saya keluar, tahu-tahu sudah tidak ada dua ayam itu,” tambah Sri.
Berdasarkan rekaman CCTV, Sri menyebut pelaku diduga berjumlah tiga orang dan datang menggunakan sepeda motor secara berboncengan.
“Tiga orang, boncengan. Masih remaja ya kelihatannya,” ujar Sri.
Sri juga menuturkan bahwa para pelaku terbilang nekat karena kondisi lingkungan saat itu masih cukup ramai dan petugas ronda masih berada di pos.
“Itu (pelaku) berani juga, masih banyak orang, ronda juga masih ada di pos,” kata Sri.
Sri memastikan tidak ada warga sekitar yang mengenali para pelaku pencurian tersebut.
“Enggak ada yang kenal,” ungkap Sri.
Terkait ayam yang dicuri, Sri mengaku telah memelihara ayam tersebut sejak masih kecil dan memiliki nilai tersendiri baginya.
“Sudah lama, dari piyik (kecil),” kata Sri.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan mengamankan barang bukti tambahan.











