Tumbangkan Sriwijaya FC, Persikad Depok Akhiri Paceklik Kemenangan

ARY
Pemain Persikad Depok merayakan gol kemenangan atas Sriwijaya FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (20/02/26) malam. (Foto: Persikad)

adainfo.id – Persikad Depok akhirnya kembali ke jalur kemenangan usai menundukkan Sriwijaya FC dengan skor 2-1 pada pekan ke-20 Pegadaian Championship di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (20/02/2026) malam.

Hasil ini menjadi tripoin perdana bagi tim berjuluk Serigala Margonda pada putaran ketiga kompetisi sekaligus memutus tren tanpa kemenangan dalam enam laga terakhir.

Kemenangan ini terasa krusial mengingat posisi Persikad sebelumnya berada dalam tekanan setelah gagal meraih hasil maksimal sejak kemenangan atas PSMS Medan pada 3 Januari lalu.

Tiga poin di laga tandang ini memberi napas baru dalam persaingan papan tengah klasemen.

Pelatih kepala Persikad, Achmad Zulkifli, mengaku bersyukur atas hasil maksimal yang diraih anak asuhnya, terlebih kemenangan diraih dari situasi yang nyaris berakhir imbang.

“Alhamdulillah, ini kemenangan penting bagi kami yang sekaligus memutus tren negatif sebelumnya dan semoga jadi momentum untuk grafik menanjak kami pada pertandingan-pertandingan selanjutnya,” ucap Azul dalam keterangannya dikutip Sabtu (21/02/2026).

Jalannya Pertandingan dan Gol Penentu

Persikad tampil agresif sejak menit awal dengan mengandalkan kecepatan winger muda Bil’asqan Hi Tenang di sisi sayap.

Tekanan yang dibangun sejak babak pertama membuahkan hasil pada menit ke-22 ketika Bil’asqan sukses memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan dan membawa Persikad unggul lebih dulu.

Keunggulan tersebut sempat membuat permainan berjalan terbuka.

Sriwijaya FC mencoba meningkatkan intensitas serangan melalui kombinasi umpan pendek dan bola-bola panjang ke lini depan.

Pada menit ke-56, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui Usman Diarra.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin ketat dengan kedua tim saling jual beli serangan.

Persikad yang tak ingin pulang dengan satu poin terus menekan hingga menit-menit akhir pertandingan.

Upaya tersebut membuahkan hasil ketika Fikron Afriyanto mencetak gol penentu di penghujung laga, memastikan kemenangan 2-1 bagi tim tamu.

“Kami menciptakan banyak peluang dari permainan terbuka dengan berbagai cara dan kami akhirnya mampu memaksakan kemenangan di akhir pertandingan, pujian untuk Sriwijaya FC atas cara mereka bertarung,” paparnya.

Gol di menit akhir itu menjadi simbol determinasi Persikad yang berupaya bangkit dari periode sulit.

Momentum Kebangkitan di Putaran Ketiga

Hasil ini memiliki arti penting bagi perjalanan Persikad di Pegadaian Championship musim ini.

Setelah melalui enam pertandingan tanpa kemenangan, tekanan terhadap tim dan staf pelatih meningkat, terutama dalam upaya menjaga jarak dari zona degradasi.

Dengan tambahan tiga poin, Persikad kini mengoleksi 26 poin dan bertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara.

Jarak tujuh poin dari Persekat Tegal di zona degradasi memberi sedikit ruang bernapas, namun persaingan masih terbuka lebar mengingat kompetisi memasuki fase krusial.

Kemenangan atas Sriwijaya FC juga menunjukkan efektivitas strategi yang diterapkan Achmad Zulkifli.

Transisi cepat dari bertahan ke menyerang serta eksploitasi sisi sayap menjadi kunci dalam membongkar pertahanan lawan.

Permainan terbuka yang diterapkan memberikan variasi serangan dan memaksa lawan bertahan lebih dalam.

Peran Pemain Muda dan Mental Bertanding

Bil’asqan Hi Tenang kembali menunjukkan potensi sebagai salah satu pemain muda yang layak diperhitungkan.

Gol pembuka yang dicetaknya menjadi bukti keberanian dan ketenangan dalam menyelesaikan peluang.

Selain itu, kontribusi Fikron Afriyanto di menit akhir menegaskan mental bertanding tim yang tidak menyerah hingga peluit panjang dibunyikan.

Ketahanan mental ini menjadi aspek penting dalam menghadapi tekanan kompetisi.

Kemenangan ini juga memperlihatkan peningkatan koordinasi antar lini yang sebelumnya menjadi sorotan dalam beberapa pertandingan terakhir.

Fokus Laga Berikutnya di Stadion Pakansari

Setelah kemenangan penting ini, Persikad akan menghadapi laga kandang melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Pakansari pada Sabtu (28/02/2026) mendatang.

Pertandingan tersebut menjadi laga terakhir sebelum jeda libur Idulfitri.

Laga kandang mendatang diprediksi akan menjadi momentum lanjutan bagi Persikad untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Dukungan suporter diharapkan mampu menambah motivasi pemain dalam mempertahankan tren positif.

Konsistensi performa menjadi tantangan utama bagi tim pelatih. Achmad Zulkifli dipastikan akan memanfaatkan waktu persiapan untuk memperbaiki detail teknis, terutama dalam menjaga konsentrasi setelah unggul.

Kemenangan atas Sriwijaya FC di pekan ke-20 Pegadaian Championship menjadi titik balik yang diharapkan mampu mengangkat moral tim sekaligus menjaga asa bersaing di papan tengah kompetisi musim ini.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *