Syiar Ramadan UI 2026: Tadarus Seni Hadirkan Nuansa Seni, Budaya dan Cinta Kasih
adainfo.id – Syiar Ramadan UI 2026 digelar untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan melalui berbagai kegiatan seni dan budaya.
Program yang diinisiasi Direktorat Kebudayaan Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia ini berlangsung selama enam hari.
Rangkaian kegiatan tersebut menghadirkan beragam agenda yang menggabungkan nilai spiritual Ramadan dengan ekspresi kebudayaan.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, sivitas akademika, serta para seniman yang turut berpartisipasi dalam berbagai acara yang diselenggarakan di lingkungan kampus.
Program Syiar Ramadan UI menjadi salah satu upaya menghadirkan ruang interaksi antara tradisi keagamaan dan kebudayaan dalam suasana Ramadan.
Beragam Kegiatan Budaya Ramaikan Ramadan di Kampus
Dalam rangkaian kegiatan Syiar Ramadan UI 2026, sejumlah agenda budaya digelar untuk memperkaya pengalaman spiritual sekaligus kreativitas peserta.
Beberapa kegiatan yang menjadi bagian dari program tersebut antara lain Rendang untuk Sumatera, Pameran Etnofotografi, Workshop Kaligrafi, Sarasehan Budaya, hingga Ngabuburit Budaya.
Kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan ruang diskusi sekaligus eksplorasi seni yang dapat diikuti oleh mahasiswa maupun masyarakat umum.
Direktur Kebudayaan UI sekaligus budayawan, Ngatawi Al-Zastrouw, menyampaikan bahwa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan semata.
Akan tetapi juga sebagai ruang kebudayaan yang mempertemukan nilai spiritual dan tradisi masyarakat.
Selain itu, rangkaian kegiatan Syiar Ramadan UI 2026 ditutup dengan acara Tadarus Seni yang menghadirkan berbagai pertunjukan seni bernuansa spiritual.
Acara tersebut menampilkan perpaduan antara pembacaan puisi, pertunjukan tari, serta pagelaran musik yang dibawakan oleh sejumlah seniman.
Beberapa penampil yang turut memeriahkan kegiatan tersebut antara lain Indra Sabil AFI, Michail Abel Firdausi, Ki Ageng Ganjur, Topeng Ireng, Tari Waro’an Magelang, serta Yogie Sani.
Berbagai pertunjukan tersebut menghadirkan nuansa religius sekaligus kebudayaan yang memperkaya perayaan Ramadan di lingkungan kampus.
Dorong Kreativitas Mahasiswa dan Seniman
Ngatawi Al-Zastrouw menegaskan bahwa program Syiar Ramadan UI 2026 memiliki dampak positif bagi mahasiswa, sivitas akademika, maupun para seniman.
Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat UI yang mengusung tagline “Unggul Impactful untuk Indonesia”.
“Syiar Ramadan UI hadir untuk meningkatkan kreativitas, daya inovasi bagi mahasiwa, sivitas akademika dan para seniman, sehingga UI yang unggul impactful dapat di rasakan oleh masyarakat Indonesia,” ungkap Ngatawi Al Zastrouw dalam keterangannya Sabtu (07/03/2026).
Keterlibatan berbagai elemen dalam kegiatan tersebut menunjukkan bagaimana kampus dapat menjadi ruang pengembangan budaya sekaligus wadah kolaborasi antara mahasiswa dan seniman.
Acara Tadarus Seni yang menjadi penutup Syiar Ramadan UI 2026 berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para penonton.
Auditorium Direktorat Kebudayaan UI dipenuhi mahasiswa, sivitas akademika, serta masyarakat yang datang untuk menyaksikan pertunjukan tersebut.
Selain disaksikan secara langsung di lokasi acara, kegiatan tersebut juga disiarkan secara daring melalui kanal YouTube Direktorat Kebudayaan Universitas Indonesia.
Siaran langsung tersebut memungkinkan masyarakat dari berbagai daerah untuk turut menyaksikan rangkaian penampilan seni yang menjadi bagian dari perayaan Ramadan di lingkungan kampus.












