Tak Hanya SMPN 3, Pemkot Depok Resmikan Deretan Fasilitas Publik Lainnya
adainfo.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperkuat pembangunan infrastruktur pendidikan dan pelayanan publik.
Wali Kota Depok Supian Suri meresmikan Gedung SMP Negeri 3 Depok beserta sejumlah fasilitas publik lainnya pada Kamis (08/01/2026).
Peresmian ini menjadi penanda komitmen Pemkot Depok dalam meningkatkan kualitas layanan dasar bagi masyarakat.
Gedung baru SMPN 3 Depok tersebut dibangun untuk menggantikan bangunan lama yang dinilai sudah tidak layak dan tidak lagi mampu menunjang kegiatan belajar mengajar secara optimal.
Kehadiran gedung baru ini disambut antusias oleh siswa, guru, dan orang tua murid yang telah lama menantikan perbaikan fasilitas sekolah.
Gedung Baru SMPN 3 Depok Dibangun dengan Anggaran Rp28 Miliar
Dalam peresmian tersebut, Supian Suri menjelaskan bahwa pembangunan gedung SMP Negeri 3 Depok menelan anggaran yang cukup besar demi menjamin kenyamanan dan keselamatan proses pendidikan.
“Ini adalah wujud dari harapan banyak murid dan kepala sekolah yang beberapa kali bercerita tentang kondisi gedung. Alhamdulillah, dengan anggaran Rp28 miliar kita bisa membangun gedung ini dengan 33 ruang kelas, sehingga sudah berkecukupan,” papar Supian Suri kepada wartawan, Kamis (08/01/2026).
Gedung baru ini diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan ruang belajar siswa serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih representatif.
Meski pembangunan gedung telah rampung, Supian Suri mengakui masih terdapat beberapa kebutuhan yang belum sepenuhnya terpenuhi, khususnya terkait kelengkapan mebel di ruang kelas.
“Hanya saja tadi mebel nya masih kurang. Mudah-mudahan bisa kita cukupkan, meskipun belum semuanya, setidaknya setengahnya,” jelasnya.
Pemkot Depok berkomitmen untuk secara bertahap melengkapi fasilitas pendukung agar proses belajar mengajar dapat berjalan optimal.
Pemkot Depok Prioritaskan Renovasi Sekolah Tidak Layak
Supian Suri menegaskan bahwa pembangunan SMPN 3 Depok bukan menjadi satu-satunya proyek pendidikan yang akan dikerjakan.
Pada tahun ini, Pemkot Depok kembali memprioritaskan perbaikan dan pembangunan sekolah-sekolah yang kondisinya sudah tidak layak.
“Sekolah yang kita bangun memang baru beberapa, salah satunya SD Negeri Cinere yang kondisinya sangat memprihatinkan. Saya sudah minta Disdik untuk menginventarisir agar kita fokus menyelesaikan PR sekolah-sekolah yang belum memiliki gedung atau gedungnya sudah tua,” ungkapnya.
Ia menambahkan, banyak gedung sekolah di Kota Depok yang dibangun sejak era 1980-an dan belum pernah mendapatkan renovasi besar.
“Mudah-mudahan dalam beberapa tahun ke depan, PR ini bisa kita selesaikan,” ucapnya.
Sejumlah Fasilitas Publik Ikut Diresmikan
Selain SMP Negeri 3 Depok, Supian Suri juga meresmikan berbagai fasilitas publik lain yang telah selesai dibangun maupun direnovasi.
Fasilitas tersebut mencakup sektor pendidikan, pemerintahan, dan kesehatan.
Beberapa di antaranya adalah SD Negeri Kedaung 3, Gedung Kelurahan Bojongsari Baru, Kelurahan Tugu, Kelurahan Cipayung Jaya, Puskesmas Bedahan, serta Madrasah Tsanawiyah Negeri di wilayah Pancoran Mas.
Tak hanya sektor pendidikan dan pelayanan publik, Pemkot Depok juga melakukan peningkatan sarana olahraga melalui renovasi sejumlah stadion.
“Hari ini kita juga meresmikan penggunaan Stadion Mahakam dengan anggaran renovasi sekitar Rp7 miliar. Kemudian Stadion Mekarsari sekitar Rp5 miliar, dan Stadion Sukatani sekitar Rp4 miliar,” paparnya.
Supian Suri menjelaskan, setiap stadion direnovasi dengan fokus yang berbeda, sesuai dengan kebutuhan fasilitas olahraga masing-masing lokasi.
“Untuk Stadion Sukatani lebih ke perbaikan tribun, Stadion Mekarsari lapangannya menjadi sintetis, sedangkan Stadion Mahakam lapangan dan tribunnya sudah kita rapikan,” jelasnya.
Ke depan, Pemkot Depok juga akan memusatkan perhatian pada sektor kesehatan.
Pada tahun ini, peningkatan fasilitas Puskesmas Pancoran Mas dan Puskesmas Leuwinanggung menjadi prioritas guna memperkuat layanan kesehatan dasar bagi masyarakat.











